Kitchen Set Aluminium vs. Kayu_ Mana Pilihanmu
Kitchen Set Aluminium vs. Kayu_ Mana Pilihanmu

Kitchen Set Aluminium vs. Kayu: Mana Pilihanmu?

Aluminium atau kayu, manakah di antara keduanya yang akan menjadi pilihan tepat untuk membuat kitchen set? Mendapatkan desain yang tepat dan memilih material terbaik untuk dapur bisa menjadi tugas yang sulit, apalagi saat ini banyak pilihan yang tersedia di pasaran. –MegaBaja.co.id

Memilih material terbaik untuk kitchen set di rumahmu merupakan investasi jangka panjang. Dengan material yang tepat, kualitas kitchen setmu bisa terjamin.

Entah itu kitchen set aluminium atau kitchen set kayu, keduanya tentu memiliki poin plus dan minus tersendiri. Jika kamu tengah mempertimbangkan keduanya, mari ketahui beberapa perbandingan di bawah yang dilihat dari berbagai aspek:  

Perbandingan Kitchen Set Aluminium vs. Kayu

1. Tampilan

Desain kitchen set aluminium biasanya dibuat ramping dengan konsep desain Nordik yang cocok untuk keluarga modern. Material ini tersedia dalam berbagai warna yang dapat memberikan tampilan yang ceria. Ini merupakan pilihan bagus jika kamu ingin kitchen set gaya kontemporer.

Di sisi lain, material kayu identik dengan tampilan tradisional. Salah satu fitur kayu yang sangat menonjol adalah estetika keanggunan alami yang tercipta oleh berbagai jenis seratnya. Desain dan warna kitchen set kayu bergantung pada jenis kayu yang dipilih. Ada desain serat dan warna seperti serat lurus, serat lembut, simpul, terang, gelap, dan warna ganda.

Tampilan
Tampilan

2. Daya Tahan

Ketahanan furniture adalah hal yang penting, termasuk kitchen set. Jika membandingkan antara kitchen set aluminium dan kayu, kayu tidak bertahan lama. Sementara aluminium memiliki tingkat korosi terendah dan tidak mengalami kerusakan secara alami. Material ini dapat bertahan dalam kondisi cuaca ekstrem yang membuatnya cocok untuk digunakan di negara-negara yang panas dan lembap.

Namun, kayu juga memiliki jenis yang menawarkan daya tahan baik. Kayu yang digunakan biasanya ceri, maple, birch, oak, hickory, kayu pinus dan papan serat. Kualitas kayu terbaik adalah kayu ceri dan maple yang memberikan keawetan lebih tinggi dibandingkan jenis kayu lainnya. Tentunya harus dengan perawatan ekstra.

3. Ketahanan Terhadap Air

Tumpahan dan kadar air tinggi sering ditemui di dapur. Seperti diketahui, kayu sensitif terhadap kelembapan. Intensitas kelembapan yang tinggi akan menyebabkan kayu melengkung, retak, hingga sulit diperbaiki.

Dibandingkan dengan kayu, aluminium adalah bahan yang tidak berpori dan sepenuhnya kedap air. Baik itu musim hujan atau kebocoran air, kamu tidak perlu khawatir dengan kondisi yang kacau di dapur. Cukup bersihkan aluminium, kelembapan dan air bisa disingkirkan.

4. Tingkat Kebisingan

Dapur adalah salah satu area yang sering kali berisik. Makanya, material kitchen set perlu diperhatikan untuk mengurangi tingkat kebisingannya. Bekerja di permukaan kayu dianggap tidak terlalu berisik dibandingkan dengan yang lain. Kitchen set aluminium mungkin sedikit berisik tetapi memiliki sifat lain yang mungkin lebih penting daripada faktor ini.

5. Kemudahan dalam Perawatan

Material aluminium untuk kitchen set semakin populer karena relatif lebih mudah dibersihkan daripada kitchen set kayu. Kamu bisa membersihkan kotoran dengan mudah menggunakan tisu basah pada aluminium. Di sisi lain, kayu tidak hanya sulit dibersihkan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko bakteri, apalagi jika lembap setelah pembersihan dibiarkan.

6. Ketahanan terhadap Panas/Api

Desain, estetika warna, dan hal lainnya dapat diubah. Namun, keselamatan merupakan faktor utama yang harus diutamakan. Risiko bahaya kebakaran di dapur sangat tinggi. Dalam hal ini, pilihan idealnya adalah aluminium. Logam adalah material yang tahan api dan tidak akan menyebarkannya dengan mudah.

Kitchen set kayu mungkin bukan pilihan yang ideal. Kayu memiliki ketahanan yang sangat rendah terhadap api, karena kayu merupakan material yang mudah terbakar. Ini membuatnya bisa meningkatkan risiko kebakaran.

