Moss Wall Art_ Karya Seni Alami untuk Dinding yang Ramah Lingkungan
Moss Wall Art_ Karya Seni Alami untuk Dinding yang Ramah Lingkungan

Moss Wall Art: Karya Seni Alami untuk Dinding yang Ramah Lingkungan

Selain aquascape, lumut sekarang juga menjadi bahan untuk seni. Dulu, lumut sangat dibenci karena bisa merusak benda-benda yang ia tempeli. Tapi sekarang, lumut bisa dijadikan sebuah karya seni moss wall art yang luar biasa dan cantik untuk dipajang. -MegaBaja.co.id

Moss wall art telah menjadi tren besar di dunia seni dan desain. Karya ini mulai muncul di rumah-rumah penggemar dekorasi, seperti di pintu masuk kantor, bahkan di kafe, acara, dan latar belakang restoran.

Desainnya yang cantik dan mudah dalam hal perawatan membuat lumut menjadi pilihan yang sempurna.

Mengenal Moss Wall Art

Mengenal Moss Wall Art
Mengenal Moss Wall Art, sumber: etsy

Moss wall art adalah sebuah seni dekorasi yang dibuat dari lumut. Lumut yang digunakan bisa lumut hidup atau lumut kering, yang nantinya ditempelkan di dinding. Konsep dasar dari seni ini adalah menata lumut di media dan ukuran tertentu. Lalu, ditempelkan di dinding rumah.

Biasanya, jenis lumut yang dipakai adalah lumut yang tidak membutuhkan sinar matahari langsung. Sehingga, cocok sekali untuk dekorasi di dalam ruangan. Moss wall art hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran, mulai dari panel kecil yang simpel sampai dinding besar yang super dramatis.

Desain ini tengah banyak digandrungi di luar negeri, terutama pada rumah-rumah yang tidak memiliki halaman luas. Seni ini juga cocok sekali diterapkan di Indonesia karena udaranya yang lembap, sehingga lumut dapat tumbuh dengan subur dan mudah dirawat. Selain itu, nuansa hijau di dalam rumah juga bisa membuat pikiran kamu lebih tenang.

Manfaat Moss Wall Art

Berikut beberapa alasan kenapa kamu harus mempertimbangkan seni moss wall art pada dinding rumahmu:

  • Moss wall art bisa membantu mengatur kelembapan ruangan, dan ini sangat bagus bagi mereka yang menderita penyakit asma atau alergi.
  • Lumut mampu menyerap dan memecah racun, menjadikan lumut sebagai pilihan tepat untuk rumah yang memiliki peliharaan atau anak kecil.
  • Keindahan alami dari moss wall art membuat ruangan menjadi lebih menarik dan menghadirkan suasana santai.
  • Pertumbuhan lumut cukup lambat, sehingga kamu tidak memerlukan banyak perawatan.
  • Kamu cukup menyiramnya saja dan memangkasnya sesekali saat ada yang tumbuh terlalu tinggi.

Jenis-Jenis Moss yang Digunakan

Ada beberapa jenis lumut yang umum digunakan pada moss wall art, seperti:

Spanish Moss (Moss Spanyol)

Jenis ini sebenarnya bukan lumut sejati, tapi tetap sering digunakan. Bentuknya panjang dan berbulu, jadi tampilannya lebih lembut.

Preserved Moss (Moss Kecil)

Biasanya, jenis ini diawetkan dengan bahan kimia supaya kelembapan dan warnanya awet. Preserved moss ini sangat populer karena mudah dipasang dan dirawat.

Reindeer Moss (Moss Reindeer)

Tekstur reindeer moss unik, biasanya berwarna hijau terang atau abu-abu. Jenis satu ini kerap digunakan dalam desain karena bisa dicat dengan berbagai warna.

Bunny Moss (Moss Bulu)

Tampilan bunny moss terlihat lebih alami dan fresh, sebab bentuknya bulat dan lembut.

Kelebihan Moss Wall Art

Moss wall art mempunyai banyak kelebihan, menjadikannya pilihan menarik untuk dekorasi. Berikut kelebihannya:

Ramah Lingkungan

Penggunaan lumut sebagai dekorasi adalah pilihan yang ramah lingkungan. Lumut tidak membutuhkan pupuk, air, dan bahkan sinar matahari. Jadi, pengaruhnya ke lingkungan terbilang minim.

Estetika yang Alami

Estetika yang Alami
Estetika yang Alami, sumber: interior-options.com

Moss wall art mampu membawa nuansa alami ke dalam rumah. Warna hijau yang lembut dan tekstur yang unik tak luput membuat suasana ruangan lebih sejuk dan menenangkan.

Kualitas Udara Lebih Baik

Lumut mempunyai kemampuan menyerap polutan dan mengatur kelembapan, sehingga bisa meningkatkan kualitas udara. Jadi, tidak hanya estetis, tapi juga fungsional untuk ruangan.

Mudah Dirawat

Moss wall art tidak butuh banyak perawatan. Lumut yang bisa diawetkan tidak perlu disiram atau terkena sinar matahari langsung. Cocok sekali untuk dekorasi interior, kan?

