Kawat las adalah komponen penting dalam pengelasan. Pengelasan adalah teknik yang dipakai untuk menyambungkan logam dalam berbagai industri. Kawat las berperan besar dalam membuat sambungan yang kuat, aman, dan tahan lama, baik itu pada konstruksi sampai produksi kendaraan. -MegaBaja.co.id
Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai apa itu kawat las berikut jenis-jenisnya. Simak terus, ya!
Apa Itu Kawat Las?
Kawat las ialah sebuah bahan logam yang dipakai dalam pengelasan untuk menyatukan dua benda dengan cara dilelehkan dan ditambahkan material logam ekstra. Kawat las terbuat dari berbagai jenis logam serta berfungsi sebagai elektroda yang memberi material tambahan ke titik pengelasan.
Prosesnya melibatkan busur listrik yang nantinya terbentuk di antara elektroda dan permukaan yang dilas. Lalu, kawat akan meleleh, menyatu dengan permukaan, dan akan membentuk sambungan yang kuat setelah mendingin.
Kawat las ini penting sekali, lho. Terutama untuk menjamin kualitas struktur di sektor industri atau manufaktur. Kini, ada banyak tipe kawat las yang berhasil dikembangkan demi memenuhi kebutuhan di bidang manufaktur maupun konstruksi.
Fungsi Kawat Las
Fungsi utama kawat las adalah sebagai penghubung dua potongan logas yang akan dilas. Kawat ini dilelehkan oleh panas dari busur listrik, kemudian akan berubah menjadi logam cair yang membuat material menyatu secara permanen. Hal ini menciptakan ikatan yang kuat antar logam yang dilas.
Di beberapa jenis pengelasan, kawat las juga biasanya digunakan untuk mengisi antara dua potongan logam. Terutama jika perlu tambahan material. Ini penting agar las yang dihasilkan kuat dan strukturnya kokoh.
Selain itu, beberapa kawat dilengkapi dengan lapisan fluks yang berguna untuk melindungi pengelasan dari udara dan oksidasi. Lapisan ini membentuk pelindung sehingga proses pengelasan tidak terkontaminasi dan hasilnya tetap berkualitas tinggi.
Jenis-Jenis Kawat Las
Ada berbagai macam kawat las yang digunakan untuk jenis pengelasan dan logam yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa jenis kawat las yang biasa dipakai:
Kawat Las Elektroda Berlapis Fluks (FCAW)
Jenis FCAW adalah kawat las yang memiliki lapisan fluks di sekelilingnya. Sehingga, kawat ini bisa melindungi proses pengelasan dari udara dan oksidasi tanpa memerlukan gas pelindung tambahan. Jenis kawat las FCAW cocok digunakan dalam pengelasan logam ferrous dan non-ferrous, serta sering digunakan pada proyek konstruksi dan fabrikasi.
Kawat Las Elektroda Tungsten (TIG)
Berikutnya ada kawat las TIG atau yang juga dikenal dengan Tungsten Inert Gas. Kawat ini dipakai dalam proses pengelasan TIG. Proses pengelasan ini membutuhkan ketelitian yang tinggi dan hasil akhir yang rapi. Jenis kawat ini tidak mempunyai fluks dan umumnya digunakan untuk menjelaskan logam non-ferrous seperti aluminium, tembaga, dan stainless steel.
Kawat Las Elektroda Berlapis Logam (MIG/MAG)
Kawat las MIG (Metal Inert Gas) atau MAG (Metal Active Gas) biasanya dimanfaatkan dalam pengelasan MIG/MAG. Kedua teknik pengelasan tersebut menggunakan Gas pelindung eksternal supaya proses pengelasannya tidak terkontaminasi. Kawat las MIG/MAG tersedia dalam berbagai jenis logam dan ukuran dan biasanya dipakai di industri otomotif, manufaktur logam, dan perbaikan.
Adapun, keunggulan dari jenis ini adalah pengelasan yang cepat, efisien, dan hasil yang bersih.
Kawat Las Otomatis (SAW)
Jenis ini sering disebut juga dengan Submerged Arc Welding, adalah jenis kawat las yang dipakai dalam pengelasan otomatis. Pemakaian kawat ini secara otomatis akan dimasukkan ke area las, bersamaan dengan serbuk fluks yang melindungi las-an dari kontaminasi dan memberi pengisian logam. Kawat las SAW juga kerap diaplikasikan pada pengelasan pipa, struktur besar, dan produksi massal.
