Besi dan Baja Mengenal Lebih Jauh : Jenis-Jenis, Fungsi Lengkap Dengan Gambar

Mengenal Lebih Jauh tentang Besi dan Baja

Besi merupakan salah satu material alami yang terbuat dari unsur Ferrum atau biasa kita kenal dengan symbol Fe dalam tabel periodik kimia. Material ini terbuat dari biji besi yang didapatkan dalam bebatuan dan kemudian ditambang untuk diolah. -MegaBaja.co.id

biji besi

Menyandang status sebagai unsur kimia paling umum yang ada di alam, besi bahkan termasuk pada empat besar unsur yang membentuk inti luar dan dalam bumi.

Untuk bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari, besi harus diolah terlebih dahulu. Pengolahan besi adalah dengan cara memanaskan biji besi yang telah ditambang langsung dari alam, gunanya untuk memperoleh bahan-bahan yang terkandung di dalamnya, yaitu besi.

Mengapa perlu dipanaskan? Hal ini karena batuan tersebut sebelumnya adalah magma panas yang membeku, maka untuk mendapatkan unsur yang ada di dalam magma tersebut harus dicairkan terlebih dahulu dengan suhu tinggi, sekitar 1800 derajat Celsius.

Wilayah penghasil biji besi sendiri tersebar di seluruh dunia, di Indonesia terdapat beberapa tempat yang terkenal sebagai kota penghasil biji besi. Di antaranya adalah Cilacap (Jawa Tengah), Cilegon (Banten) dan Pegunungan Verbeek (Sulawesi Tengah).

Oleh karena itu, tidak terlalu sulit bagi kamu untuk menemukan besi dalam kebutuhan sehari-hari. Misalnya untuk membuat lemari, pintu, kerangka atap, bagian konstruksi rumah dan lain-lain. Besi biasanya selalu ada dalam bagian pembuatan bangunan karena karakteristiknya yang kuat dan tahan lama.

Etalase Distributor Besi dan Baja

Nah, dalam pembahasan kali ini, kamu akan diberitahu tentang apa saja jenis-jenis besi yang bisa kamu temukan dalam dunia konstruksi lengkap dengan penjelasan beserta harga terbarunya.

A. Macam-Macam Besi

Besi memang akan selalu terbuat dari satu unsur saja dan ditambang dalam bentuk bebatuan. Akan tetapi setelah melalui proses pengolahan dan dibentuk sedemikian rupa besi dibagi menjadi beberapa kategori sesuai dengan fungsinya masing-masing. Di antaranya adalah besi beton, besi plat, besi hollow, besi siku, pipa besi, besi wiremesh dan masih banyak lagi.

Untuk mengetahui lebih detail, mari simak penjelasannya satu per satu berikut ini.

1. Besi Beton

Beton merupakan salah satu jenis besi yang sering digunakan dalam bidang konstruksi. Mulai dari pembuatan bangunan rumah hingga jalan raya. Biasanya digunakan sebagai rangka utama dan pembentuk pondasi untuk struktur bangunan.

Karakternya kuat serta berkemampuan untuk menarik dan menahan gaya tekan. Hal ini membuat besi beton sering dimanfaatkan untuk kerangka utama agar bangunan bisa berdiri dengan kuat dan kokoh. Namun, seperti besi pada umumnya, beton pun dapat mengalami kerusakan seperti korosi atau karat. Kerusakan tersebut bisa terjadi karena besi terlalu banyak terpapar cuaca ekstreem seperti panas atau hujan. Bisa juga karena penyimpanan yang terlalu lama dan lain-lain.

Jika kamu membeli besi beton untuk bangunan rumahmu, pastikan untuk memilih yang terbaik. Karena beton yang berkarat apalagi sampai merusak bagian dalam beton tersebut, tentunya akan memberikan efek yang berbahaya dalam jangka waktu panjang.

beton ulir

Besi beton sendiri memiliki dua jenis, yaitu besi beton ulir dan besi beton polos. Selain perbedaan yang terdapat pada tampilannya, dua jenis beton ini pun rupanya memiliki fungsi dan kegunaan yang sedikit berbeda.

