7 Hal yang Menjadi Penyebab Cat Tembok Belang dan Cara Mengatasinya
7 Hal yang Menjadi Penyebab Cat Tembok Belang dan Cara Mengatasinya

7 Hal yang Menjadi Penyebab Cat Tembok Belang dan Cara Mengatasinya

Salah satu hal yang mengganggu estetika ruangan pada cat tembok adalah hasil yang belang. Warna yang tidak merata dapat membuat tampilan dinding terlihat tidak profesional dan mengurangi kenyamanan dalam rumah. Penyebab cat yang belang bisa berasal dari teknik pengecatan yang kurang tepat dan sebagainya. Oleh karena itu, penting buat kamu untuk memahami faktor-faktor penyebabnya agar dapat menghindari kesalahan saat mengecat. -MegaBaja.co.id

Hasil pengecatan yang terlihat belang berpotensi mengganggu pandangan dan ketidakpuasan pemilik rumah.

Setidaknya, ada tujuh penyebab cat tembok belang yang sering ditemukan. Sebelum mencari solusi, kamu perlu memahami apa saja faktor yang menyebabkannya. Berikut beberapa faktor yang harus kamu ketahui.

7 Faktor Penyebab Cat Tembok Belang

Faktor penyebabnya harus diperhatikan sebelum melakukan proses pengecatan, antara lain:

Permukaan Tembok yang Tidak Rata

Permukaan Tembok yang Tidak Rata

Harus diperhatikan, permukaan tembok yang tidak rata dapat menyebabkan penyerapan cat yang berbeda-beda, sehingga warna cat terlihat belang. Retakan kecil, tekstur kasar, lubang pada tembok membuat cat tidak bisa menempel dengan sempurna. Jika permukaan dinding tidak dipersiapkan dengan baik sebelum pengecatan, hasil akhirnya akan terlihat tidak merata dan kurang estetik.

Teknik Pengecatan yang Salah

Mengaplikasikan teknik pengecatan yang tidak tepat dapat menyebabkan lapisan cat tidak merata. Misalnya, mengecat dengan gerakan asal-asalan atau tekanan yang tidak konsisten bisa menghasilkan area yang tidak rata. Pada satu sisi lebih tebal dan lebih tipis di sisi lainnya. Hal ini sering terjadi jika menggunakan kuas atau roller tanpa memperhatikan pola pengecatan.

Cat Tidak Diaduk Secara Merata

Pigmen warna dalam cat bisa mengendap di bagian wadah jika tidak diaduk secara merata sebelum digunakan. Akibatnya, warna yang diterapkan ke tembok menjadi tidak konsisten dan terlihat belang. Selain itu, beberapa jenis cat memiliki komponen yang harus tercampur secara merata agar daya tutupnya maksimal.

Menggunakan Cat Berkualitas Rendah

Cat yang berkualitas rendah biasanya memiliki daya tutup yang tidak bagus, sehingga memerlukan lebih banyak lapisan untuk mendapatkan hasil merata. Selain itu, cat berkualitas rendah cenderung memiliki kandungan pigmen yang tidak stabil. Sehingga, warna bisa terlihat pudar atau tidak seragam setelah kering.

Perbedaan Kondisi Cahaya saat Pengecatan

Jika pengecatan dilakukan dalam kondisi pencahayaan yang kurang baik, ada kemungkinan beberapa bagian tembok tidak tertutup dengan sempurna. Kamu sendiri mungkin tidak menyadari adanya bagian yang masih tipis atau belum merata karena kurangnya cahaya saat mengecat. Setelah cat mengering dan terkena cahaya yang lebih terang, belang akan terlihat lebih jelas.

Lapisan Cat Sebelumnya Belum Kering Sempurna

Mengecat di atas lapisan cat yang belum benar-benar kering bisa menyebabkan percampuran warna yang tidak merata. Hal ini bisa membuat beberapa area terlihat lebih gelap atau lebih terang dibandingkan bagian lainnya. Selain itu, cat yang belum kering bisa menghasilkan tekstur yang tidak rata saat lapisan baru diaplikasikan.

Tidak Menggunakan Primer atau Undercoat

Jika mengecat langsung di atas tembok berwarna dasar berbeda atau belum pernah dicat sebelumnya, hasil akhirnya akan terlihat belang. Warna lama yang lebih gelap mungkin masih terlihat di beberapa bagian. Dan hal ini akan membuat hasil pengecatan baru tidak seragam.

Cara Mengatasi Cat Tembok Agar Tidak Belang

Jika kamu mendapati cat tembok di rumah yang terlihat belang, maka harus cepat ditangani untuk mengembalikan estetika ruangan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya agar tampil lebih merata dan rapi.

Mengamplas dan Mengecat Ulang dengan Tekanan Konsisten

Mengamplas dan Mengecat Ulang dengan Tekanan Konsisten

Apabila belang terjadi karena ketebalan cat yang tidak merata, amplas saja bagian yang bermasalah hingga halus. Setelah itu, cat ulang dengan lapisan tipis secara merata. Gunakan roller atau kuas dengan tekanan yang konsisten agar warna lebih seragam.