Kawat Las Elektroda Tungsten Inert Gas Berisi Logam (TIG/ER)
Ini adalah variasi kawat las yang dilengkapi dengan tambahan logam di dalamnya. Hal ini memungkinkan kawat untuk berfungsi sebagai bahan pengisi saat mengelas. Kawat las TIG/ER sangat berguna dalam pengelasan logam yang tipis dan butuh detail presisi.
Kawat Las GMAW (Gas Metal Arc Welding)
Sering disebut dengan kawat las CO2, kawat las GMAW kerap digunakan dalam proses pengelasan GMAW. GMAW adalah sebuah teknik pengelasan yang memanfaatkan busur listrik yang dilindungi oleh gas pelindung agar pengelasannya aman dari kontaminasi. Penggunaan kawat GMAW ini biasanya pada industri manufaktur dan konstruksi, terutama untuk pengelasan baja karbon dan baja paduan.
Kawat Las Stainless Steel
Lalu ada juga kawat las stainless steel yang dibuat khusus untuk pengelasan logam stainless steel. Hasil las-an kawat ini adalah tahan karat, kuat, dan tahan terhadap korosi. Biasanya, kawat ini dipakai di industri makanan dan minuman, kimia, serta farmasi.
Kawat Las Tembaga
Pembuatan kawat ini dimaksudnya secara khusus, utamanya untuk pengelasan pipa tembaga dan logam tembaga lainnya. Salah satu keunggulan dari kawat ini adalah kemampuannya dalam menghantarkan listrik dengan baik, sehingga ideal untuk aplikasi yang memerlukan konduktivitas tinggi.
Selain itu, kawat las tembaga juga tahan terhadap korosi. Artinya, kawat ini tidak mudah rusak atau berkarat ketika terkena air atau bahan kimia. Karena sifat-sifatnya tersebut, kawat ini sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai sistem pipa. Baik itu untuk mengalirkan air, gas, dan instalasi listrik.
Kawat Las Aluminium
Desain kawat las aluminium dirancang khusus untuk mengelas logam aluminium. Bahan aluminium pada kawat las aluminium ini dirancang dengan komposisi yang pas agar hasil lasannya bagus. Hal itu dikarenakan aluminium memiliki sifat yang berbeda dari baja. Kawat las aluminium kerap digunakan dalam industri otomotif, pesawat, dan konstruksi.
Kawat Las Nirkarat
Orang-orang sering menyebutkannya dengan kawat las nikel. Kawat ini digunakan untuk mengelas logam semacam nikel dan paduan nirkarat. Kawat ini juga tahan terhadap suhu tinggi, korosi, dan oksidasi. Karena hal tersebutlah kawat las nirkarat sering dipakai di industri kimia alam industri kimia, petrokimia, dan pembangkit listrik.
Kawat Las Dupleks
Digunakan untuk mengelas logam dupleks. Dupleks merupakan campuran baja tahan karat dan baja karbon. Kawat ini menghasilkan las yang kuat, tidak mudah retak, dan tahan karat. Biasanya, kawat ini digunakan dalam industri minyak dan gas, kelautan, dan petrokimia.
Kawat Las Logam Berlapis
Hardfacing, begitulah sebagian mengenalnya. Kawat ini adalah solusi untuk permukaan logam yang aus atau rentan terhadap gesekan dan abrasi. Selain itu, kawat las logam berlapis juga mengandung bahan tambahan lain yang sangat kuat, seperti karbida, yang mampu membentuk lapisan keras dan tahan aus. Aplikasi kawat ini biasanya dalam industri pertambangan, konstruksi, dan pertanian.
Kawat Las Pipa
Jenis ini khusus dibuat untuk pengelasan baja. Sifatnya sama seperti dengan pengelasan pipa, yakni kuat dan tahan terhadap tekanan. Penggunaannya sangat umum dalam industri pipa minyak, gas, air, atau pipa baja lainnya.
Kawat Las Baja Struktural
Umumnya, kawat ini digunakan pada pengelasan pipa baja struktural yang dimanfaatkan dalam konstruksi, jembatan, dan struktur baja lainnya. Las yang dihasilkan kuat dan tahan terhadap beban dan gaya eksternal. Jenis kawat ini meliputi kawat las E7018 dan kawat las E6013.
Untuk memilih kawat las yang tepat, kamu harus memperhatikan jenis material yang hendak dilas, metode pengelasan seperti apa yang akan digunakan, serta persyaratan aplikasinya. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan ahli pengelasan atau produsen kawat las, agar pilihan kamu tepat dan sesuai dengan proyek. Jika jenis kawat tepat, maka hasil pengelasan juga akan kuat, tahan lama, dan sesuai dengan standar yang diinginkan.
Leave a Reply