Walaupun sama-sama berfungsi sebagai bahan primer dalam suatu struktur bangunan, akan tetapi keduanya memiliki kekuatan yang berbeda. Besi beton ulir disebut-sebut memiliki daya tarik yang lebih kuat jika dibandingkan dengan besi beton yang polos. Hal ini karena motif ulir pada batang besi beton berkemampuan untuk mengikat material cor dengan rangka yang disusun oleh beton tersebut. Maka tidak heran jika kamu akan lebih sering menjumpai besi beton bermofit ulir di pasaran daripada yang polos.

Untuk harganya sendiri bervariatif untuk berbagai wilayah. Hanya saja rata-rata mulai dari Rp. 30.000 hingga Rp. 200.000 tergantung jenis dan ukurannya.

2. Besi Plat

Besi plat atau besi lembaran adalah sebuah besi yang diolah dan dibentuk seperti lembaran. Itu artinya besi tersebut memiliki panjang dan lebar dengan permukaan yang rata. Ketebalan besi plat biasanya hanya berkisar 1mm sampai 12mm.

Saat ini, penggunaan plat besi banyak ditemukan dalam berbagai macam konstruksi. Besi dengan jenis ini bisa menjadi alternatif pengganti bahan kayu yang lebih modern dan tentunya tahan lama. Plat besi pun memiliki beberapa jenis dibagi berdasarkan fungsi pemakaiannya.

Di antaranya adalah:

– Plat Galvanis (Plat Kapal)

Sesuai namanya, plat ini biasa diperuntukan untuk pembuatan kapal. Mengapa begitu? Karena plat jenis ini memiliki kelebihan yang berbeda, salah satunya yaitu tidak mudah berkarat. Plat galvanis atau plat kapal ini biasanya dilengkapi dengan lapisan galvanis atau seng, yang terkenal ampuh sebagai material pelapis untuk anti karat.

Dengan keunggulan tersebut, plat galvanis dibandrol dengan harga sekitar Rp. 425.000 sampai Rp. 2.000.000.

Berikut daftar harganya, dan perlu diperhatikan bahwa daftar harga di bawah ini adalah perkiraan. Harga dapat berbeda-beda di setiap daerah.

TIPEUKURANHARGA
0,6 mm120 x 240  cmRp. 430.000
0,7 mm120 x 240  cmRp. 456.000
0,8 mm120 x 240  cmRp. 480.000
0,9 mm120 x 240  cmRp. 500.000
1 mm120 x 240  cmRp. 648.000
1,2 mm120 x 240  cmRp. 800.000
1,5 mm120 x 240  cmRp. 890.000
1,8 mm120 x 240  cmRp. 1.100.000
2 mm120 x 240  cmRp. 1.200.000
2,5 mm120 x 240  cmRp. 1.750.000

– Plat Besi Strip

Selanjutnya ada plat strip. Plat strip memiliki bentuk yang sedikit berbeda, yaitu terletak bada ukurannya yang berbentuk strip. Selain itu, plat strip juga biasa digunakan untuk pembuatan pagar, tralis jendela, sekat, dan ventilasi. Hal ini dikarenakan plat besi jenis strip ini memiliki struktur yang mudah untuk dibentuk sesuai dengan kebutuhan.

Harganya pun terbilang murah jika dibadningkan dengan plat besi lainnya. Yaitu berkisar Rp. 40.000 hingga Rp. 70.000.

– Plat Besi Bordes

Jika melihat pada gambar, kamu tentunya akan familiar dengan jenis bei plat yang satu ini. Memiliki karateristik permukaan yang bertekstur menjadikannya sebagai besi yang digunakan untuk lantai bangunan. Mulai dari anak tangga, lantai pada transportasi seperti pada pemisah gerbong kereta dan kendaraan lainnya.

