Kamu mungkin telah melihat banyak rumah dengan backsplash ubin di dapur, lantai kamar mandi ubin, atau ruangan dengan ubin lain. Tapi sekarang, banyak pemilik rumah yang berpikir lebih kreatif. Mereka mulai menggunakan aplikasi ubin yang tak terduga, dan contoh terbarunya adalah pemasangan ubin dengan teknik tile drenching. –MegaBaja.co.id
Teknik ini merupakan turunan dari colour drenching, yakni memilih satu warna dan mengaplikasikannya pada seluruh elemen seperti cat hingga furniture. Mengganti skema warna dengan pola demikian belakangan semakin populer dan merupakan teknik yang sempurna jika kamu lebih condong ke gaya maksimalis. Namun, bagaimana dengan penggunaan ubin untuk mendapatkan tampilan yang menonjol? Yuk, cari tahu.
Apa Itu Tile Drenching?

Terinspirasi dari colour drenching, tren tile drenching menggunakan satu desain ubin untuk memenuhi ruangan. Tren ini menciptakan nuansa kohesif yang berani. Konsepnya sederhana: tutupi ruangan dengan ubin untuk efek dramatis. Penggunaan ubin di teknik tile drenching hampir pada keseluruhan ruangan, mulai dari dinding, lantai, plafon, bahkan hingga area wastafel dan shower. Jika kamu tertarik dengan desain modern, tren ini layak dipertimbangkan!
Kamu bisa memilih ubin yang sama atau beberapa ubin berbeda dengan warna atau pola yang serupa. Bayangkan masuk ke dalam kamar mandi dengan ubin yang penuh di seluruh ruangan atau mengamati backsplash dapur yang memanjang indah hingga ke area plafon, keren, bukan? Dengan menggunakan satu gaya atau warna ubin, kamu bisa menciptakan ruang yang sejuk dan elegan sekaligus bergaya.
Jika kamu ingin tampilan yang sedikit lebih bervariasi, tile drenching juga sangat cocok pada kombinasi ubin komplementer. Entah kamu memilih satu ubin atau melapisi berbagai pola dan warna pada dinding hingga lantai, tren ini tidak hanya menarik secara visual. Konsepnya juga memberikan daya tahan dan perawatan yang lebih rendah karena permukaan ubin keras lebih mudah dibersihkan.
Kenapa Tren Ini Populer?
Memang, tile drenching bukanlah teknik baru, tetapi ada alasan mengapa ide ini tetap populer, salah satunya karena kepraktisannya. Tren ini menghilangkan frustrasi yang muncul saat harus memilih banyak material. Ketika kamu mengulang ubin yang sama, ini akan sangat mengurangi jumlah pilihan yang dibutuhkan saat mendesain ruangan. Dengan begitu, hampir tidak mungkin membuat kesalahan karena setiap pilihan saling terkait.
Teknik ini juga menciptakan keseimbangan yang sempurna. Dengan melapisi seluruh ruangan mulai dari dinding, lantai, bahkan langit-langit dengan ubin dari tone warna yang sama, ruangan akan terasa intensional sekaligus imersif. Dari perspektif estetika, penyederhanaan material menyatukan ruang dan memberikan kesan permanen karena menghadirkan satu sudut pandang yang definitif.
Di Mana Tempat Terbaik Mengaplikasikan Tile Drenching?

