...
talang air
talang air

7 Jenis Talang Air yang Banyak Digunakan di Indonesia

"Dengan talang air, rumahmu terlindungi dari segala arah hujan dan bebas dari masalah kelebihan air."

Salah satu hal yang penting diperhatikan saat pembangunan rumah adalah talang air. Meskipun sebagian besar orang kurang memperhatikan hal ini, karena dianggap kurang penting. Padahal membuat pengaturan talang yang benar akan sangat berpengaruh pada bangunan hunian.

Pengaturan yang tepat dapat melindungi rumah dari kerusakan akibat kelembaban maupun hujan deras. Selain itu, juga mampu meningkatkan tampilan rumah menjadi lebih baik dan sedap dipandang mata.

Pembangunan saluran air dengan atap rumah harus berjalan beriringan, karena akan mempengaruhi ketahanan bagian rumah lainnya, seperti dinding. Oleh sebab itu, memilih talang untuk saluran air sangat penting dipertimbangkan dengan baik.

Pertama-tama, kenali dahulu apa saja jenis talang yang tersedia di pasaran serta bagaimana keunggulan juga kekurangan dari material tersebut saat digunakan, seperti informasi di bawah ini.

7 Jenis Talang Air yang Banyak Digunakan

Ketika pembangunan rumah, talang seringkali dianggap remeh padahal fungsinya sangat penting dalam mengatur sirkulasi air hujan. Aliran hujan dari atap harus diarahkan ke saluran pembuangan yang tepat agar tidak menimbulkan rembesan.

Setiap jenis atap perlu dilengkapi dengan jenis talang tertentu sesuai dengan bentuknya agar air hujan tersalurkan dengan tepat, terutama ketika curah hujan terbilang cukup tinggi. Sebelum menentukan pilihan, kenali dahulu 7 jenis talang berdasarkan materialnya berikut ini:

1. Aluminium

Material talang air berbahan dasar aluminium paling sering ditemukan serta menjadi favorit di Indonesia. Keunggulannya dari segi bobot lebih ringan sehingga tidak dibutuhkan penyangga kuat.

Bahannya juga memiliki sifat anti korosif sehingga mengurangi kemungkinan terkena korosi serta karat. Jadi, dapat memilih ketahanan lebih baik dan ramah lingkungan.

Selain itu, aluminium juga lebih mudah dipasang dan prosesnya cepat. Instalasi talang aluminium bisa dilakukan dalam hitungan jam, tergantung luasnya area yang dipasangi.

Keunggulan lainnya adalah memiliki material anti karat dan dapat dikondisikan sesuai desain atap. Bagian luar dapat dicat sehingga menambah cantik tampilan luar rumah. Bahkan saat ini sudah ada produk dengan pilihan warna sesuai permintaan konsumen.

Akan tetapi, aluminium punya kelemahan yakni lembarannya tipis sehingga mudah mengalami penyok walau hanya mendapatkan tekanan ringan.

2. Baja Ringan

Material talang air berikutnya lebih kokoh dan tahan terhadap benturan, karena menggunakan bahan dari baja ringan. Keunggulan lainnya adalah bisa bertahan dalam segala kondisi cuaca.

Jika ingin dimodifikasi, misalnya diberi cat, material besi ringan ini sangat fleksibel. Pengecatan mudah dan cepat kering sehingga bisa didesain sesuai kebutuhan Anda.

Hanya saja, baja ringan memiliki kekurangan yaitu tidak memiliki ketahanan terhadap korosi dan karat. Meskipun disebut baja ringan, tapi bobotnya lumayan dan proses pembuatan instalasinya juga lebih sulit serta memakan waktu.

Biaya yang dikeluarkan juga lebih tinggi, karena memerlukan tukang ahli untuk membuat instalasi dari baja ringan. Kemudian waktu pengerjaannya juga lebih lama, bisa makan waktu berhari-hari.

3. Seng atau Zinc

Mungkin material talang air seng masih tidak terlalu ramai dipakai, karena materialnya punya tingkat korosif tinggi. Seng lebih mudah berkarat dibandingkan baja ringan. Hal ini memungkinkan kebocoran lebih cepat terjadi.

Jika menggunakan material ini, maka tidak 100% menggunakan bahan seng, biasanya akan dicampur dengan aluminium dan titanium agar memiliki daya tahan lebih baik.

Umumnya seng dijual dalam bentuk lembaran sehingga harus dibentuk terlebih dahulu sebelum proses pemasangan di sisi-sisi atap. Pembentukan juga lebih sulit dan harus dilakukan dengan telaten.

Dari segi efisiensi waktu instalasi serta kemungkinan kebocoran, material seng tidak terlalu direkomendasikan. Kekurangannya jauh lebih banyak dibandingkan dua material sebelumnya.

