Kehadiran kitchen set sering menjadi solusi alternatif untuk menyimpan berbagai perlengkapan dapur. Selain tampil dengan desain menarik, keberadaannya juga membuat proses penataan agar dapur lebih mudah. Namun, keterbatasan ruang dan biaya tidak jarang membuat seseorang mengurungkan niat untuk memiliki kitchen set impian. Terlebih lagi, banyaknya peralatan masak yang tidak terorganisir akan membuat dapur tampak berantakan dan kurang sedap dipandang. -MegaBaja.co.id
Tenang, kamu tetap bisa menciptakan dapur yang rapi dan unik tanpa harus menggunakan kitchen set. Lantas, bagaimana cara menata dapur tanpa kitchen set? Yuk, simak tipsnya di bawah ini!
Tips Menata Dapur Tanpa Kitchen Set
Menata ruang dapur tanpa kitchen set memang punya tantangan tersendiri. Tapi dengan cara yang tepat, dapur tanpa kitchen set tetap bisa berfungsi sebagaimana mestinya dan tampak menarik secara visual, kok! Alih-alih mengandalkan lemari besar yang memakan banyak tempat, kamu bisa memanfaatkan rak gantung, ambalan di dinding, atau wadah serbaguna untuk menyimpan peralatan dan bahan makanan. Solusi ini tidak hanya menghemat ruang, tapi juga menciptakan dapur yang lebih rapi sekaligus lega.
Warna cat, pencahayaan alami, dan dekorasi multifungsi juga punya peran besar untuk dapur yang nyaman, lho. Warna-warna terang atau netral bisa memberi efek lebih luas, sementara pencahayaan yang tepat membuat suasana dapur lebih hangat dan menyenangkan untuk kegiatan memasak sehari-hari.
Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kerapian, tentu saja mood memasak kamu akan lebih baik saat dapur dalam keadaan rapi, kan? Pisahkan barang sesuai kebutuhan, simpan yang sering dipakai di tempat yang mudah dijangkau, dan taruh barang musiman di bagian yang lebih tinggi. Untuk lebih jelasnya, yuk, lanjut baca tips-tips menata dapur sempit tanpa kitchen set di bawah ini!
Manfaatkan Dinding sebagai Rak

Dinding dapur adalah senjata rahasia bagi dapur yang tidak memiliki kitchen set. Manfaatkan dinding ini untuk memasang rak penyimpanan gantung, rel pipa, atau kaitan. Letakkan piring, gelas, pisau, dan perlengkapan dapur lainnya di sana. Agar lebih rapi, susun peralatan yang sering dipakai di bagian bawah, sementara yang jarang dipakai bisa di bagian atas.
Selain membuat ruang lebih lega, penyimpanan di dinding juga memudahkan kamu mengambil alat yang sering dipakai tanpa harus bongkar-bongkar. Tapi pastikan semua tetap dalam jangkauan tangan dan tidak menghalangi area masak, ya. Nah supaya makin cantik, pilih rak dari bahan kayu atau besi dengan desain simpel dan minimalis. Dengan begitu, tampilan dapur tetap rapi dan enak dilihat. Untuk kaitannya sendiri, kamu bisa gunakan untuk menaruh perlengkapan masak seperti talenan, sarung tangan, dan sebagainya.
Fungsikan Pintu yang Ada
Pintu tidak selalu harus berfungsi sebagai penutup ruangan atau lemari, lho! Dengan sedikit kreativitas, kamu bisa menjadikannya tempat penyimpanan yang praktis. Caranya mudah, cukup pasang rak dinding pada permukaan pintu yang ingin digunakan. Kamu bisa membuat rak sendiri agar ukurannya pas dengan pintu tersebut. Area ini bisa dimanfaatkan untuk menaruh bumbu dapur, buku resep, atau barang kecil lainnya.
Gunakan Rak Terbuka
Untuk menghemat ruangan, gunakan rak model vertikal untuk menyimpan peralatan masak. Selain itu, rak ini juga bisa dipakai untuk menyimpan bumbu, bahan makanan kaleng, mie instan, dan lain-lain. Susun dengan rapi agar mudah diambil saat sedang membutuhkan. Jika ingin ruangan tampak lebih lapang, pilih rak terbuka, ya. Tapi kalau kamu lebih suka rak tertutup, bisa menggunakan pintu kaca transparan agar tetap terlihat ringan dan tidak bikin sumpek.
Tetap Pasang Cooking Hood

