Memiliki pohon peneduh di sekitar rumah tidak hanya mendukung estetika, tetapi juga harus memenuhi aspek kenyamanan. Dengana adanya pohon yang rindang di halaman rumah, suasana yang sejuk akan didapatkan. Selain itu, pjpn juga berperan untuk menyaring udara, sekaligus menambah pasokan oksigen yang membuat lingkungan terasa lebih segar. -MegaBaja.co.id
Keberadaan pohon memang bisa mempercantik halaman dan memberi kesan alami pada hunian. Namun sayangnya, tidak semua pohon cocok ditanam dekat rumah. Beberapa jenis pohon justru memiliki akar yang merambat jauh dan kuat, sehingga berpotensi merusak pondasi bangunan, dinding, hingga saluran air bawah tanah.
Maka dari itu, pemilihan jenis pohon peneduh harus dilakukan dengan penuh pertimbangan. Nah, di dalam artikel ini, kita akan membahas rekomendasi pohon peneduh yang aman ditanam di sekitar rumah karena akarnya tidak merusak bangunan.
Kenapa Pemilihan Pohon Peneduh Penting?

Menanam pohon peneduh di sekitar rumah memang memberikan banyak manfaat, tapi salah memilih jenis pohon justru bisa menimbulkan masalah besar. Akar pohon yang tumbuh liar dan kuat bisa menyebabkan pondasi rumah retak, pipa saluran air pecah, hingga lantai terangkat. Kerusakan ini tentu tidak hanya merugikan secara estetika, tapi juga bisa mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan bangunan.
Jadi sebelum menanam pohon, ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan. Pertama, jenis akar pohonnya. Apakah memiliki akar tunggang atau akar serabut? Hal ini menjadi penting, karena pohon dengan akar tunggang cenderung tumbuh dalam dan bisa merusak struktur bangunan di sekitarnya. Sebaliknya, pohon dengan akar serabut biasanya lebih aman karena pertumbuhannya menyebar di permukaan tanah.
Poin kedua, seberapa besar ukuran pohon saat dewasa. Perlu kamu ingat, pohon yang terlalu besar tentu membutuhkan ruang lebih luas. Jadi pertimbangkan hal ini agar pohon tidak terlalu memakan tempat nantinya. Ketiga, jarak tanam dengan bangunan yang harus diatur agar pertumbuhan pohon tidak mengganggu struktur rumah.
Dengan memperhatikan ketiga poin di atas, berikut adalah kriteria pohon peneduh yang cukup aman untuk ditanam di halaman rumah.
Kriteria Pohon Peneduh yang Aman untuk Rumah
Tidak semua pohon bisa ditanam di dekat rumah. Supaya tetap aman dan nyaman, ada beberapa kriteria yang sebaiknya diperhatikan saat memilih pohon peneduh, yaitu:
• Akar serabut yang tidak merambat terlalu jauh
Pilih pohon dengan jenis akar serabut, karena jenis akar ini cenderung tumbuh di permukaan tanah sehingga lebih aman untuk pondasi, dinding, maupun saluran air.
• Ukuran pohon sedang, tidak terlalu tinggi
Pohon berukuran sedang lebih proporsional untuk halaman rumah dan tidak berisiko roboh menimpa bangunan saat hujan atau angin kencang.
• Daun tidak terlalu lebat
Memilih pohon dengan jenis daun yang tidak terlalu rimbun akan memudahkan perawatan, mengurangi potensi sampah daun menumpuk, juga bisa tetap memberi cahaya cukup ke halaman.
• Cepat tumbuh, tahan panas, dan sesuai iklim tropis
Terakhir, pilih jenis pohon yang cepat tumbuh. Hal ini supaya kamu bisa merasakan manfaatnya segera. Sementara itu, pohon dengan kemampuan tahan panas bisa menjadi ideal untuk lingkungan rumah di Indonesia.
Itulah beberapa kriteria yang harus kamu perhatikan jika kamu berencana untuk menanam pohon peneduh di halaman rumah. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini ada beberapa rekomendasi pohon peneduh yang bisa kamu tanam di dekat rumah.
Rekomendasi Pohon Peneduh yang Akarnya Tidak Merusak Bangunan
1. Pohon Tabebuya