Plat Bordes

Dengan tekstur seperti ini tentunya akan melindungi pemakai dari kemungkinan terpeleset. Harga plat besi bordes di pasaran antara lain berkisar Rp. 200.000 sampai Rp 2.000.000.

3. Besi Siku

Selanjutnya adalah besi siku. Sesuai namanya, besi siku adalah sebuah besi yang memanjang dan memiliki sudut siku-siku dengan kemiringan 90 derajat. Biasanya banyak digunakan di konstruksi umum maupun hunian pribadi. Panjang besi siku umumnya adalah 6 meter, namun memiliki ukuran ynag beragam, mulai dari 2 – 5 cm dengan ketebalan 1,5 – 3,5 mm.

Besi siku memiliki berat yang lebih ringan jika dibandingkan dengan besi lain, namun soal kekuatannya tentu tidak usah diragukan lagi. Besi jenis ini biasanya digunakan dalam pembuatan menara air, tangga, dan lain-lain. Bentuknya yang memiliki sudut siku-siku membuat besi ini memiliki kelebihan untuk daya cengkram yang lebih optimal sehingga cocok digunakan sebagai bahan utama pada bangunan tower.

Besi Siku

Selain untuk bahan konstruksi, besi siku juga sering digunakan dalam pembuatan peralatan rumah tangga. Seperti meja, rak, lemari dan lain-lain. Besi siku pun memiliki berbagai bentuk, ada besi siku sama sisi, besi siku tidak sama sisi dan besi siku berlubang.

Untuk besi siku berlubang ini biasanya banyak digunakan untuk pembuatan rak dan lemari. Fungsi lubang pada besi yaitu untuk perekat, atau tempat diletakkannya baut, dan tali untuk merangkai besi satu dengan yang lainnya. Harga besi siku dimulai dari Rp. 80.000 sampai 500.000 tergantung ukurannya.

4. Besi Wiremesh

Besi wiremesh merupakan suatu rangkaian kawat tebal yang memiliki bentuk persegi dan menyerupai jaring. Biasanya digunakan sebagai penguat kerangka bangunan seperti cakar ayam, dak cor, dan sebagainya. Selain itu, karena bahannya yang tidak seberat besi lain, wiremesh juga sering digunakan sebagai bahan untuk pembuatan pagar. Ketebalan atau diameter yang dimiliki besi wiremesh umumnya adalah 5 – 10 mm.

Besi Wiremesh

Fungsinya mirip seperti besi beton yang sudah dijelaskan di atas. Namun sedikit kelebihan wiremesh adalah lebih mudah dalam pengiriman karena tidak seberat dan sepanjang besi beton. Sementara itu, jenis wiremesh yang sering ditemui di pasaran biasanya yaitu wiremesh las dan wiremesh anyam. Keduanya memiliki bentuk yang sama, yaitu seperti kawat yang dianyam. Sedangkan jenis pendistribusian besi wiremesh di pasaran terbagi menjadi dua, yaitu wiremesh lembaran dan wiremesh gulungan.

Perbedaan antara besi wiremesh gulungan dan lembaran hanya terletak pada bagaimana besi tersebut dijual. Sesuai namanya, besi wiremesh gulungan dijual dalam bentuk roll dengan standar ukuran lebar 210 cm. sedangkan besi wiremesh lembarann dijual dengan bentuk lembaran dengan ukuran standar sebesar 210 cm x 540 cm.

Harganya pun beragam, namun perlu diingat kembali bahwa harga yang tercantum di bawah ini tidak 100 % akurat karena harga bisa berbeda sesuai dengan daerah masing-masing.

