Metode Tepat Membersihkan Berbagai Jenis Lantai
Metode Tepat Membersihkan Berbagai Jenis Lantai

Metode Tepat Membersihkan Berbagai Jenis Lantai

Ruangan besar atau kecil, penting bahwa lantai tetap bersih dan bebas bahaya saat dilewati. Permukaan licin, goresan, tumpahan, dan kuman dapat menyebabkan kecelakaan, penyakit, dan mengurangi daya tahan lantai jika tidak dibersihkan dengan benar. Dengan banyaknya tipe lantai yang ada saat ini, beragam produk dan peralatan pembersih lantai pun turut bermunculan. Tentu saja, tidak semua bisa digunakan untuk permukaan yang sama. Oleh karena itu, mari mengulas metode tepat membersihkan berbagai tipe lantai dalam artikel ini. –MegaBaja.co.id

Setiap jenis lantai memerlukan perawatan khusus untuk memastikannya tetap dalam kondisi prima. Mulai dari sikat lantai sederhana, mesin uap, hingga pembersih komersial yang canggih kini tersedia untuk membersihkan lantai. Menjaga lantai tetap bersih dan terawat dengan produk, alat, dan metode yang tepat sangat penting untuk rumah yang sehat dan menarik.

Berikut adalah beberapa metode yang sesuai untuk membersihkan berbagai jenis tipe lantai. Simak sampai selesai!

Metode Tepat Membersihkan Lantai Sesuai Jenisnya

Lantai Keramik

Lantai Keramik

Meski tahan lama, lantai keramik perlu dibersihkan secara teratur. Jika tidak, serpihan dapat menggores ubin dan nat. Untuk membersihkannya, mulailah dengan menyapu debu dan kotorannya. Lebih baik lagi, gunakan penyedot debu karena lebih efisien daripada menyapu dengan sapu. Sapu dapat menyebarkan kotoran ke mana-mana dan meninggalkan sisa-sisa, sedangkan penyedot debu akan menyedot kotoran dan memiliki alat tambahan untuk tempat-tempat yang sulit dijangkau.

Kemudian, pel lantai agar lebih bersih. Campur air hangat dengan pembersih khusus atau deterjen ringan sebagai cairannya. Bahan kimia keras dapat menumpulkan lapisan keramik, jadi sebaiknya dihindari. Untuk noda membandel, gosok area tersebut dengan lembut menggunakan sikat atau kain lembut dan pembersih khusus. Setelah itu, keringkan lantai dengan handuk bersih untuk mencegah bercak dan goresan air.

Kamu juga perlu membersihkan bagian nat. Buat adonan pasta dengan air dan soda kue. Gosokkan perlahan ke nat menggunakan sikat gigi. Jika ubin bernoda, membersihkannya dengan hidrogen peroksida dapat membantu menghilangkan perubahan warna. Jika sudah, bilas menyeluruh lalu keringkan.

Lantai Linoleum

Linoleum adalah pilihan lantai yang terjangkau dan tahan lama. Jenis lantai ini juga bersifat antibakteri dan tahan terhadap jamur dan lumut. Untuk merawatnya, pel secara teratur. Kamu mungkin perlu mengepel dengan pembersih ringan yang diencerkan sekitar seminggu sekali. Pel sedikit demi sedikit dan bilas sisa produk saat kamu melakukannya. Selalu lap lantai linoleum hingga kering karena menyisakan kelembapan tidak disarankan pada  jenis lantai ini. Kamu juga bisa meningkatkan masa pakai linoleum dengan memoles lantai menggunakan polesan khusus sekitar sebulan sekali.

Lantai Laminasi

Karena harganya yang terjangkau dan daya tahannya yang baik, lantai laminasi kerap jadi pilihan yang populer. Agar tetap terlihat bagus, menyapu secara teratur dengan sapu biasa atau penyedot debu sangat penting untuk menghilangkan kotoran dan debu. Ketika mengepel, kamu bisa menggunakan pel basah dan pembersih khusus jenis lantai ini. Pastikan kamu tidak membasahi lantai dengan air. Pembersih yang keras dan alat yang kasar harus dihindari karena dapat menggores permukaan. Tumpahan juga perlu dibersihkan dengan cepat untuk mencegah noda dan kerusakan, serta menjaga tampilan dan keawetan lantai.

Lantai Beton

Beton tidak hanya cocok untuk area luar ruangan. Jika diaplikasikan dengan benar, material ini bisa menciptakan lantai yang tidak berpori dan tahan noda di area indoor. Untuk menjaga lantai tetap bersih, singkirkan kotoran dengan sapu atau penyedot debu. Kemudian, pel dengan larutan pH netral dan bilas. Kamu bisa mengelap lantai hingga kering atau membiarkannya kering dengan sendirinya. Pastikan untuk menghindari larutan pembersih yang sangat asam, seperti cuka, pemutih, amonia, atau zat lainnya.