Pohon Tabebuya sering disebut sebagai “sakura tropis” karena bunganya yang lebat dan indah. Akar pohon ini termasuk jenis serabut, sehingga tidak akan merambat terlalu dalam dan merusak pondasi rumah. Selain itu, tabebuya juga cocok ditanam di halaman atau sepanjang jalan rumah karena dia memiliki tajuk yang tidak terlalu besar. Bukan hanya aman untuk bangunan, bunga dari pohon tabebuya yang bermekaran juga akan membuat rumah terlihat semakin cantik dan estetik.
2. Pohon Ketapang Kencana
Pohon selanjutnya adalah Ketapang Kencana. Ini menjadi salah satu pilihan populer karena tajuknya melebar dan mampu memberikan keteduhan yang luas. Sistem akarnya berupa akar serabut yang dangkal, sehingga relatif aman bila ditanam dekat bangunan. Pohon ini juga mudah dirawat, tahan panas, dan bisa tumbuh baik di iklim tropis. Daunnya yang tidak terlalu rimbun membuat sinar matahari masih bisa masuk dengan lembut ke halaman rumah.
3. Pohon Kamboja
Jika kamu menginginkan jenis pohon dengan ukuran kecil hingga sedang, maka kamu bisa memilih jenis pohon kamboja. Pohon ini cukup cocok untuk halaman dengan lahan terbatas. Sistem akarnya tidak agresif, sehingga aman dari risiko merusak pondasi. Selain itu, pohon ini juga memiliki bunga yang indah dan wangi sehingga bisa menambah nilai estetika rumah. Kelebihan lain dari pohon ini yaitu tipe perawatannya yang tergolong mudah. Hal ini karena pohon kamboja tidak membutuhkan penyiraman berlebihan dan bisa tahan terhadap kondisi panas.
4. Pohon Cemara Udang
Pohon ini sering dijadikan penghias taman minimalis karena bentuknya unik dengan batang melengkung dan tajuk yang rapi. Cemara Udang memiliki akar yang tidak merusak struktur tanah maupun bangunan, sehingga sangat aman ditanam dekat rumah. Selain berfungsi sebagai peneduh, pohon ini juga bisa dipangkas sesuai selera sehingga kamu bisa mendapatkan tampilan yang cantik untuk taman di halaman rumahmu.
5. Pohon Pule
Pule merupakan salah satu jenis pohon yang banyak digunakan dalam program penghijauan kota. Salah satu alasannya adalah karena akarnya berbentuk serabut, sehingga tidak merusak pondasi. Pohon ini juga memiliki batang yang kokoh dengan daun rindang yang mampu memberikan efek teduh yang lebih optimal. Selain itu, pohon Pule juga dikenal tahan terhadap kondisi cuaca panas, sehingga cocok ditanam di halaman rumah.
6. Pohon Flamboyan Mini

Sedikit berbeda dengan flamboyan besar yang berakar kuat, pohon flamboyan mini memiliki akar yang lebih jinak dan tidak terlalu dalam. Tajuknya tetap rindang sehingga bisa menjadi peneduh alami di halaman rumah. Ditambah dengan bunganya yang berwarna cerah sehingga menambah keindahan suasana, membuat rumah terasa lebih segar dan hidup.
7. Pohon Tanjung
Rekomendasi terakhir untuk jenis pohon peneduh yang akarnya tidak merusak bangunan adalah pohon Tanjung. Jenis pohon ini dikenal dengan bunganya yang harum, terutama saat sore hari. Sistem akarnya berupa akar serabut yang tidak merusak pondasi, sehingga aman ditanam dekat bangunan. Selain berfungsi sebagai peneduh, pohon ini juga memberi nilai estetika dan aroma alami yang menenangkan.
Tips Menanam Pohon Peneduh di Dekat Rumah
Selanjutnya, agar pohon peneduh tetap memberikan manfaat tanpa mengganggu bangunan, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan. Simak pembahasannya di bawah ini:
• Jaga jarak ideal penanaman
Usahakan pohon ditanam minimal 2–3 meter dari pondasi rumah. Jarak ini membantu akar tumbuh bebas tanpa merusak struktur bangunan.
• Gunakan pot besar atau planter box
Jika ingin menanam pohon yang berpotensi tumbuh besar, menempatkannya dalam pot atau planter box bisa menjadi solusi. Cara ini membantu membatasi ruang gerak akar.
• Rutin memangkas cabang
Pemangkasan berkala mencegah pohon tumbuh terlalu rimbun, menjaga estetika, sekaligus mengurangi risiko cabang patah saat angin kencang.
• Pastikan drainase tanah baik
Drainase yang lancar membantu akar tidak berkembang liar ke segala arah. Selain itu, kondisi tanah yang sehat membuat pohon lebih kokoh dan tahan lama.
Menanam pohon peneduh di sekitar rumah bukan hanya menambah keindahan, tapi juga memberikan manfaat besar seperti udara segar, suasana sejuk, dan kenyamanan bagi penghuni. Namun, pemilihan jenis pohon harus dilakukan dengan cermat agar akar tidak merusak pondasi maupun saluran air.
Kamu bisa memilih beberapa jenis pohon peneduh yang sudah direkomendasikan di atas. Dengan pemilihan jenis pohon yang tepat, bangunan rumahmu akan tetap aman dan halaman tetap terlihat estetik dan menyejukkan. Semoga bermanfaat, ya!

















Leave a Reply