...
Keramik Lantai Pecah Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya!
Keramik Lantai Pecah Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Keramik Lantai Pecah? Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Menjaga pondasi rumah ternyata membutuhkan sedikit usaha ekstra dan ketelitian. Setiap bagian rumah pasti memiliki masalahnya sendiri, seperti mengalami kerusakan. Dan tentu ini termasuk bagaimana cara mengatasinya. -MegaBaja.co.id

Salah satu bagian yang sering mengalami kerusakan di rumah adalah lantai. Keramik yang biasa dipasang di lantai meski memiliki kelebihan seperti gampang dibersihkan, kuat dan tahan lama, tenyata juga bisa retak, lho.

Lantai yang retak bisa menjadi masalah dan mengganggu kamu. Tidak hanya membuat rumah menjadi kurang indah, tapi bisa juga menjadi bahaya. Lantai yang pecah/terbelah akan meninggalkan potongan keramik yang tajam. Cukup tajam untuk membuat kaki kamu terluka. Apalagi jika kamu memiliki anak kecil di rumah, resikonya semakin besar. Untuk itu, sangat dianjurkan untuk segera memperbaiki lantai yang retak tersebut. Sebelum masalah tidak diinginkan terjadi.

Selain untuk menciptakan kenyamanan, menjaga kualitas dari bahan-bahan material di rumah juga merupakan tuntutan untuk keamanan penghuni rumah itu sendiri.

Mengatasi keramik yang retak bisa menjadi urusan yang gampang-gampang susah. Beberapa orang mungkin sudah pernah mencoba sendiri, tapi berakhir kesulitan. Alhasil, harus memanggil tukang atau ahlinya untuk membenarkan lantai yang retak tersebut.

Tenang, kamu tidak perlu khawatir! Ikuti panduan di bawah ini untuk mempelajari bagaimana caranya mengatasi keramik yang retak agar rumah kamu tetap terlihat rapi dan bagus. Tapi, sebelum kita bahas cara membenahi keramik yang retak, mari kita pahami terlebih dahulu kenapa keramik bisa retak.

Kenapa Keramik Retak?

Kenapa Keramik Retak?
Kenapa Keramik Retak?

Lantai keramik yang retak sering sekali menjadi masalah di rumah, dan yang pertama-tama harus kamu lakukan untuk mengatasi masalah ini ialah mengerti kenapa ini bisa terjadi. Ada beberapa alasan kenapa lantai keramik bisa rusak. Apabila kamu tahu faktor-faktornya, ini bisa membantu kamu untuk mencegah masalah yang sama di masa depan. Yuk lihat alasan-alasan kenapa lantai keramik di rumah bisa retak.

Beban Berlebih

Salah satu alasan paling biasa kenapa keramik bisa  rusak adalah karena beban berat. Walaupun keramik memang awet, tapi jika terlalu banyak beban berat atau tekanan di atasnya, itu dapat membuat ubin-ubin keramik retak.

Contohnya, keretakan akan terjadi jika barang berat seperti alat-alat rumah tangga atau perabotan jatuh dan menimpa lantai keramik. Atau jika kamu sering jalan-jalan memakai sepatu hak tinggi di dalam rumah, bisa membuat keramiknya retak juga.

Perubahan Suhu yang Ekstrem

Faktor lain yang bisa mengakibatkan keramik pecah adalah perubahan suhu yang ekstrem. Terutama jika perubahan ini tiba-tiba terjadi. Dibanding bahan lain di rumah seperti beton dan kayu, lantai keramik mempunyai koefisien perluasan termal yang berbeda.

Saat suhu tiba-tiba naik atau turun secara drastis, misalnya ketika panas karena terkena sinar matahari. Padahal sebelumnya telah terjadi hujan atau salju. Saat ini terjadi, lantai keramik bisa mengalami perubahan ukuran dengan cepat. Nah, itulah yang dapat membuat lantai keramik retak atau pecah.

Kurang Perendaman Sebelum Dipasangkan

Sebagian keramik butuh direndam terlebih dahulu sebelum dipasang. Jika tidak mau direndam, nantinya keramik bisa menyerap banyak air dari semen ketika dipasang. Hal ini mengakibatkan keramik retak atau malah lepas.

Namun, ada pula keramik modern yang tidak perlu direndam. Kamu hanya perlu mengikuti instruksinya saja.

Umur Keramik Tua

Faktor lain penyebab pecahnya ubin adalah umur lantai keramik yang sudah tua. Ini karena keramik juga mempunyai masa pakai seperti barang lainnya. Pemakaian lantai keramik yang sudah lama bisa membuat keramik jadi lebih rentan pecah. Ada beberapa hal yang yang meyebabkan keramik jadi rapuh, misalnya karena keausan sebab penggunaan berkepanjangan dan perubahan fisik seiring berjalannya waktu.

Komposisi Campuran Semen Kurang Tepat dan Faktor Eksternal

Komposisi Campuran Semen Kurang Tepat dan Faktor Eksternal
Komposisi Campuran Semen Kurang Tepat dan Faktor Eksternal

Campuran semen dan pasir yang tidak tepat akan mengakibatkan campuran tersebut menjadi pekat. Jadilah keramik bisa retak. Selain itu, goncangan akibat masalah geologis atau benturan benda keras bisa merusak dinding, dan akhirnya membuat keramik retak.

