10 Jenis Pagar Rumah Berdasarkan Material, dari Kayu Hingga Besi

10 Jenis Pagar Rumah Berdasarkan Material, dari Kayu Hingga Besi

Pagar rumah memang merupakan salah satu elemen penting pada eksterior hunian. Tak hanya berfungsi untuk melindungi sebuah bangunan saja, namun pagar rumah juga bermanfaat untuk menyempurnakan keindahan hunian secara keseluruhan. Poin ini membuat Anda harus lebih jeli saat memilih material yang tepat sesuai dengan kebutuhan, selera pribadi dan desain rumah. -MegaBaja.co.id

Hal paling utama yang perlu diperhatikan saat menentukan jenis pagar rumah adalah memilih material penyusunnya. Jika sudah mengetahui apa saja material penyusun utama pagar rumah tentu bisa menjadi referensi yang cukup bermanfaat. Nah berikut beberapa jenis material dan karakter penyusun pagar rumah yang terbaik. Mulai dari gaya modern minimalis hingga klasik.

Ini dia Jenis-jenis Pagar Rumah Berdasarkan Materialnya

Yang pertama ada pagar dengan batu bata.

Pagar Batu Bata

Pagar Rumah Minimalis Kombinasi Batu Bata
Pagar Rumah i Batu Bata

Jenis material penyusun pagar rumah pertama yang bisa Anda pilih adalah batu bata. Terlebih lagi batu bata juga merupakan salah satu material yang paling sering digunakan untuk membuat pagar rumah. Mengapa? Pasalnya batu bata merupakan material yang cukup mudah didapatkan dengan harga yang ekonomis. Bahkan daya tahannya juga terbilang cukup kuat.

Untuk membuat pagar rumah Anda hanya perlu menyusun pondasi batu bata secara apik agar menghasilkan tembok yang kokoh dan tidak mudah mengalami perubahan bentuk. Agar terkesan lebih klasik Anda tidak perlu melapisi bagian pagar rumah batu bata dengan cat tembok. Cukup dibiarkan begitu saja agar terkesan lebih menarik dan natural.

Pagar Baja Ringan

Pagar Baja Ringan
Pagar Baja Ringan

Belakangan ini baja ringan juga sering kali digunakan sebagai material penyusun pagar rumah. Pagar rumah yang terbuat dari bahan baja ringan cenderung memiliki tampilan yang minimalis dengan bobot ringan. Meski demikian daya tahannya juga tidak kalah dengan jenis material lainnya.

Tak hanya itu saja, menariknya pagar rumah yang terbuat dari baja ringan juga cenderung mudah dipadukan dengan berbagai model hunian. Jadi desain eksterior hunian Anda akan terkesan lebih menarik dan tidak ketinggalan zaman. Bagaimana apa Anda juga tertarik menggunakan baja ringan untuk pagar rumah Anda kali ini?

Pagar Besi Tempa

Pagar Besi Tempa
Pagar Besi Tempa

Tanpa disadari ternyata besi tempa mampu memberikan kesan hunian yang lebih klasik dan elegan. Pemanfaatan besi tempa untuk pagar rumah biasanya dilengkapi dengan ukiran dan warna cat yang cukup menarik. Mulai dari warna emas, hitam dan tembaga.

Pagar rumah yang terbuat dari besi tempat sangat cocok dipilih bagi Anda yang memiliki hunian berukuran besar. Jenis pagar ini mampu membantu menyempurnakan eksterior desain rumah Anda. Meski demikian jangan lupa untuk melakukan proses finishing secara cermat agar bagian besi tempa tidak mudah kusam dan berkarat.

Pagar Besi Hollow

Selain besi tempa besi hollow juga terbilang cukup diminati sebagai bahan utama penyusun pagar rumah. Ciri khas dari jenis material yang satu ini adalah bagian tengahnya yang kopong dan berongga. Apa Anda juga tertarik menggunakannya?

Harganya juga relatif lebih terjangkau namun memiliki tampilan yang simpel dan cocok untuk mendukung hunian bernuansa minimalis modern. Pada umumnya pagar rumah besi hollow dicat menggunakan warna hitam agar kesan simpel lebih terlihat.

Pagar Kayu

Pagar Rumah Minimalis Berbahan Kayu
Pagar Kayu

Kayu memang merupakan salah satu jenis material yang cukup menarik sebagai penyusun pagar rumah. Namun sayangnya tidak banyak orang yang menggunakan kayu sebagai pagar rumah karena menganggap daya tahannya lemah dan rentan rusak akibat perubahan cuaca.