Berikut perkiraan harga wiremesh lembaran dan gulungan :

Tipe dan UkuranHarga
Wiremesh lembaran M5 4,5 mmRp. 170.000
Wiremesh Lembaran M6 5,2 mmRp. 250.000
Wiremesh lembaran M6 5,5 mmRp. 270.000
Wiremesh lembaran M6 5,6 mmRp. 290.000
Wiremesh lembaran M7 6,5 mmRp. 367.000
Wiremesh lembaran M8 7,2 mmRp. 458.000
Wiremesh lembaran M8 7,5 mmRp. 495.000
Wiremesh lembaran M8 7,6 mmRp. 520.000
Wiremesh lembaran M12 11,5 mmRp. 1.240.000
Wiremesh Roll M5 2,1 m x 5,4 m JISRp. 2.840.000
kisaran harga besi wiremesh

5. Pipa Besi

Selanjutnya ada pipa besi. Kamu tentunya sudah tidak asing dengan yang satu ini. Selain banyak digunakan, besi pipa atau pipa besi juga yang paling sering terlihat di display toko bangunan dari mulai toko kecil sampai toko grosir. Bentuknya persis seperti pipa yang digunakan untuk mengaliri air, akan tetapi fungsinya sedikit berbeda ya.

Pipa besi terbuat dari baja yang lebih tebal, kuat dan tidak mudah bocor. Hal ini dikarenakan fungsinya pun lebih kompleks daripada pipa biasa yang sering kita jumpai. Selain untuk mengalirkan air, pipa besi umum digunakan untuk mengalirkan bahan-bahan pertambangan yang solid seperti oli, minyak, gas dan lain-lain.

Besi Pipa

Fungsi di atas biasanya berlaku untuk pipa besi dengan ukuran besar. Sedangkan dalam variasi ukuran lainnya, pipa besi berguna untuk pengaliran udara atau gas, penyangga bangunan, rangka plafond, tralis, tiang lampu bahkan pagar rumah. Pemilihan pipa besi untuk konstruksi dan aksesori rumah adalah tak lain karena ketahanannya yang lebih bagus jika dibandingkan dengan bahan konvensional lain.

Adapun harga pipa besi berbeda-beda tergantung dari ketebalan dan besar diameternya. Mulai dari 130.000 – 1.500.000 dengan ukuran terkecil 0,5 inch dan ketebalan 2,6. Perlu diketahui bahwa harga pipa besi akan semakin mahal jika ukuran dan tebalnya semakin besar.

6. Besi Hollow

Kita beranjak mengenal jenis besi selanjutnya yaitu besi hollow. Memiliki bentuk kotak dan berongga, besi hollow juga sering disebut dengan pipa besi. Dengan bentuk yang sedikit berbeda, besi hollow biasanya banyak digunakan untuk konstruksi bangunan yang bersifat aksesoris seperti kanopi, pagar, railing, dan pintu gerbang.

Pada umumnya,produk besi yang digunakan sebagai bahan konstruksi memang rata-rata dilapisi oleh galvanis atau lapisan seng. Begitupun dengan besi hollow. Galvanis sendiri merupakan material seng murni dengan presentase sebesar 99,7 % sehingga lebih efektif mencegah permukaan dari korosi atau karat. Sehingga besi hollow yang digunakan dalam konstruksi bangunan outdoor ini dapat dipertahankan kualitasnya dalam jangka waktu yang lebih lama.

Besi Hollow

Akan tetapi, sebenarnya terdapat tiga jenis besi hollow jika dikategorikan berdasarkan material dan cara finishingnya. Di antaranya adalah besi hollow hitam yang terbuat dari lempengan besi hitam, dan berbahan dasar baja canai panas. Kedua yaitu besi hollow galvanis yang dilapisi seng panas pada permukaannya. Terakhir adalah besi hollow galvalume, yaitu terbuat dari baja ringan dengan campuran alumunium seng dan silicon.

Sementara untuk ukurannya, besi hollow biasanya memiliki panjang 6 meter per batang. Sedangkan diamterenya beragam tergantung dengan jenis besi hollow itu sendiri, umumnya mulai dari 15 mm hingga 150 mm dengan ketebalan paling kecil sekitar 0,6 mm sampai 4 mm. ntuk harganya dibandrol mulai dari 30.000 hingga yang paling mahal sekitar 600.000 tergantung jenis dan ukurannya.

