Dalam beberapa tahun terakhir, tren desain rumah modern semakin mengedepankan pencahayaan alami. Bukan hanya karena alasan efisiensi energi, tetapi juga karena cahaya matahari mampu menciptakan suasana rumah yang lebih hangat, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. Banyak arsitek dan pemilik rumah kini mulai menyadari bahwa keberadaan ruang terbuka dan bukaan cahaya sangat penting dalam menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik. -MegaBaja.co.id
Salah satu konsep yang banyak diterapkan untuk hal ini adalah penggunaan void dan atrium. Kedua elemen ini berfungsi sebagai “jendela besar” yang membawa cahaya dan udara ke dalam rumah, sekaligus menambah nilai estetika pada interior.
Maka tidak heran jika void dan atrium semakin populer terutama di kawasan perkotaan. Dengan keterbatasan lahan dan rumah yang berdempetan, menghadirkan ruang terbuka vertikal menjadi solusi cerdas. Adanya void dan atrium akan membuat rumah terasa lebih lega, terang, dan memiliki karakter yang unik.
Untuk mengetahui lebih detail mengenai void dan atrium, simak pembahasannya berikut ini, yuk!
Apa Itu Void dan Atrium?
Dalam dunia arsitektur, istilah void dan atrium sering digunakan untuk menjelaskan elemen ruang terbuka di dalam rumah. Meski keduanya sama-sama berfungsi membawa cahaya dan udara ke dalam bangunan, keduanya memiliki karakter yang berbeda, lho.
Void sendiri merupakan ruang kosong vertikal yang biasanya menghubungkan lantai dasar dengan lantai di atasnya. Sederhananya, void seperti “lubang” yang sengaja dibiarkan terbuka agar cahaya alami bisa masuk dan sirkulasi udara lebih baik. Kehadiran void juga membuat ruangan terasa lebih luas dan lapang meski rumah dibangun di lahan terbatas.
Sementara itu, atrium merujuk pada ruang terbuka yang terletak di dalam bangunan dan berfungsi sebagai pusat cahaya, sirkulasi udara, sekaligus area transisi antar ruangan. Atrium biasanya dirancang lebih besar daripada void dan bisa difungsikan sebagai taman indoor, ruang duduk, atau bahkan titik fokus utama interior rumah.
Jadi perbedaan utama antara keduanya terletak pada skala dan fungsi. Void lebih sederhana dan biasanya sebatas ruang kosong vertikal, sedangkan atrium lebih kompleks karena dapat menjadi ruang hidup yang multifungsi.
Dalam praktiknya, banyak rumah modern menggabungkan keduanya. Misalnya, rumah minimalis perkotaan dengan void di area tangga, atau rumah tropis kontemporer yang memiliki atrium hijau di tengah bangunan. Bahkan, konsep atrium sudah lama dikenal dalam rumah tradisional seperti rumah Jawa dengan pendopo terbuka atau rumah Tiongkok kuno dengan halaman dalam.
Lalu apa saja manfaat menghadirkan void dan atrium di rumah?
Manfaat Void dan Atrium dalam Rumah
Menghadirkan void maupun atrium dalam desain rumah bukan hanya sekadar tren, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat fungsional maupun estetis, di antaranya:
Pencahayaan Alami

