Panduan Membuat Taman Kering serta Tips Perawatannya
Panduan Membuat Taman Kering serta Tips Perawatannya

Panduan Membuat Taman Kering serta Tips Perawatannya

Konsep taman kering menawarkan keindahan alam di rumah dengan sentuhan aliran air atau hanya tanaman hijau yang tidak membutuhkan banyak disiram. Jenis taman seperti ini cocok bagi yang memiliki rumah di lahan sempit. Bagi penikmat estetika, adanya taman dapat digunakan sebagai tempat melepas lelah setelah seharian beraktifitas dan menjadi spot berkumpul keluarga di rumah. -MegaBaja.co.id

Taman kering bisa dibangun secara indoor maupun outdoor dengan pemanfaatan lahan yang tersedia. Seringkali taman berukuran kecil ini dibangun karena inspirasi dari berbagai gaya. Sebagai pelengkap keindahan taman, hiasan dan ornamen dibangun untuk menciptakan kesan tertentu. Misalnya, kolam air mancur berbentuk aliran sungai dan beberapa ornamen patung yang terinspirasi dari gaya tropis.

Meski taman ini terbilang kecil, tetapi diperlukan perencanaan yang matang sebelum membangun untuk mendapatkan hasil estetik sesuai keinginan. Mulai dari menerapkan konsep hingga persiapan biaya, harus diperhitungkan. Nah, simak langkah membangun taman ini dalam artikel berikut. Simak cara perawatannya juga, ya!

Langkah-Langkah Membuat Taman Kering Sederhana

Ternyata, kita bisa membuat taman kering sendiri, lho! Selain mendapat hasil akhir yang memuaskan karena sesuai dengan keinginan, kebutuhan dapat tekontrol dengan baik sehingga mampu menekan pengeluaran dan meminimalisir anggaran.

Meskipun pembangunan dilakukan secara pribadi, tidak menutup kemungkinan apabila persiapan dilakukan secara matang maka progress yang dirancang terasa mudah saat mengerjakannya. Dengan membangun sendiri, kita tidak perlu membayar biaya pekerja, bukan?

Nah, beberapa hal berikut ini termasuk ke dalam tahap perencanaan yang harus diperhatikan jauh sebelum pembangunan berlangsung. Apa saja di antaranya?

Lokasi

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan Lokasi mana yang akan diubah atau dibangun menjadi taman. Area ini bisa saja ditentukan di bagian outdoor maupun indoor sesuai preferensi. Pastikan cahaya matahari dan udara tetap bisa masuk untuk memberikan nutrisi pada tanaman.

Siapkan Pasir

Pasir digunakan untuk menahan air saat hujan sehingga tidak ada genangan air di sekitar lokasi taman. Ratakan pasir di sekitar titik yang akan menjadi lokasi taman kering. Pasir yang disebar harus sesuai dengan luas lokasi taman kering.

Paranet

Paranet
Paranet

Fungsi paranet atau jaring peneduh adalah untuk menahan paparan sinar matahari pada tanaman. Dengan begitu, tanaman tidak akan cepat layu. Bentangkan paranet tepat di atas pasir yang sudah diratakan hingga semua area tertutupi.

Batu

Taman kering biasanya identik dengan batu. Kamu harus menyiapkan kerikil, batu alam, atau abut koral untuk melengkapi keindahan taman buatan. Bisa juga menggabungkan dua jenis batu yang berbeda sebagai variasi. Nantinya, batu-batu ini bisa disebarkan ke seluruh area taman sebelum ditanami tumbuhan.

Berani Bereksperimen

Peralatan atau barang-barang bekas bisa disulap menjadi material baru yang akan mengisi taman kering. Pilah barang yang menurutmu cocok dan masih layak untuk digunakan. Lapisi dengan anti karat dan anti jamur untuk menciptakan kesan baru, lebih kuat, dan tahan lama.

Beberapa hal di atas bisa dijadikan acuan sebagai bahan perencanaan. Meski begitu, tidak semua lahan bisa dibangun di atasnya. Masih ada syarat lain yang perlu diperhatikan. Simak pemaparannya dalam ulasan di bawah ini!

Syarat Membuat Taman Kering di Rumah

Tak hanya sekadar menjadikan taman agar estetik, perhatikan juga beberapa syarat yang harus dipenuhi agar taman kering bisa terlihat lebih cantik dan terawat.

Dilihat dari jenisnya, terdapat dua jenis tanaman, yaitu yang membutuhkan banyak sinar matahari dan tumbuhan yang hidup di tempat teduh. Nah, khusus untuk taman jenis ini, memerlukan tanaman yang tumbuh di bawah paparan sinar matahari. Artinya, taman tidak boleh didirikan di tempat yang gelap.

Tempat yang lembap dapat mengakibatkan tanaman cepat membusuk. Sedangkan jika ditempatkan pada area yang tidak terkena paparan matahari, akan lebih gampang mengundang lumut yang menghinggapi batu-batu alam.

