Keramik licin di rumah atau area publik bisa berbahaya, apalagi saat kondisi lantai sedang basah. Tidak hanya menambah resiko kecelakaan, keramik licin juga dapat mengganggu kenyamanan aktivitas sehari-hari. Kamu mungkin pernah merasa khawatir atau bahkan jatuh akibat lantai yang licin. Hal ini bisa diatasi, dan artikel ini akan membahas cara ampuh yang bisa membantu kamu mengurangi kekhawatiran akan keramik licin. Simak berbagai cara yang bisa kamu lakukan dalam rumah atau area komersial. -MegaBaja.co.id
Bagi yang hendak memasang keramik baru di rumah, pasti akan mendapati permukaannya yang licin. Keramik baru yang sudah dipasang memang memberi kesan segar, rapi, dan indah. Namun, tidak jarang muncul masalah setelahnya, seperti permukaan terasa licin ketika diinjak. Kondisi ini tentu cukup berbahaya, apalagi jika ada anak-anak, orang lanjut usia, atau siapa pun yang beraktivitas di area tersebut. Risiko terpeleset bisa terjadi kapan saja dan menimbulkan cedera yang tidak diinginkan.
Begitu juga dengan keramik yang sudah lama pasti masih terasa licin. Penyebab utama licinnya keramik biasanya berasal dari lapisan finishing pabrik atau sisa semen dan debu halus setelah pemasangan. Karena itu, penting sekali mengetahui langkah-langkah praktis untuk mengurus kelicinan sejak awal. Dengan cara tepat, keramik baru maupun yang lama tetap terlihat cantik, aman, dan nyaman dipijak tanpa mengurangi kualitas serta keawetannya.
Permukaan yang licin juga tidak hanya dari hasil finishing saja, tapi bisa disebabkan oleh masalah umum seperti terkena air. Bisa juga karena tumpahan minyak atau bahan makanan halus seperti tepung-tepungan.
Lantai keramik yang licin sering menjadi masalah serius, apalagi jika kena air atau minyak. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki atau mengurangi tingkat kelicinan keramik. Simak cara ampuhnya di bawah ini.
Cara Ampuh Mengatasi Keramik yang Licin
Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba di rumah:
Sabun Cuci Piring dan Pel Lantai

Mengepel keramik yang licin bisa menggunakan sabun cuci piring. Bukan hanya efektif untuk membersihkan peralatan dapur, tapi juga bisa digunakan untuk mengurangi kelicinan lantai keramik. Caranya sangat mudah, campurkan beberapa tetes sabun cuci piring dengan air dalam ember. Lalu pel lantai keramik menggunakan campuran tersebut, sabun akan memberikan lapisan tipis. Ini yang membantu meningkatkan daya cengkram permukaan lantai, sehingga tidak licin.
Cuka, Garam, dan Sabun
Jika kamu ingin hasil yang lebih maksimal, campurkan saja cuka, garam, dan sabun cuci piring. Campuran ini dapat membuat lantai keramik lebih kasar dan mengurangi kelicinan. Garam berfungsi untuk memberikan tekstur kasar pada lantai, sedangkan cuka membantu memberikan kotoran dan sabun memberi lapisan pelindung. Caranya, larutkan garam dalam cuka dulu, lalu tambahkan sedikit sabun cuci piring sebelum mengaplikasikan pada lantai keramik.
Cuka dan Air
Sudah terbukti, cuka adalah bahan yang efektif dalam membersihkan berbagai jenis noda, termasuk noda yang menyebabkan lantai keramik menjadi licin. Cuka memiliki sifat asam yang bisa membantu menghilangkan kotoran atau residu sabun di lantai. Cukup campurkan 1 bagian cuka dengan 3 bagian air, lalu gunakan kain pel untuk membersihkan lantai keramik. Hasilnya, lantai akan lebih aman untuk dilalui meskipun basah.
Gunakan Pel Khusus Anti Slip
Untuk solusi jangka panjang, pertimbangkan untuk menggunakan pel khusus anti-slip yang tersedia di pasaran. Pel ini mengandung bahan yang dirancang untuk menciptakan tekstur kasar pada lantai, sehingga mengurangi kelicinan. Kamu bisa menemukannya di toko bahan bangunan atau toko alat kebersihan rumah. Selain memberi keamanan ekstra, pel jenis ini juga menjaga keramik rumahmu tetap bersih.
Gunakan Produk Pembersih Khusus Anti-Slip
Ada berbagai produk pembersih di pasaran yang diformulasikan khusus untuk mengurangi kelicinan pada lantai keramik. Produk ini sering mengandung bahan yang memberikan lapisan perlindungan pada keramik dan dapat mengurangi risiko licin. Terutama pada keramik baru atau setelah terkena air. Penggunaan produk pembersih ini secara teratur akan membantu menjaga lantai tetap aman.
Gunakan Kain atau Karpet di Area Rawat
Jika kamu ingin solusi cepat, menambahkan kain atau karpet di area-area rawat seperti pintu masuk atau kamar mandi adalah pilihan terbaik. Kain atau karpet dapat menyerap air dan mencegah Lantai menjadi licin. Pastikan memilih karpet dengan permintaan anti-slip untuk memberikan perlindungan maksimal.
Menjaga Kebersihan Lantai Secara Rutin
Penting untuk menjaga lantai keramik tetap bersih agar tidak menjadi licin. Kotoran, debu, atau minyak yang menempel pada lantai bisa memperburuk masalah kelicinan. Lakukan pembersihan secara rutin menggunakan kain pel yang lembab untuk mengurangi residu yang bisa membuat lantai licin. Semakin sering kamu menjaga kebersihan lantai, semakin aman area tersebut untuk digunakan.
Penyebab Keramik Menjadi Licin

