Jenis-jenis Plat Grating dan Aplikasinya
Jenis-jenis Plat Grating dan Aplikasinya

Jenis-jenis Plat Grating dan Aplikasinya

Grating mungkin terlihat sederhana, tapi perannya cukup besar dalam berbagai kebutuhan industri dan konstruksi. Elemen ini membantu menjaga kekuatan struktur, memberi jalur sirkulasi udara dan air, serta mendukung keamanan area kerja. Lantai pabrik, jembatan, hingga saluran drainase banyak menggunakan grating. -MegaBaja.co.id

Lantas, apa itu grating?

Elemen ini adalah komponen yang terdiri dari rangkaian batang logam yang disusun sejajar atau bersilang sehingga menciptakan celah terbuka. Ruang di antaranya memungkinkan udara, cahaya, maupun cairan mengalir dengan lancar.

Nah, supaya kamu lebih paham, mari bahas jenis-jenis plat grating beserta penerapannya dalam berbagai bidang industri.

Material Pembuat Grating

Dilihat dari bahan pembuatnya, plat grating terbagi ke dalam beberapa jenis. Masing-masing punya karakteristik dan keunggulan tersendiri tergantung pada kebutuhan aplikasinya. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Grating Baja

Grating Baja
Grating Baja

Jenis ini jadi pilihan paling umum, terutama di lingkungan industri yang membutuhkan kekuatan dan daya tahan tinggi. Grating baja sering digunakan pada jalur pejalan kaki, platform kerja, hingga penutup saluran air. Kamu bisa menemukannya dalam beberapa varian, seperti:

  • Grating baja biasa: Memiliki permukaan datar dengan jarak antar palang yang seragam. Cocok untuk area yang menahan beban berat dan memerlukan stabilitas tinggi.
  • Grating baja bergerigi: Didesain dengan permukaan bergerigi untuk memberikan daya cengkeram lebih baik, terutama pada area yang sering licin atau basah.
  • Grating baja pelat checker: Memiliki pola kotak-kotak di permukaannya yang menambah traksi serta meningkatkan ketahanan terhadap selip.

2. Grating Aluminium

Bahan aluminium lebih ringan dibanding baja, tapi tetap kuat dan tahan terhadap korosi. Sifatnya yang tahan terhadap cuaca lembap maupun bahan kimia membuatnya ideal untuk penggunaan luar ruangan. Misalnya jalan setapak, mezzanine, atau platform ringan. Beberapa variasinya antara lain:

  • Grating aluminium standar: Menawarkan keseimbangan antara kekuatan dan bobot, sering dipakai di area komersial atau industri ringan.
  • Grating aluminium heavy-duty: Dirancang untuk menahan beban yang lebih besar, memberikan kestabilan ekstra untuk aplikasi yang lebih berat.

3. Grating Fiberglass

Terbuat dari perpaduan serat kaca dan resin, grating fiberglass punya keunggulan utama dalam hal ketahanan korosi serta bobot yang ringan. Jenis ini cocok untuk area yang rawan paparan bahan kimia atau lingkungan lembap, seperti pabrik kimia dan instalasi pengolahan air. Selain itu, sifatnya yang non-konduktif juga menjadikannya aman digunakan di area dengan risiko listrik. Beberapa tipenya meliputi:

  • Grating fiberglass reinforced: Diperkuat dengan lapisan tambahan untuk meningkatkan daya dukung dan ketahanan strukturnya.
  • Grating fiberglass molded: Dibuat dengan teknik cetak, memungkinkan bentuk dan ukuran yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan proyek.

4. Grating Stainless Steel

Jenis terakhir ini memadukan kekuatan logam dengan ketahanan tinggi terhadap karat dan noda. Grating stainless steel sering digunakan di lingkungan yang menuntut kebersihan tinggi, seperti industri makanan, farmasi, atau laboratorium. Ada dua varian utama yang biasa digunakan:

  • Grating stainless steel 304: Tahan terhadap korosi ringan, cocok untuk penggunaan umum.
  • Grating stainless steel 316: Didesain untuk kondisi ekstrem seperti paparan bahan kimia kuat atau lingkungan laut yang mengandung garam tinggi.

Jenis Grating Berdasarkan Desain dan Aplikasinya

Grating tersedia dalam berbagai bentuk dan rancangan. Setiap model dirancang dengan karakteristik tertentu agar mampu menyesuaikan kebutuhan lingkungan yang beragam. Proses pembuatannya juga berbeda, bisa melalui pengelasan, sistem tekan, atau penggabungan dengan pelat logam. Berikut beberapa model plat grating yang paling umum digunakan beserta aplikasinya:

1. Expanded Metal Grating

Model ini diproduksi dengan teknik peregangan lembaran logam yang sebelumnya telah diberi celah presisi. Proses tersebut menghasilkan pola jaring berbentuk berlian tanpa perlu sambungan las, sehingga struktur yang terbentuk lebih kuat dan ringan. Biasanya dibuat dari baja karbon, baja tahan karat, atau aluminium, tergantung kebutuhan penggunaan di luar maupun dalam ruangan.