4. Galvalum

Material talang air galvalum terbuat dari gabungan baja dan aluminium sehingga bobotnya ringan, tapi punya kekuatan seperti baja. Gabungan kedua bahan material tersebut membuat galvalum memiliki daya tahan lebih baik.

Keunggulan utamanya adalah memiliki kemampuan bertahan terhadap cuaca panas. Jadi, jika diletakkan atau dipasang di area yang terkena cahaya matahari langsung bisa tetap aman dan kualitasnya tetap terjaga.

Bahan galvalum termasuk salah satu material talang yang cukup mahal. Untuk harga tergantung dari ketebalan serta kualitasnya. Semakin tebal talang air galvalum maka harganya juga akan makin tinggi.

Harga yang ditawarkan sesuai dengan daya tahan dan kualitas dari materialnya. Apalagi galvalum juga mudah dipasang dan tidak memerlukan perancangan rumit. Jadi, harga cukup mahal sepadan dengan kualitasnya.

5. Tembaga

Tembaga juga menjadi salah satu material yang ramai digunakan untuk membuat saluran air hujan. Kelebihannya adalah dari segi warna, sebab bahan tembaga memiliki banyak pilihan warna sehingga mampu disesuaikan dengan desain rumah.

Warna-warna pilihan sudah tersedia dengan gaya klasik maupun modern, bisa masuk ke berbagai gaya bangunan hunian maupun perkantoran dan lain sebagainya. Anda tidak perlu mengecat bagian luarnya, sebab sudah punya warna cantik.

Talang air dari tembaga juga lebih awet dan tahan lama, sebab anti karat dan korosi. Tidak heran jika jenis talang ini masih menjadi salah satu yang sangat direkomendasikan dan paling dicari.

Kekurangannya adalah dari segi harga yang masih cukup mahal, termasuk paling mahal di kelas talang. Namun, melihat dari kenyamanan penggunaan, meskipun mahal bahan material tembaga tetap bisa menjadi pertimbangan.

6. Beton

Berikutnya ada jenis talang air yang dibuat permanen dan tahan lama, yaitu menggunakan beton. Material ini terkenal kokoh dan bisa bertahan dalam waktu lama. 

Anda bisa membuat sendiri desainnya karena proses pemasangan dilakukan mandiri.

Beton tahan karat dan bisa bertahan di atas gempuran hebat, tapi penting untuk menyesuaikan pembangunan dengan desain sudah dibuat. 

Beton memang kokoh dan kuat, tapi satu kekurangannya yaitu proses instalasi atau pemasangannya akan memakan waktu. Terutama proses pencampuran berbagai material sehingga dapat membentuk bentuk talang sesuai desain pembeli.

Selain itu, instrumennya juga berat sehingga dibutuhkan penyangga kuat dan harus dibuat menggunakan cor semen. Biaya yang dibutuhkan untuk proses pembuatan tidak sedikit.

7. PVC

Talang air PVC sering disebut sebagai talang yang memiliki banyak penggemar. Sebab selain ringan, anti karat, harganya juga lebih bersahabat dengan konsumen. Bahan dasar PVC adalah Polyvinyl Chloride (plastik). 

Bentuk PVC lentur dan tidak korosif sehingga lebih fleksibel untuk dipasang sebagai talang. Bahan yang ringan membuat tidak dibutuhkan penyangga penuh dan dapat disesuaikan kebutuhan. 

Proses instalasi bisa lebih cepat karena dukungan bahan material lentur dan ringan. Harga PVC sendiri juga tidak terlalu mahal dan relatif seimbang di pasaran. Dengan demikian, bisa menghemat waktu pengerjaan talang air sekaligus biaya pembuatan.

Bahan PVC tahan dengan berbagai iklim di Indonesia, tidak mudah mengalami kerusakan serta mudah ditemukan di toko-toko bangunan. Bisa dikatakan bahan PVC paling bersahabat sebagai material talang di Indonesia.

Setelah mempertimbangkan material paling tepat untuk instalasi saluran air hujan di rumah Anda, perhatikan juga ukuran yang digunakan. Sebaiknya tidak terlalu kecil sehingga dapat menahan debit air ketika hujan turun dengan deras. 

Selain itu, pembangunan penyangga harus diperhatikan agar tidak mudah melorot. Pasang gantungan dan talang berdekatan agar mengurangi risiko melorot serta memastikan air mengalir ke pipa yang disediakan dan tidak menggenang.

Jadi, talang air merupakan komponen penting ketika membangun rumah dan perlu diperhatikan pembangunannya, terutama memastikan memilih bahan material tepat serta sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jadilah api yang menginspirasi, bukan debu yang menghilang di angin.