Dalam dunia industri dan konstruksi, kamu mungkin sering menjumpai permukaan lantai dari deretan batang logam. Nah, itulah yang disebut grating. Ini adalah komponen sederhana tapi punya peran besar dalam mendukung keamanan dan efisiensi di berbagai fasilitas. Grating biasanya dipasang sebagai pijakan, jalur akses, atau pelindung area tertentu agar tetap aman dilewati. -MegaBaja.co.id
Dengan material yang kokoh dan tahan lama, elemen ini mampu menahan beban berat sekaligus meminimalkan kebutuhan perawatan. Dalam banyak kasus, grating juga menjadi pelindung tambahan bagi pekerja, mencegah risiko terpeleset atau jatuh di area berbahaya. Cari tahu lebih dalam tentang elemen ini, yuk!
Mengenal Grating

Kalau kamu pernah melihat lantai atau penutup saluran air berbentuk kisi-kisi, itu adalah grating. Komponen ini terdiri dari deretan batang atau strip logam yang disusun sejajar dengan jarak tertentu, lalu disatukan melalui proses pengelasan atau penguncian. Desain berlubang pada grating memungkinkan udara, cahaya, serta air mengalir bebas tanpa mengurangi kekuatannya.
Grating bisa dibuat dari berbagai material, seperti baja karbon, aluminium, stainless steel, atau fiberglass. Pemilihan bahan biasanya disesuaikan dengan lingkungan dan beban kerja yang harus ditopang. Misalnya, baja digunakan untuk area dengan beban berat. Di sisi lain, fiberglass cocok untuk lingkungan yang korosif.
Kombinasi antara plat strip baja dan besi ulir membuat grating memiliki daya tahan tinggi. Ini menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai kebutuhan industri, mulai dari penutup saluran, lantai platform, hingga jalur tangga di pabrik. Secara fungsi, grating tidak hanya memperkuat struktur, tapi juga memberikan solusi efisien untuk menjaga area tetap aman, bersih, dan memiliki sirkulasi yang baik.
Fitur Utama Grating
Grating mengombinasikan berbagai keunggulan seperti kuat, tahan lama, dan desain yang efisien. Tak heran, elemen ini penting dalam dunia konstruksi dan industri. Jika kamu akan menggunakan plat grating, pastikan memenunhi fitur utama berikut:
1. Dapat Menahan Beban
Grating dirancang untuk menahan berbagai tingkat beban. Mulai dari lalu lintas pejalan kaki hingga beratnya mesin industri. Kekuatan ini bergantung pada jenis bahan, ukuran kisi, dan metode konstruksinya.
2. Struktur Terbuka dan Efisien
Desain terbuka pada grating memudahkan air, udara, dan cahaya untuk melewati permukaannya. Fitur ini sangat penting di area yang sering tergenang atau membutuhkan ventilasi tinggi, seperti pabrik, area produksi, atau gudang. Karena bobotnya yang lebih ringan dibandingkan plat padat, pemasangan grating juga lebih mudah dan efisien.
3. Daya Tahan terhadap Lingkungan Ekstrem
Grating dibuat agar mampu bertahan dalam kondisi berat. Misalnya suhu tinggi, paparan bahan kimia, hingga tekanan mekanis. Sifatnya yang kuat dan tahan korosi membuatnya tetap awet meski digunakan dalam jangka panjang.
4. Fleksibilitas Desain dan Ukuran
Kamu bisa memesan grating dalam berbagai bentuk dan ukuran. Ada yang dibuat khusus untuk aplikasi industri berat, ada juga yang dirancang lebih ringan untuk penggunaan komersial. Fleksibilitas ini memungkinkan penyesuaian untuk beragam kebutuhan proyek.
Kegunaan Plat Grating
Banyak area industri, pabrik, hingga fasilitas publik yang menggunakan plat grating sebagai elemen lantai atau penutup saluran. Selain berfungsi secara teknis, grating juga memberikan nilai estetika pada area yang dipasangi. Beberapa fungsi utamanya antara lain:
1. Sebagai Permukaan Anti-Selip
Salah satu peran penting plat grating adalah menciptakan permukaan yang aman untuk dilalui. Struktur berlubang pada kisi logam ini membantu meningkatkan daya cengkeram dan mengurangi risiko tergelincir. Karena itu, grating sering dipasang pada tangga industri, jalur inspeksi, dan platform kerja di ketinggian.
Ukuran grating biasanya bervariasi, mulai dari lebar 600 mm hingga 1200 mm, panjang 1000 mm hingga 6000 mm, dengan ketebalan 3–10 mm. Sementara tinggi lubang kisaran 25–50 mm dan jarak antar bilah 30–100 mm. Dengan proporsi seperti ini, permukaan grating tidak hanya kokoh, tapi juga aman dan nyaman digunakan oleh pekerja di area berisiko.
2. Mendukung Ventilasi dan Drainase