7. Besi H-Beam

Berikutnya adalah besi H-Beam. Besi H-Beam adalah balok besi yang memiliki bentuk H sesuai dengan namanya. Biasanya digunakan untuk konstruksi pembangunan berskala besar seperti gedung-gedung pencakar langit dan juga jembatan besar. Panjangnya rata-rata 12 m per batang, dan dikenal memiliki daya tahan dan daya tarik yang kuat sehingga sangat ideal untuk dijadikan sebagai bahan konstruksi bagi sebuah bangunan.

Besi H-beam memiliki ukuran standar yang seimbang antara batang dan kupingnya (bagian yang menyerupai huruf H) yaitu 150 mm x 150 mm, 200 mm x 200 mm. Dengan bentuk menyerupai huruf H, tak jarang besi jenis ini disebut mirip dengan salah satu jenis besi lain yang Bernama besi WF atau besi wide flange. Namun keduanya jelas berbeda.

Besi H-Beam

Adapun beberapa persamaan di antara keduanya yaitu terletak pada bentuknya yang sama-sama seperti huruf H namun  dengan ukuran yang sedikit berbeda.

Akan tetapi besi H-Beam dan besi WF jelas memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda, di mana besi H-Beam lebih banyak digunakan untuk proyek-proyek besar, sedangkan besi WF lebih banyak digunakan untuk konstruksi kecil seperti rumah atau ruko. Hal ini dikarenakan besi H-Beam memiliki bobot yang lebih berat jika dibandingkan dengan besi WF.

kerangka bangunan mengunakan besi H beam

Dengan fungsi dan bobotnya, maka besi H-Beam dibandrol cukup mahal di pasaran. Harganya beragam ditentukan dari besar dan beratnya. Yang paling murah dimulai dari yang paling ringan (sekitar 100kg per batang) yaitu dengan harga Rp. 3.500.000 per batang. Sedangkan yang paling berat (2000 kg) dibandrol dengan harga Rp. 32.000.000 per batang.

8. Besi Wide Flange (WF)

Seperti yang sudah dibahas di atas, besi WF adalah besi yang mirip dengan besi H-Beam. Yaitu sama-sama memiliki bentuk menyerupai huruf H. Namun untuk membedakannya tidak perlu khawatir. Jika besi H-beam memiliki ukuran lebar kuping yang sama, maka besi WF ini sebaliknya. Besi WF memiliki lebar kuping yang berbeda pada sisinya, yaitu 400 mm x 200 mm, 300 mm x 150 mm dengan panjang serupa H-beam yaitu 12 m.

Besi WF

Jenis besi ini memiliki fungsi yang sama dengann besi H-Beam yaitu sebagai pondasi dan rangka bangunan. Besi WF juga lebih banyak dipilih di pasaran karena bobotnya yang lebih ringan dan harganya yang tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan kembarannya yaitu besi H-Beam.

9. Besi CNP dan Besi UNP

Pada dasarnya, besi CNP dan UNP memang berbeda. Akan tetapi keduanya memiliki beberapa persamaan yang perlu diketahui.

Sesuai namanya, besi CNP adalah kanal besi yang bentuknya menyerupai huru C, yaitu kedua sisi menekuk dan hampir membentuk lingkaran. Sedangkan besi UNP lebih menyerupai huruf U dengan kedua sisi menekuk dan menyisakan ruang kosong di bagian atasnya.

Besi CNP

Fungsi dari keduanya pun sedikit berbeda, besi CNP lebih banyak digunakan dalam keperluan pembuatan purlin atau penutup rangka atap bangunan. Umumnya terdapar pada bangunan Gudang, pabrik dan sebagainya. Selain itu, besi CNP juga digunakan untuk penutup dinding, pagar dan rangka atap bangunan.

Sementara itu, besi UNP umumnya digunakan untuk penopang. Antara lain penopang jembatan kecil, penopang penutup atap hingga penutup saluran air pada infrastruktur umum. Dengan karakternya yang kuat, besi UNP mampu untuk memperkokoh saluran penutup bagian atasnya sehingga tidak mudah pecah atau bocor.

