Penyebab Cat Tembok Berkapur dan Solusi Mengatasinya
Penyebab Cat Tembok Berkapur dan Solusi Mengatasinya

Penyebab Cat Tembok Berkapur dan Solusi Mengatasinya

Cat tembok yang berkapur merupakan masalah umum yang sering terjadi pada dinding rumah atau bangunan. Ketika kamu menyentuh dinding dan menemukan residu putih seperti debu yang menempel di tangan, itu tandanya cat mengakibatkan proses kapur. Tidak hanya membuat dinding jadi kusam dan kotor, tapi juga menurunkan daya rekat cat, sehingga dinding mudah terkelupas. Lalu, apa saja penyebab cat tembok berkapur dan bagaimana solusi untuk mengatasinya? Simak penjelasan di bawah ini! -MegaBaja.co.id

Ciri -Ciri Tembok Berkapur

Ciri -Ciri Tembok Berkapur
Ciri -Ciri Tembok Berkapur, sumber: jasacat.com

Sebelum membahas penyebabnya, kamu perlu mengetahui ciri-ciri cat tembok yang mengalami proses berkapur. Beberapa tanda yang umum terjadi yaitu:

  • Serbuk putih menempel di tangan saat mengusap permukaan dinding. Tangan akan terlapisi debu putih seperti kapur.
  • Warna cat terlihat memudar dan lapisan cat yang berkapur akan terlihat kusam dan tidak segar seperti semula.
  • Dinding tampak kotor dan sulit dibersihkan. Sisa kapur pada dinding akan menempel pada lantai dan furniture, membuat ruangan terlihat kurang bersih.
  • Cat mudah terkelupas karena lapisan cat kehilangan daya rekatnya, sehingga dinding akan lebih rentan mengalir pengeluaran.

Jika kamu menemukan tanda-tanda di atas, artinya cat tembok rumah sudah mulai mengalami kapur. Lalu, apa saja penyebab utama masalah ini?

Penyebab cat tembok berkapur bisa berasal dari faktor eksternal seperti cuaca dan kelembaban. Bisa juga dari faktor internal seperti kualitas cat dan teknik pengecatan yang kurang tepat. Jika tidak segera diatasi, masalah ini bis semakin parah dan membutuhkan perbaikan yang lebih mahal.

Selengkapnya, simak beberapa faktor penyebabnya di bawah ini!

Penyebab Cat Tembok Berkapur

Ada beberapa faktor utama tembok berkapur, setidaknya ada 7 penyebab paling umum, di antaranya:

Penggunaan Cat Berkualitas Rendah

Cat dengan kualitas rendah umumnya memiliki kandungan pigmen dan resin yang tidak seimbang. Resin berfungsi sebagai perekat yang membuat cat menempel kuat pada dinding, sedangkan pigmen memberikan warna pada cat. Jika komposisi resin terlalu sedikit, cat akan mudah terurai dan menghasilkan lapisan kapur di permukaan dinding.

Tidak Menggunakan Primer atau Sealer Sebelum Mengecat

Primer atau sealer sangat penting untuk memastikan daya rekat cat lebih optimal. Jika kamu langsung mengecat tanpa lapisan dasar, cat akan lebih cepat mengalami degradasi dan mengakibatkan munculnya serbuk kapur. Selain itu, penggunaan primer juga membantu mengurangi daya serap dinding terhadap cat, sehingga hasil akhir lebih tahan lama.

Pengecatan di Permukaan yang Terlalu Lembab

Dinding yang masih basah atau memiliki tingkat kelembaban tinggi dapat menyebabkan cat sulit menempel dengan baik. Akibatnya, cat tidak akan mengering sempurna dan lebih mudah mengalami proses kapur. Kondisi ini sering terjadi pada area yang rentan terkena air, seperti kamar mandi, dapur, atau bagian luar rumah yang sering terkena hujan.

Terpapar Sinar Matahari Berlebih

Terpapar Sinar Matahari Berlebih
Terpapar Sinar Matahari Berlebih

Sebelum memulai pengecatan, pastikan permukaan dinding benar-benar kering dan bebas dari kelembaban. Jika dinding masih dalam kondisi lembab, cat tidak akan menempel dengan baik dan lebih cepat mengalami degradasi. Gunakan alat pengukur kelembaban untuk memastikan kondisi dinding sudah siap dicat. Jika dinding masih basah, sebaiknya tunggu hingga benar-benar kering. Atau kamu bisa menggunakan alat bantu seperti kipas angin dan dehumidifier untuk mempercepat proses pengeringan.

Pilih Cat yang Sesuai dengan Permukaan Dinding

Gunakanlah jenis cat yang sesuai dengan kondisi dinding, baik untuk interior maupun eksterior. Cat interior biasanya lebih fokus pada tampilan estetika dan daya rekat yang kuat. Sedangkan, cat eksterior diformulasikan agar lebih tahan terhadap cuaca ekstrem. Jika kamu menggunakan cat interior untuk area luar rumah, cat akan lebih cepat rusak dan mengalami proses kapur. Karena cat interior tidak memiliki perlindungan terhadap sinar UV dan hujan.

Aplikasikan Cat dengan Teknik yang Benar

Teknik pengecatan yang tepat sangat penting agar hasil akhir lebih rapi dan tahan lama. Sebelum mulai mengecat, aduklah cat hingga merata agar komposisi pigmen dan resin tercampur dengan baik. Aplikasikan cat dalam beberapa lapisan tipis, bukan dalam satu lapisan tebal, agar cat mengering dengan sempurna dan tidak mudah mengelupas. Selain itu, berikan jeda waktu yang cukup antar lapisan untuk memastikan cat benar-benar kering sebelum lapisan berikutnya diaplikasikan.

Cat tembok berkapur bisa disebabkan dari berbagai faktor. Mulai dari kualitas cat yang rendah, kondisinya dinding yang lembab, hingga teknik pengecatan kurang tepat. Untuk mencegah masalah ini, penting untuk memilih cat berkualitas dan memastikan kondisi dinding dalam keadaan kering. Dengan menerapkan tips yang telah ditenagai, kamu bisa menjaga tampilan dinding tetap bersih dan tahan lama.

Pekerja dan Pembelajar Intelektual Penulis Artikel, Buku, Skenario Film, dan segala turunannya Konten Kreator Tiktok, Youtube, Meta, dan lainnya "Kalaui kerja sekedar kerja, Kera pun kerja" - Buya Hamka