Furniture rotan semakin populer belakangan ini, baik untuk interior rumah maupun area eksterior seperti teras atau taman. Desainnya yang alami dan fleksibel membuat rotan mudah dipadukan dengan berbagai gaya hunian, mulai dari minimalis, skandinavia, hingga bohemian. Tidak hanya itu, rotan juga dikenal ringan, memiliki nilai estetik tinggi, serta memberi kesan hangat dan natural pada ruangan. -MegaBaja.co.id
Namun, di balik kelebihannya, furniture rotan memiliki tantangan tersendiri dalam hal perawatan. Salah satunya yaitu, bahan ini cukup rentan terhadap kelembapan, sinar matahari berlebih, maupun penumpukan debu yang bisa membuat seratnya rapuh atau berubah warna. Jadi jika tidak dirawat dengan benar, keindahan dan ketahanan rotan bisa berkurang dengan cepat. Karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui cara merawat furniture rotan agar tetap awet, indah, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Mengenal Karakteristik Furniture Rotan

Sebelum merawat furniture rotan dengan baik, penting untuk memahami jenis materialnya terlebih dahulu. Secara umum, rotan dibagi menjadi dua jenis, yaitu rotan alami dan rotan sintetis. Rotan alami berasal langsung dari tanaman rotan yang dianyam, sehingga memiliki tekstur unik dan tampilan lebih natural. Sementara itu, rotan sintetis biasanya terbuat dari bahan plastik berkualitas tinggi seperti PE atau resin, yang dibuat menyerupai rotan asli dengan daya tahan lebih kuat terhadap cuaca.
Masing-masing jenis tentu punya kelebihan dan kekurangan. Rotan alami unggul dari sisi estetika karena memberi nuansa hangat dan autentik, tetapi cenderung lebih rentan terhadap kelembapan dan mudah berjamur jika tidak dirawat dengan baik. Sebaliknya, rotan sintetis lebih tahan lama, tidak mudah lapuk, dan cocok digunakan di area luar ruangan, meskipun tampilannya kadang terlihat kurang alami dibanding rotan asli.
Ketahanan furniture rotan, baik itu rotan alami maupun sintetis juga sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal. Paparan sinar matahari langsung, hujan, serta tingkat kelembapan udara bisa mempercepat kerusakan serat rotan. Selain itu, kebiasaan perawatan seperti cara membersihkan, menempatkan, dan melindunginya juga memegang peran penting dalam menjaga kualitas rotan agar tetap awet dan tidak mudah rusak.
Agar furniture rotanmu jadi lebih awet dan tahan lama, berikut adalah tips untuk merawatnya!
Tips Merawat Furniture Rotan agar Tahan Lama
Membersihkan Furniture Rotan Secara Rutin
Salah satu kunci agar furniture rotan tetap awet adalah dengan menjaga kebersihannya secara teratur. Kamu bisa membersihkannya menggunakan lap kering atau kain lembap untuk mengangkat debu dan kotoran ringan di permukaan. Cara sederhana ini membantu menjaga tampilan rotan tetap bersih sekaligus mencegah kotoran menumpuk terlalu lama.
Untuk bagian sela-sela anyaman rotan yang sulit dijangkau, gunakan sikat halus agar debu dan kotoran bisa terangkat tanpa merusak serat. Jika diperlukan, kain lembap yang digunakan sebaiknya hanya sedikit basah, bukan terlalu basah, karena air berlebihan bisa membuat rotan cepat lapuk dan melemahkan seratnya. Dengan perawatan rutin seperti ini, furniture rotan akan lebih tahan lama dan tetap terlihat rapi serta estetik.
Menjaga Furniture Rotan dari Kelembapan Berlebih
Kelembapan yang terlalu tinggi bisa menjadi musuh utama furniture rotan. Jika sering terpapar udara lembap, rotan berisiko ditumbuhi jamur, seratnya cepat lapuk, bahkan bisa retak karena perubahan struktur alami materialnya. Kondisi ini biasanya terjadi pada ruangan yang kurang ventilasi atau saat furniture ditempatkan di area terbuka tanpa pelindung.
Untuk mencegah hal tersebut, pastikan furniture rotan diletakkan di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Jika kamu tinggal di area dengan tingkat kelembapan tinggi, gunakan tambahan silica gel atau alat pengering udara (dehumidifier) agar kondisi ruang tetap stabil. Dengan cara ini, rotan bisa lebih awet, tidak mudah rusak, dan tetap mempertahankan keindahan alaminya.
Melindungi Rotan dari Sinar Matahari Langsung