Besi UNP

Di pasaran, kedua jenis besi ini memiliki panjang yang serupa yaitu sekitar 6 meter dengan dimensi yang berbeda-beda. Untuk harga, besi UNP relatif lebih murah dibandingkan dengan besi CNP.

Besi Nako

Apa itu besi nako?

Besi nako adalah jenis besi yang memiliki bentuk kotak dan padat. Besi nako tidak memiliki ruang kosong seperti halnya besi hollow. Umumnya besi jenis ini memilki panjang sekitar 6 meter.

Dengan karakternya yang padat dan utuh, besi nako banyak digunakan dalam pembuatan pagar, aksesoris pintu, tralis dan sebagainya. Dengan ukuran 6 mm sampai 16 mm, besi nako menjadi salah satu material yang banyak diincar dan mudah dibentuk sesuai kebutuhan. Walaupun memang dengan begitu jenis besi ini tidak bisa dipakai sebagai bahan rangka sebuah bangunan.

Besi Nako

Sementara itu, besi nako juga memiliki berbagai jenis yang berbeda-beda. Mulai dari besi nako ulir, gilas, polos dan nako embos. Keempat jenis besi nako tersebut dapat dilihat perbedaannya hanya dari tampilannya saja. Sesuai namanya, besi nako ulir adalah jenis besi yang memiliki batang berulir atau melingkar-lingkar. Sedangkan besi gilas dan besi embos memiliki sentuhan tonjolan pada permukaannya yang menjadikannya cocok sekali digunakan sebagai aksesoris dalam elemen bangunan seperti pagar, railing tangga dan tralis.

Untuk harganya sendiri, dibandrol mulai dari Rp. 30.000 – Rp. 300.000 tergantung pada jenis dan ukuran dari besi nako itu sendiri.

Besi Stainless

Secara bahasa, stainless memiliki arti sebagai tahan karat. Yang mana berarti besi stainless merupakan salah satu jenis besi yang anti karat. Selain terbuat dari material besi, stainless juga terbuat dari 12 % Kromium, sejenis bahan untuk mencegah korosi. Dengan begitu, besi jenis ini memiliki sedikit perbedaan daripada besi pada umumnya.

Dengan keunggulan tersebut, besi stainless ini banyak digunakan dalam berbagai sektor kehidupan. Mulai dari level terbaik untuk bahan bangunan hingga pada kebutuhan lain seperti peralatan rumah tangga, dan peralatan medis seperti pisau bedah.

Besi stainless ini juga memiliki kelasnya masing-masing tergantung pada kegunaan dan kadar bahan aktif dalam proses pembuatannya. Antara lain sebagai berikut :

  • Martensitic Stainless Steel (Termasuk pada kelas 410 dan 416)

Yang satu ini memiliki kadar karbon yang tinggi jika dibandingkan dengan kromiumnya. Yaitu 35% karbon dan 1% kromium. Biasa digunakan dalam pembuatan pisau bedah, anak panah, alat makan, hingga zipper.

  • Ferritic Stainless Steel (Termasuk pada kelas 434 dan 444)

Selanjutnya adalah jenis stainless yang memiliki kandungan kromium 10-15% dan kadar karbon yang lebih rendah. Dengan begitu menjadikan stainless jenis ini tidak dapat dikeraskan dengan perlakuan panas. Dapat digunakan untuk knalpot kendaraan, peralatan memasak, dan perlengkapan rumah tangga lainnya.

  • Austenitic Stainless Steel

Jenis berikutnya diunggulkan karena memiliki bahan nikel di dalamnya. Dengan adanya nikel yang terdapat pada austentic stainless steel ini bisa menjadi pelindung besi stainless pada keadaan suhu yang rendah. Di mana biasanya beberapa jenis stainless akan rapuh pada suhu-suhu tertentu yang lebih rendah.

Biasanya digunakan dalam, pembuatan sink atau wastafel, pintu dan jendela, hingga tangka bahan kimia.

