...

Lantai Terracota: Kelebihan, Kekurangan dan Cara Merawatnya

"Menggoda Dengan Keindahan Alami: Lantai Terracota Sebagai Pilihan Ideal Anda"

Salah satu area vital dalam sebuah bangunan adalah area lantai. Diperlukan banyak inspirasi untuk hanya sekedar memilah dan memilih wujud lantai agar hasil akhir rumah baru terlihat lebih menarik dan maksimal, utamanya pada bagian interior. -MegaBaja.co.id

Mengenal Lantai Terraccota

Lantai terakota bisa menjadi salah satu jenis lantai yang mungkin dapat dipilih untuk lantai hunian atau bangunan.

Terakota secara harfiah berarti ‘bumi matang’. Lantai terakota yaitu model lantai yang terbuat dari tanah liat yang dibakar, sehingga warna lantai terakota berkisar dari coklat kemerahan dan warnanya mirip seperti genteng rumah. Tanah liat tersebut dibakar dalam temperatur yang rendah.

Pembuatan lantai terkota tidak berubah sejak dulu, masih tradisional meski ada pula yang memakai mesin press untuk mempercepat proses pembuatannya, namun mesin tersebut masih digerakan dengan bantuan tangan manusia. Karena pembuatannya masih secara tradisional ini ukuran lantai terakota satu dan lainnya tidak selalu sama. Meski begitu, banyak orang mecari jenis lantai ini karena nilai seni yang tinggi pun sekaligus menjadikannya lebih unik. Menariknya, material lantai ini telah digunakan di banyak industri berabab-abad lamanya. Bahkan sudah ada sejak awal peradaban manusia di Persia, Yunani, Mesir, Romawi dan Tiongkok.

Ada dua jenis lantai terakota, yakni gazled dan ungazled. Terakota gazled lebih licin dan tahan terhadap air. Sedangkan ungazled lebih menyerap air dan pori-pori yang lebih besar pada permukaannya.

Mengenal Lantai Terraccota, sumber: keramiklebar.blogspot.com

Ciri yang menonjol dari lantai ini yaitu pori-porinya yang lebih besar dibandingkan dengan jenis lantai lainnya. Hanya sifatnya saja yang agak lunak dan tidak terlalu keras, dapat digunakan pada ruang tamu, ruang keluarga, kamar, dapur dan sebagainya sesuai dengan keinginan.

Kelebihan Lantai Terracota

Ada beberapa kelebihan jika memilih jenis lantai ini, diantaranya:

Serbaguna

Penggunaan terracota cocok untuk indoor maupun outdoor. Kekuatan dan keindahannya menjadikannya bermanfaat dan cocok untuk berbagai desain arsitektur. Tampilan pedesaan yang diberikan oleh lantai terakota sangat sulit untuk ditiru.

Tahan Lama

Material homogen yang membentuk lantai terakota membuatnya tahan terhadap goresan dan tekanan mengakibatkan jarangnya jarangnya terjadi keretakan.

Variatif

Desain bentuk lantai jenis ini cukup banyak. Ada yang berbentuk bujur sangkar, kotak, persegi panjang dan yang lebih spesifik yaitu segi enam. Kisaran ukurannya adalah 12 sampai 40 cm, dibarengi warna terakota yang unik pula.

Mengenal Lantai Terraccota

Tetap Dingin

Tanah liat membuat lantai ini menjadi mudah menyerap dan melepas panas. Nah, kamu yang tinggal di perkotaan yang panas mungkin bisa menjadikan lantai ini sebagai salah satu pilihan apabila membangun rumah.

Tidak Keras

Jalan jalan di area rumah akan menyenangkan dan nyaman karena lantai jenis ini memiliki pijakan yang yang tidak keras di kaki. Hal ini karena tanah liat, pijakan tubuh ke lantai bisa terforsir oleh keempukan tanah liat.

Ramah Lingkungan

Pada pembuatannya terakota menggunakan bahan alami (organic) dan daur ulang juga pembuatannya tidak melibatkan penggunaan bahan pewarna sintetik seperti pada pabrikasi keramik. Terakota yang tidak terpakai atau tidak layak pakai disarankan diolah kembali atau didaur ulang untuk menghasilkan produk baru sperti kerajinan atau ubin baru. Jangan dibuang begitu saja.