Namun sebenarnya Anda juga bisa memilih kayu keras berkualitas untuk menghasilkan pagar yang kuat. Misalnya kayu jati atau kayu ulin. Namun pagar rumah yang terbuat dari kayu harus dipoles dengan finishing secara rutin minimal 1 tahun sekali. Hal ini bertujuan agar pagar rumah kayu tetap berkilau alami dan bebas dari serangan rayap.

Pagar Bambu

Pagar Bambu
Pagar Bambu

Pada dasarnya pagar bambu hampir sama dengan pagar kayu. Hanya saja pagar ini terbuat dari bambu dan butuh perawatan yang intensif. Agar awet tahan lama penting bagi Anda untuk memilih bambu berkualitas sebagai pagar rumah. Selain itu Anda juga perlu melakukan perawatan minimal satu bulan sekali.

Jika ada pagar bambu yang sudah rapuh Anda perlu segera menggantinya dengan yang baru agar tidak terlanjur roboh dan mengurangi tingkat keamanan hunian. Hadirnya pagar rumah dari bambu akan membuat kesan natural pada hunian semakin terasa.

Pagar dari Tanaman

Pagar Tanaman
Pagar Tanaman

Selain beberapa poin di atas Anda juga bisa menggunakan tanaman sebagai pagar rumah. Menariknya tanaman juga bisa Anda jadikan sebagai pagar rumah lo. Namun tanaman yang akan digunakan sebagai pagar rumah harus mudah dipangkas, memiliki pertumbuhan yang cepat dan tahan terhadap perubahan cuaca.

Beberapa jenis tanaman yang bisa andalkan untuk dijadikan sebagai pagar rumah adalah pucuk merah, soka, teh-tehan dan bambu hias. Namun jika memilih jenis pagar rumah ini Anda perlu meluangkan banyak waktu untuk memangkas tanaman secara rutin agar bentuknya tetap rapi dan pertumbuhannya bisa berlangsung maksimal.

Pagar Beton

Pagar Beton
Pagar Beton

Bagi Anda yang menyukai hal yang praktis dalam proses perawatan rumah pagar beton di desa menjadi salah satu solusi tepat yang bisa dipilih. Beton sendiri merupakan hasil cor yang terbuat dari campuran semen, pasir dan sejumlah bahan lainnya. Jenis pagar beton sangat cocok digunakan untuk hunian berukuran besar dan megah agar tingkat keamanannya lebih terjamin.

Penggunaan pagar roster minimalis beton belakangan ini juga cukup populer. Hal ini tak terlepas dari motifnya beragam yang akan membuat pagar roster minimalis terkesan lebih bervariasi. Jenis pagar yang satu ini juga tidak bermain dengan banyak warna.

Hanya warna natural seperti abu-abu dan putih. Meski demikian jenis pagar Ini mampu membuat rumah menjadi lebih sejuk karena hadirnya aliran udara yang keluar masuk dari lubang pagar roster minimalis beton tersebut.

Pagar Batu Alam

Pagar Batu Alam
Pagar Batu Alam

Desain rumah bergaya natural juga bisa dengan mudah Anda dapatkan dengan menggunakan pagar rumah berbahan batu alam. Terlebih lagi saat ini batu alam tersedia dengan corak yang beragam dan unik sehingga tidak terkesan monoton.

Setiap material penyusun pagar rumah memang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bagi Anda yang memilih jenis pagar batu alam perlu untuk membersihkannya secara rutin dengan cara menyikat. Hal ini bertujuan agar pagar rumah batu alam tidak tertutup kotoran debu dan juga lumut.

Pagar Kombinasi

Pagar Kombinasi
Pagar Kombinasi Besi Tempa dengan Batu

Bagi Anda yang kebingungan memilih material penyusun pagar, bisa juga memilih pagar kombinasi sebagai jalan tengah. Pagar kombinasi setidaknya terdiri dari dua atau tiga material berbeda. Misalnya batu alam, batu bata, kayu dan baja ringan. Anda bisa membuat desain konsep pagar sesuai bentuk hunian agar hasilnya lebih fungsional dan eksklusif.

Nah itu dia beberapa jenis material penyusun pagar rumah yang sering digunakan. Setiap jenis material tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda hanya perlu memilih sesuai kebutuhan dan desain eksterior rumah. Jangan lupa untuk menyiapkan anggaran yang memadai agar bisa menggunakan berbagai jenis pagar yang diinginkan untuk hunian Anda.

imatbagjagumilar
Manusia satu-satunya di bumi ini. dan hanya ini saja. merasa diri special dari yang special. hobinya bernafas, minum kopi dan baca-baca aja. Suka sama Rumah dan berbagai macam hal mengenai Arsitektur. Terus Belajar untuk mencari pencarian bakat. biar kaya super hero.