Void dan atrium membantu memaksimalkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan. Sehingga rumahmu akan menjadi lebih terang di siang hari tanpa bergantung penuh pada lampu, sekaligus hemat energi.
Sirkulasi Udara
Kehadiran ruang terbuka vertikal juga bisa membuat udara bergerak lebih bebas. Perlu kamu ingat bahwa sirkulasi yang baik menciptakan rumah yang lebih sejuk, segar, dan sehat, terutama di iklim tropis seperti Indonesia.
Kesan Luas
Manfaat selanjutnya adalah kesn rumah yang terasa lebih luas. Hal ini karena void akan menciptakan ilusi ruang yang lapang meski lahan terbatas. Efek visual ini membuat rumah kecil terasa lebih lega dan tidak pengap.
Nilai Estetika
Baik void maupun atrium keduanya sama-sama bisa menambah daya tarik visual rumah. Cahaya alami yang masuk dapat mempertegas detail interior, sementara atrium bisa dijadikan pusat perhatian dengan elemen hijau atau dekorasi unik.
Fleksibilitas Ruang
Selain untuk kebutuhan pencahayaan dan sirkulasi udara, atrium juga sering dimanfaatkan sebagai ruang tambahan multifungsi. Bisa dijadikan taman indoor, area bersantai, ruang baca, hingga spot relaksasi bersama keluarga.
Hal Penting dalam Mendesain Void dan Atrium
Nah, supaya void dan atrium di rumahmu bisa berfungsi maksimal sekaligus tetap estetik, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam perencanaannya. Simak sampai selesai!
1. Lokasi
Penentuan lokasi void atau atrium sangat memengaruhi efektivitasnya. Void an atrium ini biasanya ditempatkan di tengah rumah, dekat area tangga, atau ruang keluarga. Tujuannya agar cahaya dan udara bisa menjangkau lebih banyak ruangan. Lokasi yang tepat juga membuat void/atrium menjadi pusat aktivitas sekaligus focal point rumah.
2. Material
Pemilihan material berpengaruh pada tampilan dan kenyamanan. Material kaca sering digunakan untuk skylight agar cahaya maksimal, sementara railing transparan memberi kesan modern dan ringan. Alternatif lain seperti bata ekspos atau kayu dapat menciptakan suasana hangat dan alami. Kombinasi material yang selaras akan memperkuat karakter desain rumah.
3. Pencahayaan Tambahan
Meski fungsi utama void dan atrium adalah membawa cahaya alami, pencahayaan buatan tetap dibutuhkan pada malam hari. Skylight dengan lampu gantung besar bisa menambah kesan mewah, sedangkan untuk menciptakan suasana hangat dan nyaman tanpa mengurangi estetika kamu bisa menggunakan hidden lighting.
4. Ventilasi
Void dan atrium akan lebih optimal bila dilengkapi dengan ventilasi, seperti jendela bukaan di bagian atas. Fungsinya yaitu untuk mengeluarkan udara panas yang terperangkap, sehingga rumah tetap sejuk dan sehat. Sistem ventilasi ini sangat penting di iklim tropis yang cenderung lembap.
5. Keamanan
Yang terakhir, jangan sampai melupakan aspek keamanan, terutama jika ada anak kecil di rumah. Railing harus kokoh, dengan desain ramah anak dan tinggi yang sesuai standar. Selain itu, hindari material yang licin untuk lantai atrium agar tidak berisiko saat basah.
Jika kamu tertarik untuk mendesain void dan atrium di rumah, berikut ini beberapa ide desain yang bisa kamu tiru.
Ide Desain Void dan Atrium yang Estetik
1. Void Minimalis dengan Skylight
Konsep ini menekankan kesederhanaan dengan ruang kosong vertikal yang dilengkapi skylight besar di bagian atas. Cahaya alami bisa masuk maksimal, membuat rumah lebih terang tanpa banyak lampu di siang hari. Warna interior yang netral seperti putih atau abu-abu juga bisa menambah kesan lapang. Cocok untuk rumah modern dengan lahan terbatas.
2. Atrium Hijau dengan Taman Dalam Rumah

Atrium jenis ini bisa kamu isi dengan berbagai tanaman tropis seperti monstera, palem, atau pakis kecil. Selain mempercantik rumah, tanaman juga membantu menyegarkan udara di dalam ruangan. Lantai bisa dibuat dengan batu alam atau rumput sintetis agar lebih natural. Desain ini cocok untuk kamu yang suka sekali dengan adanya suasana segar di tengah rumah.
3. Void Industrial
Untuk mendapatkan kesan industrial, kamu isa menggunakan material seperti beton ekspos, struktur besi, dan finishing yang dibiarkan alami. Void dengan gaya ini biasanya terasa tegas dan maskulin, apalagi bila ditambah lampu gantung besar. Furnitur kayu atau tanaman hijau bisa jadi pelengkap agar kesan tidak terlalu dingin. Konsep ini sangat pas untuk rumah bergaya urban modern.
4. Atrium Modern Tropis
Atrium ini menggabungkan elemen kayu, batu alam, dan tanaman tropis sehingga menghadirkan suasana hangat sekaligus sejuk. Skylight lebar akan memberi pencahayaan alami, sementara ventilasi silang menjaga udara tetap segar. Furnitur rotan atau anyaman bisa ditambahkan untuk memperkuat nuansa tropis. Desain ini memberi sentuhan alami yang menyatu dengan gaya modern.
5. Void Multifungsi
Area void bisa lebih bermanfaat jika dijadikan ruang baca, sudut kerja, atau tempat santai keluarga. Tambahkan rak buku di dinding, kursi nyaman, dan pencahayaan yang cukup agar fungsional. Desain railing transparan membuat ruangan tetap terhubung dengan area bawah. Dengan begitu, void bukan hanya sumber cahaya, tetapi juga ruang hidup yang berguna.
Void dan atrium bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan sebuah solusi untuk menghadirkan kenyamanan dalam rumah modern. Dengan adanya void dan atrium bisa membuat rumah lebih terang, sirkulasi udara lancar, sekaligus memberi nilai estetik yang menyatu dengan gaya hidup masa kini. Semoga bermanfaat dan selamat bereksplorasi!


















Leave a Reply