Ruang laundry atau ruang cuci sering kali jadi bagian rumah yang paling tidak diperhatikan. Letaknya di belakang rumah, ukurannya kecil, dan sering kali dianggap hanya sebagai area “kerja” yang tidak perlu dipikirkan secara detail. Padahal, jika dirancang dengan baik, ruang laundry bisa jadi salah satu tempat paling praktis dan menyenangkan di rumah. -MegaBaja.co.id
Sayangnya, banyak pemilik rumah yang melakukan kesalahan saat merancang ruang laundry. Mulai dari tata letak yang tidak efisien, kurang ventilasi, sampai ruang penyimpanan yang minim. Akibatnya, kegiatan mencuci yang seharusnya ringan dan praktis justru terasa merepotkan.
Nah,supaya kamu tidak termasuk sebagai pemiliki rumah yang terjebak dalam kesalahan yang sama, yuk simak lima kesalahan umum dalam desain ruang laundry. Lengkap dengan bagaimana cara menghindarinya. Artikel ini akan sangat membantu apalagi jika kamu sedang atau berniat untuk membangun, merenovasi, atau sekadar ingin merapikan area cuci di rumah. Simak sampai selesai, ya!
5 Kesalahan Desain Ruang Laundry dan Cara Menghindarinya
1. Tidak Memperhatikan Ventilasi dan Sirkulasi Udara

Salah satu kesalahan paling sering terjadi adalah mengabaikan ventilasi dan sirkulasi udara yang baik. Banyak ruang laundry diletakkan di ruangan tertutup, bahkan tanpa jendela. Padahal, proses mencuci dan mengeringkan pakaian menghasilkan kelembapan yang cukup tinggi. Jika tidak diatasi dengan baik, ruangan bisa menjadi lembap, pengap, bahkan berjamur.
Jadi, pastikan ruang laundry di rumahmu memiliki ventilasi alami. Bisa berupa jendela atau kisi-kisi udara. Atau kamu juga bisa menambahkan exhaust fan untuk membantu sirkulasi udara keluar-masuk. Terutama untuk ruang laundry yang berada di area dalam rumah.
Akan tetapi, jika memungkinkan, akan lebih ideal untuk meletakkan ruang laundry di area semi-terbuka seperti dekat taman belakang atau teras samping. Tujuannya agar area ini mendapat sinar matahari langsung dan mengurangi kelembapan.
2. Kurang Memperhatikan Area Penyimpanan
Kesalahan berikutnya adalah tidak menyediakan cukup tempat penyimpanan. Banyak orang hanya meletakkan mesin cuci dan ember, tanpa berpikir di mana deterjen, pewangi, sikat, jepitan, dan setrika akan diletakkan. Akibatnya, barang-barang berserakan di mana-mana dan ruangan terasa sumpek.
Hindari masalah ini dengan bantuan rak dinding atau kabinet. Kamu bisa menata penyimpanan ini di atas mesin cuci agar ruangan lebih efisien. Kamu bisa gunakan keranjang, box, atau kontainer berlabel untuk mengelompokkan barang seperti deterjen, pelembut, dan pembersih noda. Selain itu, tambahkan juga gantungan lipat atau rel gantung untuk menggantung pakaian atau menyimpan hanger.
Catatatn tambahan jika ruang laundry sangat kecil, pertimbangkan untuk memilih jenis troli bertingkat yang bisa dipindah-pindah sesuai kebutuhan. Hal ini perlu diperhatikan karena penyimpanan yang terorganisir tidak hanya membuat ruang lebih rapi tapi juga membuat aktivitas mencuci jadi lebih cepat. Ya, karena semua perlengkapan ada di tempat yang tepat dan teratur.
3. Penempatan Mesin Cuci yang Tidak Ergonomis
Penempatan mesin cuci tidak bisa dianggap sepele, karena hal ini sangat penting untuk kenyamanan dan keamanan. Misalnya, mesin cuci diletakkan terlalu rendah sehingga membungkuk terus saat memasukkan cucian, atau terlalu jauh dari sumber air dan saluran pembuangan.
Jadi, pastikan mesin cuci berada di dekat dengan saluran air dan listrik agar instalasi lebih efisien. Untuk mesin bukaan atas, sisakan ruang cukup untuk membuka penutupnya. Sementara itu, untuk mesin bukaan depan, kamu bisa menambahkan countertop di atasnya agar area atas tidak terbuang sia-sia jadi bisa digunakan untuk melipat atau menyimpan perlengkapan.
Jika kamu menggunakan mesin pengering (dryer), kamu bisa menempatkannya di atas mesin cuci dengan rak susun khusus laundry stacker atau sejajar di samping untuk efisiensi ruang dan ergonomi kerja.
Perlu diingat, desain yang ergonomis akan membuat aktivitas mencucimu terasa lebih ringan, tidak pegal, dan minim risiko cedera ringan karena posisi kerja yang salah.
4. Tidak Menyediakan Area untuk Melipat dan Menyetrika

