Simak! 5 Langkah Mudah Melepas Lantai Vinyl
Simak! 5 Langkah Mudah Melepas Lantai Vinyl

Simak! 5 Langkah Mudah Melepas Lantai Vinyl

Sebagai pemilik rumah yang berencana merenovasi rumah sendiri, mengetahui cara melepas lantai vinyl adalah salah satu hal yang penting. Lantai vinyl, meskipun dikenal awet dan estetis, ada kalanya kamu perlu mengganti atau melepasnya. Entah karena rusak, hanya ingin berganti gaya, atau sekadar menyiapkan lantai baru. -MegaBaja.co.id

Nah, agar prosesnya tidak terlalu merepotkan, penting sekali untuk tahu langkah-langkah melepas lantai vinyl dengan benar. Panduan ini akan memberi kamu gambaran lengkap mengenai cara melakukannya dengan teknik yang tepat. Simak sampai tuntas, ya!

Cara Melepas Lantai Vinyl

Jangan terlalu berharap bisa melepas lantai vinyl tanpa ada yang rusak, ya. Kecuali jika bagian tengahnya memang terpasang longgar. Tapi jika lantai vinyl kamu tipe yang dipasang mengambang (floating floor), biasanya masih bisa dilepas walau dengan kerusakan kecil. Hanya saja, kemungkinan besar potongan lantai yang sudah dilepas ini tidak akan bisa digunakan lagi di tempat lain.

Adapun, alat dan bahan yang perlu disiapkan untuk melepas lantai vinyl adalah:

  • Batang pengungkit kecil
  • Palu
  • Alat serbaguna 5-in-1
  • Cutter atau pisau serbaguna
  • Heat gun (pistol panas)
  • Blok kayu
  • Sarung tangan kerja

Langkah 1: Bersihkan Area

Langkah 1: Bersihkan Area
Langkah 1: Bersihkan Area

Pastikan area kerja atau ruangan sudah bersih terlebih dahulu dulu. Setelah itu, gunakan ujung datar batang pengungkit untuk melepas lis seperempat lingkaran yang menutupi celah antara papan skirting dan lantai vinyl secara perlahan. Kadang, lantai vinyl juga terpasang di bawah papan skirting, jadi kamu harus sangat hati-hati agar tidak merusak dinding.

Untuk melepas papan skirting, taruh balok kayu beberapa sentimeter di atasnya, lalu selipkan ujung batang pengungkit yang lebar di pertemuan antara lis dan dinding. Ketuk pelan batang pengungkit dengan palu sampai masuk ke bawah lis, kemudian congkel perlahan sambil menggeser sepanjang dinding. Jika kamu ingin memakai lisnya kembali, jangan lupa tandai posisi aslinya agar mudah saat memasang ulang nantinya.

Langkah 2: Cungkil Lantai Papan atau Ubin Vinyl

  • Mulai dari Tepi: Tentukan di mana titik awalnya, tapi biasanya ada di pinggir ruangan atau dekat pintu. Ini tempat paling mudah untuk memulai sebenarnya. Apabila lantainya berupa papan atau ubin vinyl, coba perhatikan sambungan antar bagiannya supaya nantinya tidak rusak ketika dicungkil.
  • Gunakan Pisau Dempul: Selipkan pisau dempul atau batang pengungkit kecil di bawah tepi papan atau ubin vinyl. Kamu mungkin harus mengetuk gagang alatnya dengan palu supaya bisa masuk lebih dalam.
  • Tekan Perlahan: Setelah alat masuk di bawah vinyl, mulai angkat dengan cara menekan pelan. Usahakan mengangkatnya dengan rata supaya vinyl tidak patah, apalagi kalau kamu ingin mendaur ulang atau membuangnya.
  • Kerjakan dengan Pelan dan Rapi: Terus ulangi langkah ini ke seluruh bagian lantai. Bila ada ubin yang sulit untuk dicabut, gunakan alat pemanas untuk melunakkan lem. Dengan begitu, lem akan lebih mudah untuk dilepas.