Desain berlubang pada grating memungkinkan udara dan air mengalir dengan lancar. Fitur ini penting di area yang membutuhkan sirkulasi baik, seperti pabrik petrokimia, industri perminyakan, atau fasilitas umum yang rawan tergenang air. Biasanya, grating dipasang sebagai penutup saluran air, gorong-gorong, atau area terbuka agar aliran tetap bersih dan tidak tersumbat oleh kotoran. Dengan begitu, lingkungan kerja bisa tetap kering, bersih, dan aman untuk aktivitas harian.
3. Elemen Pendukung Konstruksi Bangunan
Dalam bidang konstruksi, plat grating sering digunakan sebagai lantai kerja, jalur servis, pelindung kabel, hingga pagar pengaman. Keunggulannya ada pada kemampuannya menahan beban besar tanpa menghalangi aliran udara dan air di bawahnya. Banyak kontraktor memanfaatkan grating sebagai penutup saluran udara, area pipa, atau pelindung mekanikal di gedung-gedung bertingkat.
4. Mengurangi Genangan Air
Setelah hujan, area sekitar bangunan sering kali mengalami genangan air yang sulit surut. Di sinilah peran grating sangat membantu. Lubang-lubang pada permukaannya mempercepat aliran air ke saluran drainase, sehingga air tidak menumpuk terlalu lama. Selain menjaga kebersihan, hal ini juga bermanfaat bagi kesehatan. Air yang menggenang dalam waktu lama bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, termasuk jenis yang membawa penyakit demam berdarah. Dengan grating, risiko tersebut bisa diminimalkan.
5. Mencegah Erosi Tanah
Aliran air yang tidak terkendali sering menyebabkan erosi di sekitar area drainase. Grating membantu mengatur arah dan volume aliran air agar tidak merusak struktur tanah. Dengan sirkulasi yang stabil, kontur tanah di sekitarnya pun lebih terjaga. Fungsi ini menjadikan grating bagian penting dari sistem perlindungan lingkungan sekitar bangunan.
Perbedaan Plat Grating dan Plat Bordes

Mungkin kamu pernah melihat lantai logam dengan permukaan berpola dan mengira itu sama dengan grating. Padahal, dua material ini berbeda, baik dari bentuk maupun fungsinya. Keduanya memang sering digunakan di area konstruksi atau industri, tetapi punya karakteristik dan tujuan penggunaan yang berbeda.
Plat bordes merupakan lembaran baja dengan permukaan berpola timbul, umumnya berbentuk kembang atau motif berlian. Tekstur ini berfungsi memberikan efek anti-selip, sehingga bordes banyak digunakan pada lantai tangga, bak truk, atau area yang sering dilalui orang. Sifatnya solid dan tertutup, cocok untuk permukaan yang memerlukan pijakan kuat tanpa celah udara atau air.
Sementara itu, plat grating, seperti dijelaskan sebelumnya, memiliki bentuk seperti kisi, tersusun dari deretan bilah logam yang disambungkan melalui proses las atau penguncian tekanan tinggi. Struktur terbuka pada grating membuat udara, air, dan cahaya bisa mengalir bebas di antara celahnya. Karena itu, material ini lebih cocok digunakan di area yang membutuhkan sirkulasi udara dan drainase yang baik, seperti pabrik, jembatan, atau platform industri.
Jadi, kalau kamu sedang merencanakan proyek dan ingin memilih material lantai logam, penting untuk memahami kebutuhan area yang akan digunakan. Pilih plat bordes untuk permukaan padat yang aman dari selip. Gunakan plat grating bila kamu memerlukan pijakan kuat dengan sirkulasi yang tetap terjaga.


















Leave a Reply