Jenis flattened expanded metal grating melalui proses penggulungan dingin agar permukaannya lebih rata dan halus. Ideal untuk area pejalan kaki atau permukaan yang membutuhkan tampilan rapi. Ada juga raised expanded metal grating yang memiliki tekstur menonjol untuk meningkatkan traksi, sangat cocok untuk area kerja yang membutuhkan permukaan anti-selip.

2. Bar Metal Grating

Dikenal juga sebagai grating batangan industri, model ini terdiri dari batang penahan beban yang dihubungkan dengan palang tegak lurus menggunakan metode sambungan seperti las, tekan, atau paku keling. Jenis las menjadi yang paling umum karena memberikan stabilitas tinggi.

Keunggulan utama grating jenis ini ada pada rasio kekuatan terhadap beratnya yang efisien, kemudahan perawatan, serta kemampuan menahan beban berat. Biasanya digunakan pada lantai mezzanine, jembatan, tapak tangga, hingga penutup drainase. Untuk kondisi licin, versi bergerigi sering dipilih karena memberikan cengkeraman yang lebih baik.

3. Wiremesh Metal Grating

Wiremesh Metal Grating

Kisi logam dari kawat ini dibuat dengan cara menyilangkan dan mengikat kawat secara presisi membentuk pola jaring. Grating jenis ini cukup fleksibel dan serbaguna, sering dipakai dalam dunia industri, pertanian, serta arsitektur modern. Ada tipe wire mesh las, di mana kawat disatukan di setiap titik persilangan untuk meningkatkan kekuatan struktural.

Ada juga tipe anyam, dihasilkan dengan proses anyaman yang memberikan elastisitas lebih tanpa mengurangi daya tahannya. Aplikasinya beragam, mulai dari pagar keamanan, pelindung mesin, hingga panel ventilasi. Material stainless steel banyak digunakan karena ketahanannya terhadap korosi dan keawetannya di lingkungan ekstrem.

4. Perforated Metal Grating

Jenis ini dibuat dengan melubangi lembaran logam menggunakan mesin presisi seperti laser cutting atau die punching. Lubangnya bisa berbentuk bulat, persegi, atau disesuaikan dengan kebutuhan desain. Kekuatan serta kemampuan ventilasi yang baik membuat grating ini banyak digunakan pada fasad bangunan, pelindung mesin, panel akustik, hingga sistem filtrasi udara.

5. Safety atau Grip Strut Grating

Seperti namanya, tipe ini dirancang khusus untuk memberikan keamanan ekstra dengan permukaan anti-selip. Pola berlian atau tonjolan tajam di permukaannya membantu meningkatkan traksi dan mengurangi risiko tergelincir di area kerja yang licin. Biasanya digunakan pada tangga industri, jalur inspeksi, atau platform perawatan di area pabrik. Grating ini umumnya terbuat dari baja galvanis atau stainless steel.

6. Compound Metal Grating

Model ini merupakan kombinasi dari dua atau lebih jenis grating, misalnya perpaduan antara bar grating dan checker plate. Tujuannya untuk mendapatkan permukaan yang lebih kokoh serta mampu menahan beban berat dengan stabil. Desainnya sering digunakan pada area yang menampung lalu lintas kendaraan berat atau pejalan kaki dalam jumlah besar, seperti dek jembatan dan platform industri.

7. Press Locked Metal Grating

Press Locked Metal Grating

Jenis terakhir ini menonjol karena proses penyambungannya yang presisi. Batang beban dan palang ditekan menggunakan tekanan tinggi hingga terkunci rapat tanpa sambungan las. Hasilnya adalah tampilan yang bersih, rata, dan kuat secara struktural. Karena tampilannya yang rapi, banyak digunakan untuk elemen arsitektur seperti pagar dekoratif, panel fasad, atau pelapis tangga. Selain fungsional, desainnya juga menambah nilai estetika pada bangunan modern tanpa mengorbankan ketahanan dan keamanan.

Dengan banyaknya pilihan desain dan material, pemilihan jenis grating sebaiknya disesuaikan dengan fungsi, beban yang akan ditopang, serta kondisi lingkungan penggunaannya. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan hasil yang efisien, aman, dan tahan lama sesuai kebutuhan proyekmu.

Pekerja dan Pembelajar Intelektual Penulis Artikel, Buku, Skenario Film, dan segala turunannya Konten Kreator Tiktok, Youtube, Meta, dan lainnya "Kalaui kerja sekedar kerja, Kera pun kerja" - Buya Hamka