Ubin Besar vs Kecil_ Ini Perbandingannya!
Ubin Besar vs Kecil_ Ini Perbandingannya!

Ubin Besar vs Kecil: Ini Perbandingannya!

Jika kamu ingin memasang ubin di rumah, ketahui bahwa ukuran yang dipilih dapat berperan besar dalam tampilan ruangan. Apakah kamu ingin hasil akhir yang bergaya dengan ragam pola atau ingin membuat ruangan kecil tampak lebih luas? Untuk menjawab pertanyaan ini, perbandingan ubin besar dan ubin kecil perlu kamu ketahui agar bisa membuat keputusan yang tepat. –MegaBaja.co.id

Dibandingkan material penutup lantai dan dinding lain, ubin adalah pilihan yang paling banyak digunakan. Ubin berukuran besar telah mendapatkan popularitas selama bertahun-tahun karena penampilannya yang elegan dan kesan lapang yang diciptakannya di dalam ruangan. Namun, ada hal-hal yang tidak bisa didapatkan dari ubin besar yang justru bisa menjadi kelebihan ubin kecil.

Perbandingan Ubin Besar dan Kecil

Belakangan ini, ubin berformat besar semakin populer karena daya tariknya yang terlihat mahal dan kokoh. Ubin berukuran kecil juga tidak ketinggalan dengan beragam kemungkinan tata letak dan kemudahan pemasangannya. Nah, untuk membantu mempermudah pengambilan keputusan ini dan untuk memastikan kamu memilih ukuran ubin yang tepat, berikut perbandingannya dari berbagai aspek:

1. Jumlah yang Digunakan

Salah satu keunggulan utama ubin besar dibandingkan ubin kecil adalah kenyataan bahwa kamu hanya butuh lebih sedikit ubin untuk menyelesaikan proyek. Ini berpotensi menghemat waktu saat pemasangan. Di sisi lain, ketika menggunakan ubin kecil, tentu saja kamu membutuhkan jumlah yang lebih banyak untuk menutup seluruh permukaan.

2. Garis Nat

Garis Nat

Ada lagi keunggulan dari ubin berformat besar, yakni tampilannya yang mulus dengan garis nat yang lebih sedikit. Karena ubin ini lebih besar daripada ubin standar, garis nat yang dibutuhkan untuk menutupi ruang tertentu tidak akan terlalu banyak. Hal ini memberikan hasil akhir yang lebih mulus dan mengurangi kesan ramai ruangan secara visual. Jika kamu mengutamakan estetika modern dan minimalis, ubin berformat besar adalah pilihan yang sangat baik.

Sementara itu, ubin kecil membutuhkan lebih banyak garis nat untuk menyambung tiap bagiannya. Karena sifatnya dan jumlah banyak yang mungkin perlu digunakan, jika dipasang dengan buruk, ubin kecil dapat terlihat sangat ramai secara visual. Kehadiran banyak garis nat dapat membuat ruangan tampak berantakan dan mengganggu tampilan yang menyatu.

3. Ilusi Ruang

Entah seberapa besar ruanganmu, menggunakan ubin berukuran besar akan membuat tampilan ruang jauh lebih luas dan besar. Dengan begitu, ubin besar menjadikannya sangat cocok untuk ruangan kecil yang ingin diperluas. Kalau kamu memilih ubin kecil, jenis ini tidak menciptakan ilusi luas seperti ubin berformat besar, tetapi membuat ruangan terasa padat.

4. Variasi Pola dan Warna

Ubin berformat besar menawarkan fleksibilitas dalam pilihan desain. Mau warna cerah dengan pola sederhana? Varian ini bisa kamu temukan, sehingga tampilan unik yang kamu pilih bisa menjadi pelengkap gaya rumah. Selain itu, ubin berformat besar dapat digunakan baik di dalam maupun di luar ruangan.

Sama halnya dengan ubin besar, ubin kecil juga memungkinkanmu menata ruangan sesuai keinginan. Kamu bisa menciptakan kombinasi warna dan pola mencolok yang tidak dapat diberikan oleh ubin yang lebih besar. Ingin daya tarik klasik dan abadi? Menggunakan ubin kecil sangat cocok utnuk gaya interior tradisional atau pedesaan. Ubin kecil juga sangat bagus untuk pola mosaik kreatif dan desain unik.

5. Kekuatan

Dengan ukuran yang besar, produsen ubin besar memastikan ketahanannya baik. Retak atau terkelupas sangat kecil kemungkinannya. Ini berarti ubin berukuran besar dapat menahan lalu lintas pejalan kaki yang padat. Lebih kecil pula kemungkinannya untuk menunjukkan tanda-tanda kerusakan seiring waktu. Di sisi lain, ubin kecil bisa memberikan daya cengkeram dan traksi yang lebih baik, sehingga membuatnya ideal untuk area basah seperti kamar mandi.