Akan lebih bagus lagi jika pembuatan taman menggunakan semen saat proses pengerasan. Hal ini bertujuan untuk melindungi tanah agar tidak basah saat penyiraman. Batu alam dan pasir juga terlindung dari air berlebihan.

Pilihan jenis tanaman yang cocok untuk taman kering indoor, misalnya lili paris. Selain visualnya cantik, tanaman ini berfungsi sebagai pembersih udara. Beberapa contoh tanaman lain yang bisa dijadikan pilihan, di antaranya aglonema, sikas, cemara udang, bonsai, dan pandan bali. Semakin banyak variasinya, akan semakin indah pula hasil akhir taman nantinya.

Tips Merawat Taman Kering

Ada banyak manfaat yang bisa diambil dari membuat taman kering. Namun, jangan sampai lengah untuk merawatnya.

Sama seperti merawat tanaman hias, tanaman yang tumbuh di taman ini juga membutuhkan perawatan yang konsisten dan waktu yang cukup. Simak tips berikut untuk merawat tanaman tetap indah.

Tips Merawat Taman Kering

Jaga Kebersihan

Kebersihan adalah hal utama yang harus diperhatikan agar taman senantiasa indah dan nyaman. Jaga kebersihan tanaman setiap hari dengan membersihkan dinding yang terkena cipratan air.

Semprotkan pembasmi serangga agar tanaman terbebas dari hama serangga. Jangan lupa segera bersihkan taman dari sampah bekas makanan, minuman, hingga sampah dedaunan.

Rawat Tanaman

Jangan lupa untuk selalu mencurahkan perhatian pada tanaman yang tumbuh dan menghiasi taman. Siram secara rutin setiap pagi dan malam. Sesuaikan penyiraman dengan jenis tanaman dan jangan asal menyiram karena tidak semua tumbuhan membutuhkan asupan banyak air. Umumnya tanaman yang menghiasi taman jenis ini adalah varian yang hanya disiram sesekali saja.

Jagalah dari Rumput dan Gulma

Basmi rumput liar yang tumbuh mengganggu di sekitar tanaman. Cobalah metode menaburkan garam halus di tempat tumbuhnya rumput liar. Lakukan secara rutin hingga rumput menjadi layu dan tidak tumbuh kembali.

Begitu juga dengan gulma yang bisa hilang menggunakan koran bekas. Letakkan lembaran koran bekas di tempat yang dihinggapi gulma, lalu semprot dengan air hingga basah.

Usir Semut

Tanaman sering kali menjadi sarang semut. Jika dirasa mengganggu, semut dapat diusir dengan cara menumbuk kulit telur ayam hingga halus dan bakar sampai berubah warna. Kemudian, taburkan bubuk tersebut ke sekitar taman. Hal ini dapat mengusir kawanan semut.

Cegah Becek di Daerah Taman

Jangan lupa untuk mengontrol becek pada area taman. Biasanya, becek disebabkan dari area keran air yang tidak tertutup total. Untuk meminimalisir, bisa dengan cara meletakkan batu koral tepat di bawah guyuran air keran. Selain mengurangi kebecekan, batu-batu tersebut sekaligus berfungsi sebagai elemen estetika.

Kontrol Jamur Pada Tanaman

Jamur adalah parasit yang mengganggu tanaman. Basmi segera agar tidak membuat tanaman jadi layu dan mati. Bahan-bahan sederhana yang tersedia di dapur bisa dijadikan bahan untuk menghilangkan jamur, lho!

Caranya, ambil tepung maizena, lalu taburkan pada daerah yang ditumbuhi jamur. Selain cara tersebut, bisa dengan menyemprotkan campuran tepung maizena dengan air pada tanaman. Hal itu dapat menghilangkan jamur agar tanaman subur kembali.

Kontrol Jamur Pada Tanaman

Hilangkan Bau

Tanaman yang membusuk bisa menimbulkan bau tidak sedap. Sama seperti bahan dapur sederhana untuk membasmi jamur, soda kue juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau pada tanaman. Taburkan soda kue pada bagian yang bau dan tempat sampah untuk mencegah aroma kurang sedap.

Membangun taman kering sederhana bisa dilakukan sendiri dengan cukup mudah. Bahkan, biaya yang dikeluarkan bisa ditekan dengan baik apabila memerhatikan perencanaan yang matang. Mulai dari menetapkan konsep yang diinginkan hingga estimasi biaya yang dibutuhkan.

Jika kita tidak punya keahlian khusus untuk membangun taman, bisa menyewa jasa pembuatan taman dari vendor tertentu. Tugas kita selanjutnya adalah merawatnya agar tetap awet dan indah. Semoga pemaparan artikel ini membantu pencarianmu dan menjadi bahan pertimbangan. Semoga bermanfaat!

Pekerja dan Pembelajar Intelektual Penulis Artikel, Buku, Skenario Film, dan segala turunannya "Kalaui kerja sekedar kerja, Kera pun kerja" - Buya Hamka