Kloset atau WC yang kita gunakan sehari-hari merupakan bagian penting dan harus ada pada setiap rumah. Kegiatan sanitasi yang dilakukan sehari-hari dapat dilakukan di sana. Ada dua macam WC yang biasa digunakan, yaitu WC duduk dan jongkok. Keduanya seringkali memiliki masalah yang sama, yaitu noda membandel dan sulit dibersihkan. -MegaBaja.co.id
Meski kamar mandi rutin dibersihkan, tetapi noda kerap menghinggapi WC dan sulit untuk menghindarinya. Salah satu jenis noda yang sulit dihilangkan adalah noda hitam atau kecoklatan yang melingkar membentuk cincin di mangkuk kloset.
Belum lagi terdapat bintik-bintik yang cukup sulit dibersihkan, serta noda kekuningan yang apabila disikat bisa hilang, tetapi akan kembali dengan cepat.
Yuk, kenali terlebih dahulu berbagai jenis noda membandel yang menempel di WC/kloset serta cara membersihkannya. Terkadang, pembersihan rutin masih kurang maksimal untuk mengangkat noda secara menyeluruh.
Jenis Noda pada Toilet
Kloset merupakan salah satu tempat bersarangnya noda dan kotoran. Penyebabnya beragam. Seperti endapan mineral yang menumpuk di permukaan kloset yang tampak berwarna hijau atau coklat. Kotoran tersebut bisa menempel lebih dalam dan susah dibersihkan.
Berikut ini 3 jenis noda yang umum ditemukan pada WC.
Noda Cincin
Mungkin kamu sudah sering menemukan mangkuk kloset berwarna hitam atau cokelat yang melingkar. Nah, itulah yang disebut dengan noda cincin.
Noda tersebut bisa terjadi karena penumpukan kuman yang kurang sedap dipandang. Kotoran ini memang masalah yang biasa terjadi di rumah, tapi tak bisa dianggap remeh.
Noda Jamur dan Lumut
Kloset merupakan tempat yang ideal untuk jamur berkembang biak karena kondisinya yang lembap. Endapan air di bawah tepi kloset adalah tempat yang menyenangkan bagi jamur untuk hidup. Bahkan, lumut juga dapat tumbuh pada tempat yang sama seperti jamur. Dampak tumbuhnya jamur dan lumut dapat terasa pada pernapasan manusia karena keduanya menyebarkan spora ke udara.
Noda Kuning
Seberapa seringkah kamu melihat noda kuning pada permukaan kloset? Tentunya hal ini sangat menjijikkan dan mengganggu. Lama kelamaan noda ini akan berubah menjadi kerak yang sulit dibersihkan. Namun, pada kenyataannya noda kuning ini tetap bisa muncul meskipun sudah dibersihkan, lho!
Hal ini terjadi karena terbentuknya kerak kapur dari sadah atau air keras yang mengandung mineral. Seiring berjalannya waktu, mineral ini akan menumpuk dan menyebabkan toilet tersumbat. Oleh karena itu, perlu cara efektif untuk menghilangkan noda membandel seperti yang telah disebutkan di atas.
Nah, setelah mengetahui jenis-jenis noda, yuk kita bahas bagaimana cara membersihkanya!
Cara Efektif Membersihkan Noda pada Kloset
Hanya dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan seperti minyak esensial, cuka, dan baking soda, kamu sudah bisa membersihkan kerak dan kuman pada WC. Peralatan dan bahan tersebut sangar mudah ditemukan dan cenderung menjadi penghuni rumahmu.
Berikut adalah alat dan bahan yang efektif membersihkan noda pada kloset.
Baking Soda, Cuka, dan Boraks
Tiga bahan di atas dapat digunakan untuk mengangkat noda membandel. Caranya, taburkan baking soda atau boraks ke atas kloset yang bernoda. Kemudian, gunakan sikat toilet untuk menggosok secara merata ke seluruh permukaan.
Tambahkan 1 ½ cangkir cuka putih, lalu tuangkan di atasnya. Tunggu hingga sekitar 15-30 sampai bahan tersebut menyatu dengan kotoran dan bilas. Ulangi cara di atas jika noda masih terlihat.
Minyak Esensial dan Jus Lemon
Asam pada lemon dapat membantu mengurangi noda pada penumpukan kalsium. Salah satunya dengan cara scrubbing yang dilakukan berulang kali.
Campurkan jus lemon dan minyak esensial sekitar 10-15 tetes pada botol semprot. Minyak esensial berguna untuk menghalangi pembentukan jamur pada toilet. Semprot pada noda yang menempel di WC, lalu gosok seluruhnya. Diamkan kira-kira 15 menit dan bilas sampai bersih. Ulangi proses dari awal jika masih ada noda menempel.