Paparan sinar matahari secara terus-menerus juga dapat membuat furniture rotan kehilangan keindahannya. Warna alami rotan bisa memudar, sementara seratnya berisiko mengering dan rapuh sehingga lebih mudah patah. Kondisi ini sering terjadi pada furniture yang diletakkan di area outdoor tanpa pelindung.
Untuk menjaga kualitasnya, sebaiknya letakkan furniture rotan di area teduh atau gunakan tirai, kanopi, maupun penutup khusus ketika tidak digunakan. Selain itu, kamu juga bisa mengoleskan lapisan pelindung atau varnish khusus rotan agar seratnya lebih kuat menghadapi perubahan cuaca. Dengan perlindungan ekstra ini, furniture rotan akan tetap awet sekaligus tampil menarik meski digunakan dalam jangka panjang.
Perawatan Tambahan agar Awet
Selain perawatan rutin, ada beberapa langkah tambahan yang bisa membuat furniture rotan lebih tahan lama. Salah satunya dengan mengoleskan minyak alami, seperti minyak kelapa, untuk menjaga kelembutan serat rotan agar tidak mudah kering atau retak. Cara ini juga membantu mempertahankan kilau alami rotan sehingga tetap terlihat segar dan menarik.
Selain itu, kamu juga bisa memberikan lapisan finishing khusus yang bersifat anti-jamur dan anti-air. Lapisan ini berfungsi melindungi permukaan rotan dari kelembapan sekaligus mencegah serangan serangga kecil. Jika furniture tidak digunakan dalam waktu lama, sebaiknya tutup dengan kain pelindung agar terhindar dari debu dan paparan lingkungan. Dengan perawatan ekstra ini, furniture rotanmu bisa tetap awet dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Tips Memperbaiki Furniture Rotan yang Mulai Rusak

Nah, berikut ini adalah tips untuk memperbaiki furniture rotan yang mulai rusak agar bisa digunakan lagi.
Mengencangkan anyaman yang longgar
- Gunakan alat sederhana untuk menarik kembali anyaman yang kendor.
- Tambahkan rotan baru sebagai penguat agar anyaman lebih kokoh.
Mengatasi bagian patah atau retak kecil
- Ganti dengan potongan rotan baru pada area yang rusak.
- Oleskan finishing atau lem khusus rotan untuk mencegah keretakan semakin parah.
Memanggil tenaga ahli jika kerusakan parah
- Jika rangka patah atau banyak anyaman rusak, sebaiknya diperbaiki oleh ahli rotan.
- Perbaikan profesional akan membuat furniture kembali kuat sekaligus tetap estetik.
Merawat furniture rotan sebenarnya tidaklah sulit, asalkan dilakukan dengan konsisten. Mulai dari membersihkannya secara rutin, melindungi dari kelembapan dan sinar matahari, hingga memberi perawatan tambahan seperti minyak alami dan lapisan finishing, semua langkah ini akan membuat rotan lebih awet dan tetap indah dipandang.
Jika kamu tahu cara perawatan yang tepat, furniture rotan tidak hanya berfungsi sebagai perabot rumah tangga, tetapi juga menjadi elemen dekorasi yang memberi nuansa hangat dan alami pada hunian. Jadi, jangan biarkan furniture rotanmu cepat rusak, sebaiknya rawatlah dengan baik agar bisa menemani aktivitasmu sehari-hari dalam jangka panjang.
Nah, itulah tips sederhana untuk menjaga kualitas furniture rotanmu di rumah. Setelah membaca artikel ini, apakah kamu tertarik untuk membeli furniture berbahan rotan? Atau justru kembali mengambil furniture rotan lamamu digudang dan berniat untuk memperbaikinya? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat, ya!














Leave a Reply