Ini salah satu kesalahan yang paling sering ditemui. Banyak ruang laundry yang hanya difungsikan untuk mencuci dan menjemur, padahal aktivitas setelah mencuci juga penting, yaitu menyetrika dan melipat pakaian. Kalau tidak disediakan ruang khusus, aktivitas ini akan berpindah ke ruang tamu atau kamar tidur, yang tentunya kurang efisien dan malah menambah pekerjaan.
Untuk menyiasati hal ini, kamu bisa menambahkan meja kecil atau ambalan dinding lipat yang bisa digunakan untuk melipat baju atau meletakkan pakaian bersih. Sediakan ruang khusus atau sudut kecil untuk menyimpan setrika dan meja setrika, atau gunakan papan setrika dinding lipat yang bisa disimpan saat tidak digunakan.
Bila memungkinkan, kombinasikan meja lipat dengan area penyimpanan di bawahnya, agar fungsional dan hemat tempat. Selain itu, memilih meja multifungsi juga akan membuat proses mencuci hingga menyimpan baju jadi lebih ringkas dan terorganisir.
5. Mengabaikan Estetika dan Pencahayaan
Karena posisinya tersembunyi di belakang rumah, seringkali ruang laundry dibiarkan polos, gelap, dan seadanya. Padahal, mencuci baju adalah aktivitas rutin yang dilakukan hampir setiap hari. Jika ruangnya nyaman dan terang, kamu pasti akan lebih semangat mengerjakannya.
Sebaiknya gunakan cat dinding warna cerah seperti putih, biru muda, atau abu terang agar ruang terasa luas dan segar. Tambahkan keramik motif atau backsplash untuk menambah unsur visual menarik. Selanjutnya, sebagai pelengkap, pilih pencahayaan LED terang agar kamu mudah melihat noda saat mencuci atau menyetrika.
Adanya detail tambahan seperti tanaman kecil, wall art, atau papan inspiratif juga bisa jadi solusi yang tepat agar ruangan terasa hidup dan tidak membosankan. Pilih aksesori atau detail dekorasi dengan warna senada, seperti keranjang dan kontainer, agar ruang terlihat lebih rapi dan harmonis.
Estetika yang baik tidak harus mahal. Sentuhan kecil bisa membuat ruang laundry yang fungsional berubah jadi sudut rumah yang cantik dan menyenangkan.
Tips Tambahan: Maksimalkan Fungsi di Ruang Terbatas

Agar kamu tidak menjadi bagian dari pemilik rumah yang mengabaikan kenyamanan di ruang laundry, berikut adalah beberapa tips untuk memaksimalkan ruang laundry meskipun ukurannya terbatas:
- Gunakan mesin cuci front loading agar bagian atas bisa difungsikan sebagai meja atau tempat penyimpanan.
- Tambahkan rak vertikal sampai ke plafon untuk memaksimalkan dinding kosong.
- Gunakan tirai atau sekat lipat agar area laundry bisa tersembunyi saat tidak digunakan.
- Pasang rel gantung lipat untuk menjemur pakaian dalam ruangan saat cuaca tidak mendukung.
Ruang laundry mungkin tidak menjadi pusat perhatian seperti ruang tamu atau dapur. Namun, bukan berarti area ini dibuat seadanya saja. Justru karena fungsinya yang penting dalam kegiatan rumah tangga sehari-hari, ruang laundry harus didesain sepraktis dan senyaman mungkin.
Dengan menghindari lima kesalahan di atas, kamu bisa mendapatkan ruang laundry yang bukan hanya fungsional, tapi juga estetik dan menyenangkan.
Yuk, mulai tata ulang ruang laundry di rumah agar kegiatan mencuci jadi lebih mudah, teratur, dan pastinya lebih nyaman setiap hari! Semoga bermanfaat, ya!


















Leave a Reply