WD-40
Jika kamu ingin membersihkan noda kloset dengan cara praktis, gunakanlah produk WD-40. Semprotkan ke seluruh permukaan kloset dan diamkan beberapa menit. Tak perlu dibilas, cukup gosok dengan kain yang kering dan bersih.
Minuman Bersoda
Minuman bersoda ternyata tak hanya segar diminum saat cuaca panas. Kandungan soda pada minuman tersebut juga bisa bermanfaat untuk membersihkan kloset. Kandungannya ampuh melawan air keras atau noda karat tanpa gosokan.
Caranya dengan menuangkan minuman soda sebanyak-banyaknya ke dalam kloset hingga terkena permukaan yang bernoda. Diamkan selama 24 jam atau sehari semalam. Kemudian, bilas dengan air bersih. Jika terkena noda berat, bantu pembersihan dengan menggunakan cairan kimia.
Bubuk Pemutih
Lindungi tangan dari cairan pemutih yang bersifat korosif dan cukup membahayakan kulit. Caranya, tabur bubuk pemutih ke seluruh permukaan kloset, diamkan selama 15 menit. Tutup bila perlu, lalu bilas dengan air bersih.
Tips Merawat Kloset Duduk
Kloset yang bersih membutuhkan perawatan yang cukup ekstra agar terlindungi dari noda dan kotoran yang menumpuk. Pada kloset duduk, terdapat beberapa bagian yang harus dibersihkan secara teliti dan satu persatu.
Bagian-bagian pada kloset duduk yang harus dibersihkan terdiri dari mangkuk yang menyatu dengan saluran air beserta tutupnya, bagian body, tangki, hingga saluran air di dalamnya. Perhatikan setiap bagian agar proses pembersihan lebih mudah. Berikut caranya!
Lepas Bagian-bagian Kloset
Agar lebih mudah ketika pembersihan berlangsung, kamu bisa melepas bagian tutup dan dudukan toilet. Kemudian, bersihkan dengan menggunakan cairan pembersih atau bahan lain yang sudah disebutkan sebelumnya. Terutana jika kondisi kloset sudah terlanjur bernoda.
Bersihkan Body Kloset
Gosok seluruh permukaan kloset secara rutin untuk menghindari penumpukan kotoran yang menjadi kerak atau noda kuning. Gunakan sikat khusus untuk WC duduk. Bilas seluruh permukaan setelah dibersihkan. Jangan sampai membiarkan cairan atau bahan pembersih tersisa di permukaan kloset.
Rawat Tangki Kloset
Tangki kloset tidak luput dari perhatian lebih. Tempat tersebut bisa menjadi tempat tumbuhnya lumut, jamur, hingga timbulnya kerak.
Setiap bagian tangki harus dibersihkan dengan sikat khusus. Setelah itu, flush hingga kotoran terbuang ke dalam saluran.
Jangan lupa untuk membersihkan bagian tombol flush, bagian bawah, dan sparepart tangki. Ini untuk menghindari tangki terhalang oleh kotoran penyebab kebocoran dan penyumbatan. Setelah dibersihkan, tambahkan cairan pengharum agar kloset senantiasa harum dan bersih.
Bagian Stop Keran dan Selang Fleksibel
Kedua bagian ini tidak boleh sampai dilewatkan pembersihannya. Stop keran dan selang fleksibel bisa dibersihkan dengan cara membuka selang dan bersihkan bagian dalam dengan air bersih. Kemudian, pasang kembali dengan kencang untuk mencegah kebocoran.
Bagian luar stop keran dan selang fleksibel juga bisa dibersihkan. Kamu bisa menggunakan sikat gigi bekas atau kain yang halus untuk menghapus noda.
Noda yang terdapat pada kloset akan mengganggu estetika kebersihan kamar mandi. Selain tak sedap dipandang, noda tersebut bisa mengeluarkan bau khas yang mengganggu penciuman.
Sebaiknya, jangan menunggu sampai kloset dipenuhi noda dan kotoran. Justru, pembersihan harus dilakukan secara rutin dengan tujuan untuk menghindari keberadaan noda.
Perhatikan bagaimana cara perawatan yang efektif pada kloset agar noda tidak muncul dengan cepat. Senantiasa rawatlah setiap bagian tempat sanitasi, terutama kloset duduk di kamar mandi agar nyaman dan segar ketika berada di dalamnya. Semoga informasi dalam artikel kali ini bermanfaat dan membantu pencarianmu!
Leave a Reply