Kekurangan Lantai Terracota

Terakota bukan bahan yang biodegradable. Sehingga terakota tidak bisa menyatu dengan tanah karena telah melalui purifikasi beberapa tahap. Jadi jika dicampur dengan tanah bisa saja kesuburan tanah menurun. Selain itu, ada beberapa kekurangan lain lantai terracota yang diantaranya:

Tidak Disarankan Digunakan di Kamar Mandi

Material tanah liat membut daya hisap  lantai ini cukup tinggi terhadap air. Hal ini lebih mudah menghasilkan lumut. Agar bisa tahan air diperlukan penggunaan lapisan khusus seperti lilin supaya lantai tahan terhadap air.

Pemasangan Rumit

Pemasangan lantai terracota bisa sangat membosankan dan rumit. Butuh pemasangan san sealing professional dibadingkan pemasangan lantai lainnya menimbulkan tambahan biaya pemasangannya.

Perawatan Rumit

Dibandingkan keramik, perawatan terakota lebih kompleks. Apalagi jika menggunakannya untuk keperluan eksterior dan memilih terakota tanpa glaze. Pembersihan harus dilakukan secara rutin supaya debu tidak hinggap terlalu banyak di pori-pori terakota.

Terlihat Cepat Lusuh

Walau tidak mengubah warna aslinya, permukaannya akan terlihat lusuh jika sudah digunakan bertahun-tahun. Ketidak konsistenan warna ini bissa disebakan oleh adanya oksidasi atau saat proses purifikasi tidak sempurna pada tahap pembuatan. Meski untuk beberapa orang ini tidak menjadi masalah berarti tapi justu mempunyai kesan seni tinggi yang nyentrik. Nuansa coklat keoranyeannya jugaa memberikan sentuhan hangat sekaligus natural yang sangat cocok dengan konsep hunian tradisional atau back to nature (kembali ke alam)

Cara Memasang Lantai Terakota

  1. Adonan semen harus dipastikan sudah diaduk dengan merata dan datar;
  2. Dibandingkan dengan pemasangan kemarik lainnya, jarak pemasangan lantai terakota antar satu dengan lainnya harus dibuat lebih lebar
  3. Jarak antar lantainya adalah 1-2 cm
  4. Adonan semen harus benar-benar mengisi bagian nat-nya secara penuh
  5. Isi lapisan pasir ke dalam nat kemudia ratakan sebelum semen kering
  6. Lapisi permukaan lantai dengan wax menggunakan kain halus apabila lantai sudah terpasang sempurna
  7. Selama satu setengah bulan setiap satu minngu sekali terus lapisi permukaan lantai dengan wax agar hasil lebih maksimal.

Jika ingin kesan yang lebih alami, nat dibuat tidak berpotongan.

Jika ingin menghasilkan kesan rustic, terakota dapat dipasang dengan jarak yang cukup lebar, bisa mencapai 2cm.

Cara Merawat Lantai Terakota

Seperti yang sudah disebutkan diatas, permukaan terkota memiliki pori-pori yang menimbulkan kewajiban untuk memberinya lapisan pelindung atau wax. Wax bisa dibeli sendiri khusu di toko bangunan. Pelapisan ini biasanya dilakukan dengan kain yang lembut atau elektrik polisher. Pelapisannya harus rutin di awal. Seperti yang sudah dijelaskan satu setengah bulan atau setara dengan 6 minngu pertama pelapisan wa dilakukan satu minggu sekali, selanjutnya cukup dilakukan 6 bminggu sekali.

Diperlukan juga perawatan sehari-hari yakni dengan disapu dan dipel dengan kain yang lembab. Untuk menghempas kuman jangan lupakan gunakan cairan pembersih lantai. Saat menyikat lantai terakota tidak dianjurkan memakai sikat yang terlalu kasar karena sikat yang terlalu kasar dapat menimbulkan bekas goresan yang nantinya bisa mengganggu keindahan lantai terakota ini.

Gaya yang Tepat Untuk Terakota

Gaya yang Tepat Untuk Terakota

Versi terakota yang popular adalah warna merah, namun bisa juga mendapatkan lantai ini dengan warna lainnya. Di ruang tamu, mungkin lantai akan mendapatkan perhatian yang sedikit kecuali apabila kita menambahkan karpet penuh warna dan pola diatasnya. Dengan lantai terakota bisa menjadi tambahan yang memberi kesan unik. Warna lantainya yang kemerahan menambah kesempurnaan terutama untuk gaya mediteranian, rustic, farmhouse dan ekletik.

Ruang keluarga dengan gaya modern juga akan terlihat menyenangkan dengan lantai terakota ini. Namun pastikan lapisan cat dinding netral karena dinding yang terang jika dipadu padankan dengan lantai terakota akan memberikan tampilan yang berantakan yang mana kesan yang didapatkan seolah berantakan.

Just an ordinary people.