Pemasangan yang Salah

Salahnya pemasangan keramik juga menjadi penyebab ubin pecah. Misalnya, penggunaan perekat yang tidak benar atau pemasangan ubin yang tidak rata, membuat keramik jadi gampang rusak. Apabila cara pasangnya tidak bagus, kestabilan ubin-ubin akan terganggu. Akhirnya, keramik pecah karena tekanan yang tidak merata.

Jadi, itulah sebab kenapa lantai keramik bisa retak. Dari penggunaan yang sudah lama, adanya faktor eksternal, hingga kesalahan dalam pemasangan. Penting untuk kamu mengetahui faktor-faktor ini. Agar lantai keramik kamu bisa terawat dengan baik dan keindahannya bisa terjaga selama mungkin.

Lalu, bagaimana jika sudah terlanjur retak? Sesuai janji di atas, sesudah membahas penyebabnya, maka yang akan dibahas selanjutnya adalah bagaimana cara memperbaiki lantai keramik yang pecah. Yuk, langsung saja lihat penjelasanya berikut ini.

Cara Memperbaiki Lantai Keramik Rumah yang Retak

Tugas mengatasi keramik retak adalah hal yang menantang. Terutama jika keramik tersebut mengalami kerusakan yang cukup serius. Berikut ada beberapa langkah yang dapat kamu coba untuk mengatasinya:

Mengganti Ubin yang Retak

Langkah pertama yang dilakukan untuk memperbaiki ubin yang retak ialah dengan menggantinya. Itu adalah cara yang efektif untuk mengembalikan tampilan lantai keramik rumah kamu. Berikut langkah-langkahnya:

Angkat Ubin yang Rusak

Kamu perlu menghilangkan ubin yang rusak menggunakan palu dan alat pengangkat ubin. Pastikan tidak merusak ubin sekelilingnya. Setelah ubin yang rusak diangkat, bersihkan area di bawahnya dari sisa-sisa perekat lama dan debu.

Memilih Keramik yang Sesuai

Setelah itu, pilih ubin keramik yang pas untuk menggantikan yang rusak. Ukurannya harus sesuai dan cocok dengan ubin yang sudah ada. Jika perlu, potong ubin baru supaya sesuai dengan area yang kosong.

Pasang Keramik

Ikuti petunjuk pemasangan dengan benar dan gunakan perekat keramik yang sesuai. Pada bagian belakang ubin baru, oleskan perekat. Kemudian tekan keras supaya ubin melekat kuat.

Biarkan Perekat Mengering dan Jangan Dulu Diinjak

Setelah ubin baru dipasang dengan rapi, biarkan perekat kering beberapa hari sebelum kamu injak dan menempatkan beban diatasnya. Ini penting agar perekatnya mengeras dengan baik dan ubinnya tetap kokoh di tempatnya.

Memperbaiki Retakan Kecil dengan Grout

Retakan kecil pada keramik kamu bisa diperbaiki dengan memanfaatkan grout keramik. Grout adalah bahan untuk mengisi celah di antara ubin keramik, dan bisa membantu mencegah retakan makin parah. Berikut panduannya:

Bersihkan Retakan

Dengan teliti dan hati-hati, bersihkan retakan untuk menghilangkan kotoran, debu dan sisa-sisa grout lama. Gunakan sikat kecil atau alat khusus untuk membersihkan retakan.

Memperbaiki Retakan Kecil dengan Grout

Sesuai petunjuk yang tertera di kemasannya, campur grout keramik. Pastikan dicampur dengan sampai konsistensinya pas.

Aplikasikan Grout pada Retakan

Aplikasikan Grout pada Retakan
Aplikasikan Grout pada Retakan

Grout diaplikasikan ke dalam retakan menggunakan spatula atau alat khusus. Pastikan grout merata dan tidak ada udara yang menyusup di dalamnya. Kamu bisa ratakan permukaannya memakai spatula atau jari.

Bersihkan Permukaan Ubin

Setelah grout kering, bersihkan permukaan ubin  menggunakan kain bersih untuk menghilangkan sisa grout yang masih menempel di ubin. Ini akan membuat hasilnya lebih bersih dan indah.

Apabila kamu mempunyai retakan yang lebih besar, atau perlu menyambungkan beberapa ubin yang rusak, epoxy resin bisa menjadi pilihan yang tepat. Epoxy adalah bahan yang super kuat dan tahan lama. Nah, berikut cara menutupi retakan dengan epoxy:

Campurkan Epoxy

Epoxy dicampurkan sesuai petunjuk yang ada pada kemasan. Pastikan dicampur dengan benar sampai konsistensinya benar.

Oleskan Epoxy lalu Tekan Ubin

Sapukan epoxy ke retakan dan tekan ubin yang rusak agar menempel lagi. Jika perlu, bisa menggunakan perekat ekstra semacam kawat atau jaring khusus guna memastikan ubin tetap di tempatnya.

Biarkan Epoxy Mengering

Setelah epoxy mengering total, ubin yang rusak seharusnya kembali kuat dan stabil. Berikan cukup waktu untuk epoxy mengeras sepenuhnya.

Nah, memperbaiki keramik yang retak bisa menjadi sesuatu yang kamu coba sendiri. Terutama jika rusakannya tidak terlalu parah. Namun yang terpenting kamu harus mengerti kenapa kerusakannya bisa terjadi. Agar kamu bisa menghindarinya di masa yang akan datang.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membantu kamu merawat dan memperbaiki lantai keramik rumah kamu.

Just an ordinary people.