Mengecat dengan Teknik yang Tepat

Pastikan untuk menggunakannya pola pengecatan yang benar, seperti gerakan ‘W’ atau ‘M’. Agar cat tersebar merata di seluruh tembok. Hindari mengecat secara asal-asalan atau dengan tekanan yang tidak konsisten. Teknik ini memang memerlukan metode khusus, sebaiknya serahkan pekerjaan kepada ahlinya.

Mengecat Ketika Pencahayaan yang Cukup

Selalu pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang cukup saat mengecat. Tujuannya, agar setiap bagian tembok dapat terlihat dengan jelas. Ini akan membantu kamu dan pekerja menghindari bagian yang kurang rata atau warna yang tidak konsisten.

Gunakan Primer atau Undercoat

Bagaimana kalau tembok memiliki warna dasar yang terlalu gelap atau berbeda dari cat baru? Nah, kalau keadaannya seperti itu, kamu harus menggunakan primer atau undercoat sebelum mengecat ulang. Ini akan membantu menyamakan warna dan mengurangi kemungkinan belang.

Pilih Cat Berkualitas

Apabila hasil pengecatan sebelumnya terlihat belang, pertimbangkan untuk menggunakan cat dengan kualitas yang lebih baik. Cat berkualitas tinggi memiliki daya tutup yang lebih bagus dan merata. Jadi, akan mengurangi resiko belang pada tembok.

Cara Merawat Cat Tembok Agar Tahan Lama dan Mengurangi Efek Belang

Karena cat tembok menjadi belang sering terjadi, sebagai pemilik rumah harus mengetahui cara merawatnya dengan baik. Supaya, cat tembok tahan lama dan tidak cepat belang. Nah, agar warna cat tetap awet dan tahan lama, lakukan perawatan rutin dengan cara berikut:

Hindari Paparan Air Berlebihan

Paparan air yang berlebihan dapat menyebabkan cat tembok cepat rusak, berubah warna, dan mengelupas. Kelembaban yang tinggi juga bisa menimbulkan jamur dan lumut yang membuat tampilan dinding tidak sedap dipandang. Hal inilah yang menyebabkan cat tembok cepat belang. Makanya, pastikan tembok tetap kering dan bebas dari rembesan air, terutama di area seperti dapur, kamar mandi, dan dinding eksterior.

Bersihkan Tembok Secara Rutin

Debu dan noda yang menempel di tembok bisa membuat tampilan dinding menjadi kusam dan kotor jika tidak dibersihkan secara rutin. Untuk menjaga kebersihannya, gunakan kain lembut atau spons yang sudah dibasahi dengan air sabun ringan. Hindari menggosok terlalu keras agar lapisan cat tidak terkelupas. Jika ada noda membandel, gunakan campuran air dan cuka dengan perbandingan yang tepat sebagai pembersih alami.

Gunakan Lapisan Pelindung

Menggunakan lapisan pelindung seperti cat anti-air atau clear coat dapat membantu menjaga warna cat tetap cerah dan tahan lama. Cat dengan formula tahan air mampu mengurangi resiko tembok terkena lembab dan tidak cepat belang. Selain itu, mampu mencegah pertumbuhan jamur dan pengelupasan cat.

Jangan Menggunakan Bahan Kimia Keras

Beberapa bahan pembersih mengandung zat kimia yang terlalu keras dan dapat merusak lapisan cat pada tembok. Penggunaan kimia seperti pemutih atau cairan pembersih berbasis amonia bisa menyebabkan cat mengelupas dan pudar lebih cepat. Sebagai alternatif, gunakan pembersih yang lebih ramah lingkungan atau cairan pembersihan khusus untuk dinding yang aman untuk lapisan cat.

Lakukan Pengecatan Ulang Secara Berkala

Lakukan Pengecatan Ulang Secara Berkala

Walaupun cat tembok berkualitas tinggi bisa bertahan lama, tetap disarankan untuk melakukan pengecatan ulang secara berkala. Agar tampilannya tetap menarik dan segar, dengan begitu bagian yang belang pun tertutupi. Idealnya, pengecatan ulang dilakukan setiap 3-5 tahun, tergantung pada kualitas cat yang digunakan dan kondisi lingkungan di sekitar dinding.

Kesimpulannya, penyebab cat tembok belang bisa terjadi karena permukaan tidak rata, teknik pengecatan yang salah, dan penggunaan cat kualitas rendah. Kurangnya persiapan sebelum mengecat juga bisa membuat hasilnya tidak merata. Untuk mencegahnya, pastikan permukaan bersih, lakukan teknik pengecatan yang tepat dan gunakan cat berkualitas tinggi. Kamu juga harus pandai merawat cat tembok seperti yang sudah diterangkan di atas.

Pekerja dan Pembelajar Intelektual Penulis Artikel, Buku, Skenario Film, dan segala turunannya Konten Kreator Tiktok, Youtube, Meta, dan lainnya "Kalaui kerja sekedar kerja, Kera pun kerja" - Buya Hamka