7. Aroma yang Muncul

Material aluminium tidak berbau, tidak beracun, dan juga memberikan berbagai manfaat kesehatan. Di sisi lain, ada bahan kimia yang digunakan untuk mengikat kayu olahan. Bahan tersebut dapat menghasilkan bau dan mengeluarkan unsur-unsur beracun, yang dapat memengaruhi pengalaman memasak.

8. Ketahanan Terhadap Hama

Bukan rahasia lagi bahwa hama seperti rayap adalah serangga yang paling merusak dan musuh terbesar kayu. Meski menggunakan pelapis anti rayap, tidak ada jaminan kamu akan mendapatkan perlindungan penuh. Di sisi lain, aluminium adalah material yang menawarkan perlindungan ekstra terhadap hama dan rayap. Ini menjadikannya pilihan material yang paling disukai.

9. Ketahanan Terhadap Kimia

Permukaan aluminium diketahui membentuk ikatan kuat dengan oksigen yang menciptakan semacam lapisan pelindung yang membantu menahan dampak bahan kimia ringan. Kamu tidak perlu khawatir tentang tumpahan apa pun di permukaan saat menyiapkan makanan di dapur pada kitchen set aluminium.

Kayu juga dapat memiliki ketahanan kimia yang baik jika lapisan luarnya dibuat dengan lapisan berbasis air bermutu tinggi. Namun, apa yang terjadi pada kayu jika tidak memiliki lapisan perlindungan yang baik? Jika demikian, bahan kimia akan mudah meresap ke dalam kayu dan menyebabkan kerusakan, pada akhirnya akan menyebabkan kayu membusuk.

10. Ketahanan terhadap Goresan

Baik material aluminium maupun kayu, keduanya sama-sama rentan terhadap goresan dan penyok. Aluminium tidak terlalu kuat karena hanya memiliki sepertiga kekakuan dibandingkan baja. Ini membuatnya rentan penyok. Di sisi lain, goresan dan penyok pada permukaan kayu lebih mudah diperbaiki dibandingkan dengan aluminium.

11. Harga

Harga
Harga

Secara umum, dapur dengan kitchen set material kayu memiliki harga lebih terjangkau dibandingkan kitchen set aluminium. Meski demikian, aluminium memiliki masa pakai yang lebih panjang karena lebih tahan lama. Soal harga tergantung pada kualitas dari material yang kamu pilih.

12. Nilai Jual Kembali

Dengan sifat-sifatnya, aluminium memiliki nial jual kembali yang lebih menguntungkan. Aluminium adalah material yang memiliki tingkat korosi paling rendah di alam. Tidak hanya itu, aluminium juga unggul dalam berbagai aspek dibandingkan kayu.

Memasak di lingkungan yang tidak sehat dan beracun dapat memperburuk kesehatan. Namun, aluminium adalah material yang menyediakan lingkungan yang bersih dan sehat. Sifat-sifat yang luar biasa tersebut menjadi alasan mengapa aluminium memiliki nilai jual kembali yang lebih tinggi.

Dengan menggunakan kitchen set aluminium, nilai jual kembali rumah akan meningkat. Sedangkan untuk kayu, kemungkinan besar nilainya akan turun karena keausan.

13. Faktor Ramah Lingkungan

Daya tarik kayu memang tidak dapat disangkal. Sayangnya, kayu melibatkan pemrosesan yang ekstensif dan penebangan pohon. Ini memiliki efek negatif terhadap perubahan iklim dan peningkatan gas rumah kaca.

Di sisi lain, aluminium ternyata menjadi pilihan yang lebih baik, yang sejalan dengan prinsip gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Material ini lebih ramah lingkungan karena sifatnya yang bisa didaur ulang. Memilih kitchen set aluminium bukan sekadar pilihan gaya, ini menjadi salah satu cara yang elegan untuk berkontribusi terhadap keberlanjutan.

Jadi, kitchen set aluminium au kitchen set kayu yang lebih baik? Setiap material punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Kamu bisa mengutamakan beberapa aspek yang dianggap penting untuk mendapatkan material yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Dalam banyak aspek, kitchen set aluminium lebih unggul dibandingkan kitchen set kayu. Seperti dari ketahanan, kemudahanan perawatan, tahan api dan air, serta berbagai aspek lain. Namun, jika kamu menyukai gaya kitchen set pedesaan atau ala-ala rustic, kitchen set kayu juga bukan pilihan yang buruk.

Pekerja dan Pembelajar Intelektual | Penulis Artikel, Buku, Skenario Film, dan segala turunannya | Pengisi dokumentasi di Tiktok, Youtube, Meta, dan lainnya. | Sangat aktif di Linkedin dan bahas Administrasi Bisnis