  • Duplex Stainless Steel

Memiliki kadar krom yang tinggi dan nikel yang rendah, duplex stainless steel menjadi salah satu jenis stainless yang berkarakter unik. Ketahanannya terhadap korosi memang tidak sebaik kelas ferritic, akan tetapi kekuatannya di atas itu.

Jenis ini biasanya banyak digunakan pada pembuatan industri kimia dan kelautan.

Baja Ringan

Yang berikutnya adalah baja ringan. Kamu pasti akan familiar dengan jenis yang satu ini karena banyak digunakan dalam berbagai sektor. Mulai dari bangunan pribadi hingga fasilitas umum. Melewati proses pendinginan, menjadikan baja ringan memiliki karakter yang kaku dan keras. kebanyakan memiliki ketebalan sekitar 0,5 mm – 6,5 mm sehingga masuk pada kategori material tipis.

Biasanya banyak dipakai dalam pembangunan berupa rangka atap, kanopi, kusen pintu dan jendela serta masih banyak lagi. Hal tersebut karena baja ringan memiliki banyak keunggulan, di antaranya yaitu kuat dan mudah dalam proses instalasinya.

Baja Ringan Cilegon Steel

Bahan baku baja ringan adalah seng dan alumunium, sehingga selain kuat, baja ringan juga memiliki kemampuan untuk tahan terhadap suhu tinggi dan juga korosi. Bahkan, baja ringan yang memiliki kualitas baik dengan garansi karat dapat bertahan hingga 25 tahun dengan perawatan yang baik.

Harganya pun bisa dibilang lebih ekonomis jika dibandingkan dengan baja konvensional yang juga memiliki bobot yang lebih berat.

Besi AS (Assental)

Besi Assental atau biasa dikenal dengan nama besi AS adalah besi yang memiliki panjang 6 meter dan berbentuk bulat (round bars) serta kotak (square bars) dengan diameter yang beragam. Kekuatannya membuat besi AS banyak digunakan sebagai penguat struktur bangunan. Namun, selain itu besi AS juga sering dipakai dalam industry lain seperti pada pembuatan sparepart kendaraan, furniture, pembuatan baut dan mur dan lain-lain terutama besi AS jenis shafting bars.

Besi As

Pembuatan interior dan finishing bangunan juga tidak luput dari peran besi AS, seperti pada pembuatan engsel jendela, roda besi pada pintu, rangka furniture serta railing tangga.

Aluminium

Terakhi yaitu aluminium. Sebagai info tambahan, alumunium merupakan material logam yang juga banyak digunakan dalam konstruksi bangunan. Walaupun bukan besi atau pun baja murni, aluminium memiliki beberapa unsur di dalamnya seperti oksigen, silicon, kalsium, natrium, kalium, magnesium dan juga besi.

Aluminium memiliki sifat yang lembut sehingga mudah dibentuk dan dicetak sesuai kebutuhan. Selain itu, material ini juga memiliki bobot yang ringan dengan warna abu keperakan.

Produk dari Alumunium

Aluminimum banyak ditemukan dalam berbagai bentuk, jenis serta kegunaan yang berbeda. Dalam kebutuhan rumah tangga, kamu bisa menemukan penggunaan alumunium dalam peralatan memasak seperti panci dan sebagainya. Dalam dunia industry, aluminium juga banyak digunakan dalam pembuatan transportasi seperti mobil, motor, kereta dan lain-lain. Hal tersebut didukung dengan kelebihan bahan aluminium sebagai salah satu bahan yang anti karat dan konduktor listrik yang baik

Nah, itulah beberapa jenis besi yang sering ditemui di dunia konstruksi. Sekali lagi, untuk rincian harga yang tertera di atas silakan dikonfirmasikan lagi harga realnya di toko bangunan terdekat dan terpercaya ya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuanmu tentang jenis-jenis besi dalam dunia konstruksi.

Ade Widi Rahayu
Just an ordinary people.