Motif polkadot yang sudah populer sejak era 1920-an tapi kerap tenggelam dari sorotan belakangan ini kembali merebut perhatian. Baik dalam dunia fashion, maupun dunia desain interior. -MegaBaja.co.id
Sama seperti motif garis, polkadot sebenarnya tidak pernah benar-benar “ketinggalan zaman” dalam dunia desain interior. Hanya saja, coba ingat kembali kapan terakhir kali kamu melihat bantal atau sprei bermotif polkadot? Kalau pola ini sudah lama tidak hadir di rumah kamu, kini saatnya kamu bersiap menyambut kembalinya motif klasik yang berani ini.
Kembalinya Tren Motif Polkadot
Kebangkitan polkadot pertama kali terlihat di dunia mode. Pola ini memang sempat populer sejak tahun 1920-an, tapi selama beberapa dekade berikutnya, polkadot sering muncul dan menghilang dari tren. Nah belakangan ini, tren fashion yang terinspirasi dari pakaian vintage serta gaya akhir 90-an hingga awal 2000-an kembali tersorot. Dan secara otomatis, polkadot juga ikut menjadi pusat perhatian.
Mulai dari kemeja, gaun, celana ketat, hingga sepatu, semua kini bisa tampil cantik dengan sentuhan polkadot klasik. Warna yang sering dipadukan juga masih timeless seperti cokelat-putih, hitam-putih, dan putih-biru tua. Menariknya lagi, kebangkitan polkadot tidak hanya berhenti di dunia fashion. Dunia mode dan desain interior memang sering saling mempengaruhi, berakhir menciptakan tren yang membentuk estetika tertentu. Saat ini, motif polkadot mulai menjadi primadona lagi dalam desain interior melalui berbagai bentuk.
Polkadot dalam Desain Interior

Layaknya dunia fashion, tren polkadot di interior juga kerap mengikuti jejak pola-pola dari dekade sebelumnya. Pola ini biasanya identik dengan kain. Mulai dari seprai, sarung bantal, bantal hias, sampai selimut aksen. Ini tidak mengherankan karena motif polkadot memang mudah sekali untuk dipadukan dengan berbagai hal.
Tapi, polkadot juga memiliki tempatnya sendiri dalam desain kontemporer. Salah satu cara untuk mengaplikasikannya adalah melalui karya seni dinding. Biasanya, polkadot kecil lebih terasa vintage, sementara pola besar justru memberi kesan modern. Kamu bisa menambahkannya ke kanvas, dinding bercat atau yang dilapisi wallpaper. Bahkan, melalui detail-detail kecil seperti bantal kursi atau karpet.
Cara lainnya untuk bermain dengan motif polkadot adalah dengan menghadirkan tekstur. Misalnya, polkadot bordir yang membeli efek timbul pada seprai dan bantal. Sementara polkadot dari manik-manik cocok dijadikan hiasan dinding atau bahkan kap lampu. Bahan bertekstur seperti kain timbul atau bulu dengan pola polkadot juga bisa membuat tampilan kain pilihan kamu jadi lebih standout.
Nah, kalau ingin hasilnya lebih menonjol, coba kamu kombinasikan polkadot dengan pola lain yang selaras. Polkadot dan garis-garis sudah menjadi pasangan klasik yang banyak disukai. Tapi, kamu juga bisa memadukannya dengan bunga berwarna cerah, motif kotak-kotak, atau bahkan houndstooth untuk tampilan yang lebih playful.
Kenapa Polkadot Selalu Menarik?