Finishing dari sisa semen dan debu halus memang menjadi penyebab keramik menjadi licin. Di samping itu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkannya menjadi licin. Berikut beberapa faktor yang perlu kamu ketahui.
Kelembaban Berlebih
Salah satu penyebab utama keramik menjadi licin adalah kelembaban yang tinggi di sekitar area tersebut. Air yang tergenang, baik dari sisa cucian atau hujan, bisa membuat lantai keramik menjadi licin. Karena itu, penting untuk segera membersihkan air yang tumpah atau hujan agar keramik tidak berisiko licin.
Keramik yang Terlalu Halus
Umumnya keramik yang memiliki permukaan sangat halus cenderung lebih licin, apalagi kalau terkena air. Beberapa jenis keramik memang dirancang dengan permukaan halus untuk tampilan estetika. Namun, hal tersebut bisa membuat lantai menjadi licin. Memilih keramik dengan tekstur kasar atau menambahkan pelindung anti-slip adalah cara yang efektif untuk mengatasi masalah ini.
Penggunaan Pembersih yang Tidak Tepat
Menggunakan pembersih berbahan kimia yang tidak sesuai dapat meninggalkan lapisan licin pada permukaan keramik. Contohnya, sabun cuci atau detergen yang terlalu banyak digunakan bisa menambah kelicinan. Sebaiknya, gunakan pembersih yang memang dikhususkan untuk lantai keramik atau bahan alami yang tidak meninggalkan residu berbahaya.
Debu dan Kotoran
Kotoran dan debu yang menumpuk pada lantai bisa mengubah tekstur permukaan keramik dan membuatnya menjadi lebih licin. Selain itu, minyak atau bahan lainnya yang menempel pada keramik dapat memperburuk kelicinan lantai. Membersihkan lantai secara rutin adalah cara terbaik untuk menghindari masalah ini.
Keadaan Cuaca
Cuaca memang mempengaruhi, terutama hujan atau kelembaban tinggi juga bisa membuat lantai keramik licin. Jika kamu memiliki area luar ruangan dengan lantai keramik, penting untuk memastikan bahwa air tidak menggenang. Kamu bisa menambahkan lapisan pelindung anti-slip jika diperlukan.
Keramik licin memang bisa menjadi masalah, terutama jika kondisi lantai sedang basah atau baru dipasang. Namun, dengan menggunakan beberapa cara di atas, kamu bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan risiko kelicinan tersebut. Jangan ragu untuk mencoba berbagai metode, mulai dari bahan alami hingga produk khusus untuk menjaga keamanan dan kenyamanan rumah. Lantai yang aman dan nyaman, mampu menyelamatkan penghuni rumah dari risiko kecelakaan ringan.


















Leave a Reply