Meski tidak ada kitchen set, keberadaan cooking hood tetap penting sekali. Alat ini memiliki exhaust fan di dalamnya yang fungsinya sangat membantu, terutama untuk kamu yang rutin memasak setiap hari. Cooking hood akan menyedot asap yang muncul saat memasak, lalu mengalirkannya keluar melalui bagian atap. Jadi, udara di dapur tetap bersih, segar, dan tidak pengap.
Optimalkan Ruangan di Bawah Wastafel
Kadang, bagian bawah wastafel tidak terpikirkan untuk dimanfaatkan, padahal bisa jadi tempat penyimpanan untuk panci, wajan, atau ember. Kamu bisa menggunakan rak bertingkat atau wadah tahan air supaya tetap bersih dan rapi. Pastikan area bawah wastafel memiliki sirkulasi udara yang baik atau tidak terlalu lembap agar peralatan tidak berkarat atau berjamur. Atur posisi penyimpanannya sesuai bentuk ruang bawah wastafel, sehingga semua bagiannya terpakai maksimal. Tambahkan tirai atau penutup yang estetik buat nutup area itu jika ingin lebih rapi.
Gunakan Meja Portable atau Lipat
Meja portabel bisa jadi solusi serbaguna, mulai untuk menyiapkan bahan masakan, motong bahan, bahkan jadi meja makan sementara. Meja lipat ini juga tidak kalah praktis karena mudah disimpan jika lagi tidak dipakai. Pilih model yang sederhana dan bahannya ringan agar nantinya gampang dipindah-pindah. Beberapa meja malah sudah dilengkapi rak atau laci kecil untuk tambahan tempat penyimpanan.
Manfaatkan Keranjang atau Kotak Multifungsi untuk Menata Penyimpanan di Bagian Bawah
Ruang kosong di bawah meja atau di sudut dapur jangan lupa kamu manfaatkan, dengan cara menambahkan keranjang atau kotak multifungsi. Pilihlah bahan seperti rotan, bambu sintetis, atau plastik dengan desain estetik. Kelompokkan isi setiap wadah sesuai kategori, misalnya untuk bumbu kering, camilan, perlengkapan kebersihan, atau tas belanja.
Tambahkan label kecil pada tiap keranjang agar mudah menemukan barang yang dibutuhkan. Tempatkan keranjang-keranjang ini di bawah rak, kolong meja, atau sudut tersembunyi lain. Selain membuat dapur lebih rapi, cara ini juga memudahkan saat membersihkan atau memindahkan perlengkapan.
Gunakan Rak Bertingkat atau Troli Dapur
Trik jitu untuk kamu yang punya dapur tanpa kitchen set adalah memakai rak bertingkat atau troli dapur. Troli mudah sekali dipindahkan kemana-mana, jadi bisa kamu gunakan untuk bahan makanan kering, alat makan, atau bahkan dijadikan coffee corner mini. Yang paling menguntungkan dari troli ini adalah fleksibilitasnya. Kamu bisa terus di pojok saat tidak terpakai, lalu tinggal geser dekat kompor saat sedang memasak. Pilih model dengan roda yang kokoh dan permukaannya gampang dibersihkan, jadi akan tahan lama dan tidak ribet perawatannya.

Tetap Jaga Kebersihan
Karena tidak ada kitchen set, dapur kamu akan lebih terbuka dan semua barang langsung bisa dilihat. Maka dari itu, kerapian adalah hal wajib. Biasakan menaruh barang ke tempat semula setelah dipakai dan usahakan untuk membersihkan area dapur setiap hari. Dengan begitu, kotoran tidak akan menumpuk di dapur kamu. Lap meja dan rak menggunakan lap microfiber, sapu atau vacuum lantainya. Seminggu sekali, luangkan waktu untuk bersih-bersih secara total agar dapur tetap higienis dan enak dipakai.
Ingat ya, memiliki dapur tanpa kitchen set bukan berarti harus mengorbankan kenyamanan atau estetika. Kunci dapur yang baik bukan soal mahalnya kitchen set, tapi cara kamu menata ruangannya. Jadi, yuk ubah dapur sederhana kamu jadi tempat favorit di rumah tanpa harus keluar banyak biaya!


















Leave a Reply