Polkadot yang tidak pernah benar-benar hilang dari dunia desain mungkin menjadi pertanyaan, dan jawabannya ada dua. Pertama, polkadot bersifat timeless atau tidak lekang oleh waktu. Walaupun interior sering sekali berubah, motif bulat ini sangat mudah menyesuaikan diri. Polkadot kecil yang rapat mampu menciptakan suasana vintage. Sedangkan polkadot besar lebih terlihat modern, berani, sekaligus percaya diri.
Kedua, polkadot memiliki karakter yang fleksibel. Mau kamu pasang di rumah bergaya minimalis, retro, sampai yang ekletik sekalipun akan tetap serasi. Jika ingin main aman, pilihan warnanya memang hitam-putih agar terkesan modern. Tapi beda lagi kalau kamu ingin yang lebih playful, kamu bisa menggunakan warna pastel atau cerah. Ini biasanya cocok untuk kamar terutama kamar anak atau ruang keluarga.
Dan yang paling penting, polkadot selalu membawa energi positif. Ruangan yang semula polos bisa berubah seketika menjadi lebih hidup hanya karena menambahkan satu elemen polkadot. Entah itu di bantal, tirai, atau karpet. Maka dari itu, banyak orang yang menyukai polkadot dan menggunakannya sebagai ‘penyegar’ ruangan.
Dekorasi Ruangan dengan Motif Polkadot
Sekarang, waktunya kamu seru-seruan menghadirkan suasana ruangan yang lebih hidup dengan motif polkadot. Cara mengaplikasikannya mudah sekali, kok! Yuk, intip inspirasinya di sini.
Polkadot di Ruang Tidur
Kamar tidur yang awalnya polos bisa langsung terlihat lebih estetik kalau diberikan sentuhan polkadot di dinding. Kamu bebas menentukan warna polkadot sesuai selera. Kalau suka dengan warna merah yang berani, coba pakai saja. Ada dua cara untuk menghadirkannya, bisa dengan mengecat dinding dan membentuk pola polkadot. Atau kalau tidak mau repot, cukup pilih wallpaper yang bermotif polkadot.
Bagaimana kalau ingin nuansa kamar yang lebih girly? Solusinya adalah menambahkan polkadot warna-warni yang ceria. Coba tempelkan polkadot dengan warna favorit kamu di dinding, pasang dengan pola acak supaya lebih artsy. Tidak hanya di dinding, motif bulat yang playful ini juga bisa dihadirkan melalui cara lain.

Gunakan bed cover, sprei, atau sarung bantal bermotif polkadot berwarna cerah. Jika kamarnya cukup luas, manfaatkan karpet polkadot yang ceria. Misalnya, jika ingin nuansa Barbie kamu bisa menggunakan karpet warna pink. Karpet ini mudah sekali didapat, bisa dari marketplace online atau langsung mencarinya di toko karpet terdekat.
Polkadot pada Furniture
Trik ini bisa kamu coba jika kamu tidak ingin terlalu banyak mengubah dekorasi ruangan. Cukup tambahkan furniture bermotif polkadot untuk memberi sentuhan kasual. Misalnya, kursi dengan motif polkadot putih dan mint yang terkesan manis. Pastikan kursi yang dipilih sesuai dengan gaya ruangan, nyaman, dan juga aman untuk digunakan. Untuk mendapatkannya, kamu bisa mengunjungi IKEA, Informa, atau toko furniture favorit lainnya.
Pilihan furniture lain yang bisa menjadi inspirasi adalah sofa. Gunakan warna-warna seperti navy dan putih. Walaupun terkesan simpel, sofa bermotif polkadot dengan warna seperti itu bisa menjadi elemen menarik yang mempercantik ruangan. Pakai kursi polkadot berukuran sedang jika ruangan kamu bergaya minimalis. Supaya makin nyaman dipakai saat bersantai atau menonton TV, pilihlah sofa dengan bahan yang empuk.
Polkadot di Kamar Mandi
Ide dekorasi seru lainnya adalah kamar mandi dengan dinding polkadot. Tidak perlu ribet dengan desain yang terlalu ramai, cukup pakai satu warna polkadot saja supaya dinding polos terlihat lebih menarik. Untuk menambah kesan hangat, coba padukan dengan furniture rustic berbahan kayu. Pilih warna netral seperti beige atau coklat agar suasana kamar mandi terasa lebih tenang dan menenangkan.
Jika merasa kamar mandi terasa sepi atau polos, tambahkan ornamen bermotif yang lebih eye catching. Tirai mandi dengan pola polkadot bisa dijadikan pilihan simpel tapi tetap menarik. Untuk tampilan yang segar, kamu bisa memilih tirai berwarna hijau. Sementara itu, tirai polkadot kuning cocok sekali untuk menghadirkan suasana yang lebih cerah dan ceria.
Polkadot memang terlihat sederhana, tapi dampaknya luar biasa untuk suasana ruangan. Kamar tidur langsung terasa manis, ruang tamu lebih terasa menyenangkan, bahkan kamar mandi pu tampak lebih fresh. Kalau kamu ingin mengaplikasikannya, tidak perlu ribet, kok. Mulai saja dari detail kecil seperti bantal atau tirai, baru setelah itu kamu bisa mencoba yang lebih bold seperti dinding atau sofa.
Jadi, jika kamu sedang mencari cara mudah untuk mempercantik rumah tanpa harus renovasi besar-besaran, polkadot bisa menjadi solusinya. Motif ini tdak hanya membuat enak dipandang, tapi juga membawa energi positif dan keceriaan. Jadi, jangan takut bereksperimen, biarkan polkadot menghidupkan ruangan kamu dengan gaya yang timeless, fun, dan berkarakter.

















Leave a Reply