6. Perawatan

Memiliki ubin yang lebih besar dan lebih sedikit artinya merawatnya jauh lebih mudah. ​​Kamu hanya perlu membersihkan sedikit celah, dan akan lebih mudah menemukan bercak kotoran pada setiap ubin. Garis natnya juga sedikit, jadi kotoran dan debu tidak banyak menempel di bagian ini, sehingga lebih mudah dijaga agar tetap terlihat terbaik.

Membersihkan dan merawat ubin kecil bisa jadi membosankan karena banyaknya garis nat yang menumpuk kotoran. Semakin banyak garis nat berarti semakin besar kemungkinan terjadinya rembesan air. Ini dapat mengakibatkan kerusakan seiring waktu.

7. Proses Pemasangan

Proses Pemasangan

Salah satu kelemahan utama ubin besar adalah pemasangannya membutuhkan tenaga profesional yang terampil. Dimensinya yang lebih berat dan besar dari ukuran ubin standar membuatnya sulit dipasang. Artinya, biaya pemasangannya bisa lebih tinggi dibandingkan ubin yang lebih kecil. Selain itu, jika tidak dipasang dengan benar, ubin dapat retak atau rusak, yang dapat memakan biaya besar untuk diperbaiki.

Di sisi  lain, karena ukuran dan beratnya, sangat mudah untuk memasang ubin kecil sendiri. Kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk menyewa ahli ketika ingin memasangnya. Namun, tentu saja, meski mudah, memasang ubin kecil membutuhkan lebih banyak waktu dan ketelitian, terutama untuk desain yang rumit.

8. Pemotongan

Saat memasang ubin, akan ada titik dalam proses pemasangan di mana kamu perlu memotong ubin agar sesuai dengan tata letak ruangan. Hal ini bisa lebih sulit dilakukan pada ubin yang lebih besar karena ukurannya. Kemungkinan besar kamu akan mendapati lebih banyak sisa ubin yang harus ditangani di akhir proyek. Potongannya pun bisa tidak lazim karena harus menyesuaikan bentuk ruangan. Ubin kecil memungkinkan pengelolaan limbah yang lebih baik, karena dapat dipotong dan digunakan secara lebih efektif. Kamu hanya akan membuang lebih sedikit material dalam proses ini dibandingkan jika menggunakan ubin yang lebih besar.

9. Perbaikan

Memperbaiki ubin besar bisa merepotkan. Jika ada bagian yang pecah pada satu ubin, meski hanya sedikit, penggantiannya perlu usaha yang besar dengan biaya satu ubin yang tidak murah. Sementara itu, ubin kecil lebih mudah diganti. Jika satu ubin rusak, kamu hanya perlu mengganti bagian kecil saja tanpa mengganggu seluruh visual dan tata letak.

10. Harga

Ubin besar memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan ubin yang lebih kecil. Selain karena materialnya, biaya produksi dan transportasinya pun memengaruhi harganya. Pemasangannya pun membutuhkan tenaga profesional yang terampil, sehingga biaya tenaga kerja juga bisa lebih tinggi. Ubin format kecil ramah anggaran dan tersedia dalam kisaran harga yang luas, menjadikannya pilihan yang hemat biaya.

Ubin Besar vs. Ubin Kecil: Mana yang Cocok untukmu?

Ubin Besar vs. Ubin Kecil: Mana yang Cocok untukmu?

Setelah membahas kedua ukuran ubin, jelaslah bahwa ubin besar memiliki keunggulan kompetitif. Dalam hal menciptakan visual mewah nan menawan, modern, dan luas, ubin besar lebih unggul dibandingkan ubin kecil. Ubin ini menawarkan kemudahan perawatan, garis nat minimal, dan tampilan yang ramping, menjadikannya pilihan populer untuk rumah modern.

Namun, ubin kecil juga memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam hal kemungkinan desain, keterjangkauan, dan fleksibilitas. Ubin ini cocok untuk ruangan kecil yang membutuhkan pola rumit atau tata letak mosaik. Pada akhirnya, pilihan antara ubin besar dan kecil bergantung pada berbagai faktor seperti anggaran, preferensi desain, persyaratan pemeliharaan, dan ukuran ruang. Berdasarkan perbandingan di atas, kamu bisa lebih mudah menentukan mana yang paling sesuai untuk ruanganmu.

Pekerja dan Pembelajar Intelektual Penulis Artikel, Buku, Skenario Film, dan segala turunannya Konten Kreator Tiktok, Youtube, Meta, dan lainnya "Kalaui kerja sekedar kerja, Kera pun kerja" - Buya Hamka