Lantai Kayu

Lantai Kayu

Sebagai pilihan klasik, lantai kayu adalah pilihan yang disukai banyak pemilik rumah. Fiturnya menciptakan kesan ramah, hangat, dan anggun dalam ruangan. Perawatan yang tepat sangat penting untuk mempertahankan pesona dan keindahannya. Maka dari itu, bersihkan debu dengan sapu lembut secara teratur atau manfaatkan kain mikrofiber.

Selain disapu biasa, pembersihan menyeluruh bisa dilakukan dengan mengepelnya. Namun, saat mengepel, lantai kayu tidak boleh basah kuyup, jadi penting untuk membersihkannya dengan cairan sesedikit mungkin. Bersihkan dengan handuk kering untuk meminimalkan goresan dan potensi kerusakan. Tumpahan juga harus segera dibersihkan untuk mencegah noda dan kerusakan. Memoles lantai kayu secara berkala dapat membantu mengembalikan kilaunya dan melindungi lapisan akhir, sehingga tetap tampak seperti baru.

Lantai Ubin Marmer

Karena berpori, marmer meskipun mewah dapat dengan mudah rusak jika kamu tidak merawatnya dengan benar. Selalu gunakan pel kering sebagai pengganti sapu. Jika kamu menggunakan penyedot debu, waspadalah terhadap roda karet yang dapat menggores dan merusak lantai. Tidak diperlukan produk yang kuat untuk membersihkannya. Sebaliknya, campurkan air suling panas dengan sedikit deterjen pH netral dan pel dengan gerakan pendek perlahan-lahan lalu bilas. Biarkan lantai marmer mengering dengan sendirinya agar tidak menyebabkan noda.

Lantai Batu Alam (Granit, Andesit, Palimanan, dan Lainnya)

Membersihkan lantai batu merupakan tugas yang sulit, terutama untuk lantai yang sudah tua. Ketidaksempurnaan pada batu memberikan karakter dan keindahan alami pada lantai tersebut, dan membasahinya atau menggunakan pembersih yang terlalu keras dapat merusak. Selalu uji metode pembersihanmu di area yang kecil dan tidak mencolok sebelum menggunakannya pada lantai.

Jika lantai batu tidak tertutup rapat, sapu kotoran dengan sikat lembut. Hindari menggunakan penyedot debu di area tersebut karena dapat menggores atau merusak lantai. Gunakan spons untuk membersihkan lantai dengan larutan berbahan dasar air. Cairan ini dapat digunakan sesedikit mungkin. Jangan menggunakan larutan abrasif karena dapat merusak batu atau meninggalkan lapisan.

Lantai Vinyl

Dengan sifatnya yang tahan air, lantai vinyl merupakan pilihan populer untuk dapur. Lantai ini juga mudah dibersihkan dan dirawat. Menyapu dan menyedot debu secara teratur dapat menghilangkan kotoran dan debu secara efektif. Daripada menggunakan banyak air dan produk pembersih keras, manfaatkan air hangat dan deterjen ringan ketika kamu hendak mengepel lantai vinyl. Sementara untuk noda membandel, gunakan kain lembut dan pembersih yang lembut, hindari alat abrasif yang dapat menggores permukaan. Setelah dibersihkan, mengeringkan dengan handuk dapat mencegah noda dan goresan air, sehingga lantai vinyl tetap terlihat bersih.

Karpet

Karpet
Karpet

Menjaga karpet tetap bersih memerlukan lebih dari sekadar penyedot debu. Kamu juga perlu memastikan untuk membersihkannya secara menyeluruh secara berkala. Meskipun kamu bisa menggunakan jasa laundry, ada cara yang lebih mudah jika ingin melakukannya sendiri. Manfaat soda untuk menghilangkan kotoran dan bau dengan cara ditaburkan ke area ini. Kemudian, campurkan beberapa tetes pembersih dan air hangat ke dalam botol. Semprotkan pada karpet dan sikat bagian tersebut. Lalu, keringkan permukaannya dengan handuk dan akhiri dengan menyemprotkan air bersih sebelum dikeringkan lagi.

Dengan pembersihan dan perawatan rutin, kamu bisa menjaga permukaan lantai tetap bagus selama bertahun-tahun. Selalu pastikan untuk berkonsultasi dengan produsen lantai jika memungkinkan. Jangan lupa, uji larutan pembersih di bagian kecil yang tidak terlihat sebelum menggunakannya di seluruh lantai.

Pekerja dan Pembelajar Intelektual Penulis Artikel, Buku, Skenario Film, dan segala turunannya Konten Kreator Tiktok, Youtube, Meta, dan lainnya "Kalaui kerja sekedar kerja, Kera pun kerja" - Buya Hamka