Langkah 3: Potong Lantai Vinyl Jadi Beberapa Strip

  • Gores Permukaan: Untuk melakukan ini, kamu gunakan pisau serbaguna. Nantinya, lantai vinyl akan terbagi menjadi beberapa bagian panjang (atau disebut strip). Cara ini paling efektif kalau lantai vinyl yang kamu pakai adalah vinyl lembaran. Tujuannya adalah untuk membuat strip yang lebar tetapi tidak terlalu besar, sehingga nyaman dan masih bisa dipegang.
  • Kedalaman Potongan: Pastikan goresannya cukup untuk memotong lapisan vinyl, tapi jangan sampai tembus dan merusak lantai dasar di bawahnya, ya. Tekan pisau secukupnya saja, jadi potongannya tetap rapi.
  • Kupas dan Tarik: Setelah vinil berhasil teriris menjadi beberapa bagian, kupas pelan-pelan mulai dari salah satu ujungnya. Lakukan dengan bantuan pisau dempul atau batang pengungkit untuk mengangkat tepi awalnya. Setelah itu, tarik setiap potongan ke belakang sampai semuanya terlepas.
  • Bersihkan Sisa Lem: Saat kamu melepas setiap strip, kamu mungkin akan menemukan sisa perekat yang masih menempel di lantai bawah. Langsung bersihkan dengan pengikis lantai atau pisau dempul sehingga proses pembersihan nanti berjalan lebih mudah.

Jika lantai vinyl sudah tidak lagi bisa dikikis dengan pisau serbaguna, coba ganti dengan alat yang lebih tajam seperti alat 5-in-1. Tekan ujung alat 5-in-1 di sela-sela antara vinyl dan lantai di bawahnya. Gunakan gerakan menusuk atau dorongan tajam untuk membantu mengangkatnya. Lem di lantai yang sudah lama biasanya akan mudah sekali dikikis oleh alat ini.

Ketika kamu sedang mencungkil, gunakan tangan kamu yang satunya untuk mengelupas vinyl. Tapi lakukan dengan perlahan karena jika vinyl terasa terlalu mudah terangkat, bisa jadi kamu hanya mengupas lapisan atasnya, bukan keseluruhan. Jadi pastikan kamu mengangkat semua lapisan vinyl sampai ke bawah, bukan cuma bagian permukaannya, ya.

Langkah 4: Bersihkan Lem

Setelah sebagian besar lantai vinyl dan lem berhasil dilepas, biasanya masih ada sisa perekat yang menempel kuat di lantai bawah (sublantai). Bagian ini harus dibersihkan agar permukaan lantai tetap halus dan siap dipasang lantai baru. Coba periksa dengan teliti bagian mana saja yang masih ada sisa lem. Setiap jenis perekat bisa sangat berbeda cara menghilangkannya, untuk itu pastikan pilih cairan penghapus perekat yang sesuai dengan tipe lem dan bahan lantai bawah.

Jangan lupa baca dulu petunjuk pemakaian dan peringatan di label produknya, ya. Dan satu lagi, lindungi diri kamu dengan cara memakai sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker. Dengan begitu, kamu akan aman dari paparan bahan kimia yang ada di cairan pembersih dan sisa lemnya.

Langkah 5: Pembersihan dan Pembuangan

Langkah 5: Pembersihan dan Pembuangan

Tahap terakhir yang tidak kalah penting adalah membersihkan area kerja dan membuang material lama. Pembersihan yang rapi adalah kunci jika lantai dasar akan dipasang lantai baru. Ada beberapa cara pembersihan yang bisa dilakukan:

  • Sapu dan Vacuum: Kotoran atau serpihan yang besar sebaiknya disapu. Setelah disapu lanjut divacuum seluruh areanya, sehingga debu dan partikel kecil ikut menghilang. Langkah ini penting sekali untuk memastikan sisa kotoran tidak mengganggu ketika kamu memasang lantai baru nanti.
  • Periksa Sublantai: Periksa sublantai dengan teliti setelah semuanya bersih. Lihat apakah ada bagian yang rusak, paku yang menonjol, atau hal lain yang perlu diperbaiki sebelum lanjut ke pemasangan lantai baru.
  • Pel atau Lap Terakhir: Tergantung jenis lantai bawah kamu dan langkah selanjutnya, kamu bisa mengepel atau mengelap area dengan kain lembap untuk menghilangkan sisa kotoran. Pastikan permukaan sudah kering sepenuhnya sebelum kamu mulai memasang lantai baru.

Lantai vinyl sebenarnya bisa didaur ulang, namun di beberapa daerah lantai ini biasanya tidak bisa didaur ulang. Jadi, harus dibuang ke tempat sampah rumah tangga biasanya. Beberapa wilayah, terutama di luar negeri ada yang memiliki aturan khusus dan tidak memperbolehkan bahan bangunan dibuang di tempat sampah umum. Untuk itu, pastikan dulu peraturan di daerah kamu mengenai cara pembuangan lantai vinyl yang benar itu seperti apa. Semoga artikel ini bermanfaat!

Pekerja dan Pembelajar Intelektual Penulis Artikel, Buku, Skenario Film, dan segala turunannya Konten Kreator Tiktok, Youtube, Meta, dan lainnya "Kalaui kerja sekedar kerja, Kera pun kerja" - Buya Hamka