Tidak ada aturan baku di mana tren tile drenching harus diterapkan. Namun, tentu saja, ada ruang-ruang yang cocok dengan konsep ini. Ubin paling umum digunakan di area basah di rumah seperti kamar mandi. Kamu bisa menerapkan di berbagai ukuran kamar mandi, tetapi akan sangat efektif jika areanya lebih kecil karena menciptakan efek yang mendalam dan menyejukkan. Kamar ganti, kamar mandi dalam, dan kamar mandi utama yang compact dapat menciptakan nuansa mulus dengan penerapan tren ini.
Aliran dan kontinuitas warna membantu memperluas ruang yang lebih kecil, sehingga akan tercipta ilusi area yang lebih luas. Pemasangan dan desain yang tepat bisa membuat ruangan kecil tidak terasa sesak. Alasan ini juga membuat tren tile drenching sama efektifnya jika diterapkan di ruang-ruang kecil lain seperti ruang ganti dan ruang cuci. Lebih dari sekadar fungsi, suasana kamar mandi akan terasa seperti spa, mewah namun tetap tenang.
Cara Menerapkan Tile Drenching
Jika kamu kesulitan memilih ubin, menentukan jenis ubin yang paling mudah dibersihkan bisa menjadi langkah awal untuk memulai. Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa kiat yang perlu diingat saat akan mengaplikasikan tren tile drenching:
1. Pertimbangkan Ukuran Ubin dan Ruangan
Pemilihan ubin akan dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya seberapa luas ukuran ruangan. Untuk kamar mandi kecil, ubin dengan warna yang lebih terang dapat membuat ruangan terasa lebih luas. Di sisi lain, warna yang lebih gelap punya peran untuk menciptakan suasana yang nyaman dan lebih intim.
Kamu juga perlu memilih antara ubin berformat besar atau kecil. Ubin besar dapat menciptakan tampilan yang lebih mulus dan luas saat menutupi dinding dan lantai. Sementara itu, ubin atau mosaik yang lebih kecil dapat menambah tekstur dan daya tarik. Namun, penggunaannya harus hati-hati karena dapat mengganggu kesinambungan jika tidak dipilih dengan cermat.
2. Pilih Ubin dengan Bijak
Kamu tidak harus menggunakan jenis ubin yang sama persis di seluruh ruangan. Jika ingin warna yang berbeda, disarankan untuk tetap menggunakan palet yang kohesif. Sementara jika ingin menghadirkan variasi pada ruangan, gunakanlah jenis ubin yang sama dalam format atau sentuhan akhir yang berbeda. Konsep ini dapat menambah kedalaman tanpa terlihat berantakan.
Pilihlah ubin dengan variasi warna atau tekstur, seperti glasir atau timbul, untuk menghindari efek datar. Ketika ingin menggunakan beberapa ubin dalam satu ruangan, pastikan pilih ubin yang dominan terlebih dahulu. Kamu bisa mulai mengonseptualisasikan desain tile drenching dengan menemukan ubin yang akan dijadikan sebagai sebagai titik fokus utama. Barulah setelah itu, kamu bisa mencari ubin lain yang memiliki warna komplementer untuk mencapai keseimbangan.

Untuk efek menenangkan, pilihlah warna-warna netral lembut seperti biru yang sejuk dan hijau. Mau tampilan berani? Maka pilihlah Warna-warna yang pekat. Jangan lupa, tambahkan kontras dengan menggunakan warna aksen. Biasanya, warna-warna ini digunakan pada dekorasi kecil seperti keran, kenop, atau karya seni yang dipajang. Menyesuaikan warna nat dengan ubin akan menciptakan tampilan yang mulus, sementara nat yang kontras dapat menonjolkan geometrinya.
3. Jangan Abaikan Daya Tahan
Karena akan dipasang secara permanen di berbagai permukaan, sangat penting untuk memastikan material yang kamu pilih sesuai untuk digunakan di semua permukaan tersebut. Misalnya, ubin dinding, seperti mosaik yang terlalu banyak, tidak dapat digunakan di lantai. Demikian pula, area shower, area kering, dan material untuk meja dapur, semuanya memerlukan pertimbangan khusus.
Untuk kamar mandi atau dapur, hindari batu berpori atau bertekstur tinggi yang sulit dibersihkan atau menyerap kelembapan. Pilihlah ubin dengan fitur anti selip yang memadai. Desain yang indah harus selalu selaras dengan bagaimana sebuah ruangan sebenarnya digunakan.
4. Pencahayaan
Pertimbangan khusus yang perlu kamu ingat setelah selesai memasang ubin adalah pencahayaan yang tepat. Ruangan yang sepenuhnya dilapisi ubin akan memantulkan cahaya secara berbeda. Pada area atau ruangan yang kecil, ubin glossy bertindak sebagai pemantul cahaya ke seluruh ruangan, sehingga tercipta ilusi yang lebih terbuka.
Finishing dan warna ubin berpengaruh pada bagaimana cahaya akan memantul. Jadi, perlu diingat bahwa skema ubin satu warna dapat membuat ruangan terasa datar atau dingin jika tidak diimbangi dengan pencahayaan yang tepat. Maka dari itu, tempatkan pencahayaan tidak langsung yang lembut untuk membantu menghindari kesan membosankan.
Menerapkan teknik tile drenching akan menciptakan nuansa yang berbeda pada ruangan. Pada akhirnya, tren yang sedang marak saat ini belum tentu akan kamu sukai di masa depan. Untuk itu, pertimbangkan dengan matang sebelum memulai proyek tile drenching di kamar mandimu, ya!


















Leave a Reply