Desainnya Bervariasi

Moss wall art bisa dibuat dalam berbagai bentuk dan ukuran. Kamu bisa membuat desain sendiri yang disesuaikan dengan gaya dan tema ruangan yang kamu mau.

Kekurangan Moss Wall Art

Meskipun moss wall art memiliki banyak kelebihan, namun ada juga beberapa kekurangannya. Yang mana, hal tersebut perlu kamu pertimbangkan. Ini dia kekurangannya:

Harga

Salah satu kekurangan utama moss wall art adalah harganya yang relatif tinggi. Dibandingkan dengan dekorasi dinding lainnya seperti lukisan, poster, atau tanaman hias biasa, moss wall art cenderung lebih mahal. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, seperti proses pengawetan lumut yang harus menggunakan bahan kimia khusus untuk menjaganya tetap segar. Serta pembuatannya yang membutuhkan keterampilan khusus.

Lumut yang digunakan biasanya akan diawetkan agar tetap terlihat fresh dan awet. Nah, proses ini tentu membutuhkan teknik khusus dengan bahan kimia tertentu demi menjaga warna dan tekstur, serta memastikan bahwa lumut tidak membusuk di dalam ruangan.

Teknik tersebut tentunya membuat biaya produksi moss wall art lebih mahal. Belum lagi jika kamu ingin menambah desain khusus atau ukuran yang lebih besar. Harganya pastilah semakin tinggi karena butuh waktu dan tenaga ekstra untuk pengerjaan dan pemasangannya.

Warnanya Terbatas

Pilihan warna lumut itu tidak banyak. Umumnya, lumut memiliki warna alami seperti hijau, abu-abu, atau cokelat. Jadi, mungkin tidak selalu cocok dengan tema atau palet warna yang kamu inginkan.

Sebenarnya, lumut bisa saja dicat, tapi ini berpengaruh pada tampilan lumut dan sifat lumut itu sendiri. Tampilannya akan kurang alami dan daya serap kelembapannya juga kurang. Apalagi jika lumut yang diawetkan terlalu sering kena sinar matahari langsung, warnanya bisa pudar dan moss wall art akan kehilangan pesona alaminya.

Keterbatasan Ruang

Moss wall art apalagi yang memakai lumut hidup butuh tingkat kelembapan yang pas supaya tetap terlihat bagus. Jika ruangannya terlalu kering, lumut bisa saja menjadi rapuh dan tidak segar. Sebaliknya, kalau terlalu lembap, maka moss wall art berisiko ditumbuhi jamur.

Untuk menjaga kelembapannya tetap ideal, kamu perlu menggunakan alat tambahan seperti humidifier atau dehumidifier. Tentunya ini akan menambah biaya dan perawatan.

Cara Merawat Moss Wall Art

Cara Merawat Moss Wall Art
Cara Merawat Moss Wall Art, sumber: greenartfactory.ae

Merawat moss wall art mungkin kelihatannya gampang, tapi tetap saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya awet. Walaupun terkenal akan perawatan yang minim, bukan berarti bisa diabaikan begitu saja. Berikut langkah-langkah perawatannya:

Menjaga Kebersihan

Meski lumut yang diawetkan tidak perlu disiram, debu dan kotoran pasti akan tetap menempel. Cukup bersihkan dengan kuas lembut atau kain kering lalu sapu secara perlahan.

Jangan memakai air atau cairan pembersih, ya. Sebab lumut yang diawetkan tidak butuh kelembapan dan cairan bisa merusak teksturnya.

Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Jaga penempatan moss untuk menjaga tampilannya. Hindari sinar matahari langsung supaya warna lumut tidak cepat pudar.

Selain itu, simpanlah moss di tempat yang cahayanya tidak terlalu terang atau teduh. Kalau tidak bisa menghindari ruangan yang banyak sinar matahari, coba pasang filter UV di jendela atau gunakan tirai sebagai pelindung.

Jaga Tingkat Kelembapan

Kelembapan ruangan sangat penting, terutama jika kamu tinggal di tempat yang udaranya sangat kering. Moss wall art yang diawetkan tidak butuh kelembapan seperti halnya lumut hidup, tapi sebaiknya tetap jaga kelembapan udara di sekitar 40-60%.

Jangan Ada Kerusakan Fisik

Ketika merawat moss wall art, perhatikan juga kerusakan fisik yang mungkin terjadi. Jangan terlalu sering menyentuh dan menekan lumut karena bisa merusak tekstur dan bentuknya.

Lumut yang terpasang dengan baik dan tidak sering diganggu pasti akan tetap tampak alami dan segar. Jangan lupa pastikan moss wall art terpasang dengan kuat di dinding supaya tidak jatuh dan rusak.

Moss wall art adalah cara menarik untuk menghadirkan suasana alami ke dalam ruanganmu. Dengan pengetahuan tentang cara membuat dan merawatnya, kamu bisa menciptakan karya seni yang tidak hanya indah, tapi juga fungsional untuk menghiasi rumahmu. Semoga artikel ini bermanfaat!

Pekerja dan Pembelajar Intelektual Penulis Artikel, Buku, Skenario Film, dan segala turunannya "Kalaui kerja sekedar kerja, Kera pun kerja" - Buya Hamka