...

Cek 9 Rekomendasi Tanaman yang Cocok Untuk Pagar Rumahmu

Mendesain tampilan luar rumah memang susah-susah gampang dan memerlukan budget yang tidak sedikit. Bagian luar rumah biasanya dipersiapkan sedetail dan secantik mungkin agar tampilan rumah menjadi menarik dan enak dilihat. Tapi selain itu juga didesain denga naman agar terhindar dari gangguan yang datang dari luar rumah. -MegaBaja.co.id

Tampilan luar rumah atau bagian eksterior biasanya juga difokuskan pada pemakaian pagar. Seperti yang sudah diketahui, fungsi pagar pada rumah adalah sebagai pembatas antara area rumah dan area luar. Namun, selain itu pagar juga berfungsi untuk mempercantik rumah agar tampil lebih estetik.

Dengan fungsi estetika tersebut, saat ini pagar memiliki banyak jenis. Mulai dari pagar kayu, tembok, besi, baja ringan hingga pagar tanaman. Walau tingkat keamanannya tidak sebaik pagar lainnya, namun pagar tanaman ini mampu memberikan kesan yang berbeda untuk rumahmu.

Eits! Walaupun ada banyak sekali jenis tanaman, tidak semua tanaman bisa digunakan sebagai pagar untuk rumahmu. Berikut ini beberapa jenis tanaman yang bisa kamu pilih untuk menjadi pagar rumah. Simak terus yuk!

Jenis Tanaman Untuk Pagar Rumah

Bunga Soka

Jenis tanaman perdu atau bersemak menjadi pilihan yang sangat tepat untuk dijadikan sebagai pagar tanaman. Salah satunya adalah bunga soka. Bunga soka adalah tanaman yang lebih didominasi oleh daun daripada bunga. Jika tumbuh besar, tanaman ini akan berbentuk semak yang padat dan mengembang dengan tinggi sekitar 6 meter.

Selain bentuk daunnya yang cantik, warna bunganya pun tak kalah menarik. Bunganya kebanyakan berwarna merah, sehingga jika ditanam di depan rumah sebagai pagar akan memberikan penampilan yang sangat indah.

Bunga Soka

Karena tanaman adalah benda hidup, maka sudah sepatutnya dirawat agar tetap bermanfaat. Tanaman berdu dipilih salah satunya karena perawatannya yang tidak terlalu sulit. Cukup dipangkas secara rutin pada bagian bunga atau daun yang kering. Untuk penyiraman dan pemupukan tidak membutuhkan waktu yang terlalu intensif, cukup dilakukan selama satu bulan sekali saja.

Kembang Sepatu

Jika kamu ingin memiliki tampilan rumah yang lebih fresh dan berwarna-warni, maka pilhlah tanaman dengan jenis bunga sepatu. Yang satu ini memiliki bunga dengan warna-warna yang cantik. Ukuran bunganya pun besar sehingga akan cocok untuk ditampilkan di bagian depan rumah.

Kembang Sepatu

Bunga sepatu tidak memerlukan media rambat khusus, sehingga kamu cukup menanamnya di tanah dan membiarkan tanamannya tumbuh hingga tinggi. Perawatannya pun tidak muluk-muluk, cukup diberi pupuk sesekali dan bunga sepatu akan tumbuh dengan sehat dengan bantuan sinar matahari.

Tanduk Rusa

Yang satu ini merupakan tanaman yang harus menempel pada media lain. Tanaman tanduk rusa bisa menjadi alternatif jika kamu tidak ingin memilikh tanaman sebagai bahan utama pagarmu. Tanduk rusa bisa ditata dengan cantik di pagar yang sudah kamu miliki, atau bisa juga di bagian tembok pagar agar suasana eksterior rumah lebih segar.

Morning Glory

Selanjutnya adalah alternatif lain saat kamu ingin mempercantik bagian pagar rumah, yaitu dengan tanaman morning glory. Bunganya kecil berwarna ungu dengan kelopak kekuningan membuat tampilan rumahmu menjadi lebih manis.

Morning Glory

Akan tetapi, seperti halnya tanduk rusa, tanaman ini tidak tumbuh di tanah dan harus menempel atau merambat pada media lain. Dengan tampilannya yang manis, tanaman ini sangat cocok sekali diletakkan pada pagar dengan bentuk minimalis atau sederhana. Dengan menambahkan morning glory di pagar sederhanamu, tampilanya akan otomatis menjadi lebih menarik.

Keunggulan yang banyak disukai oleh pecinta morning glory salah satunya adalah wanginya yang semerbak. Wangi tersebut akan lebih tercium saat pagi hari, di saat bunga morning glory mekar dengan sempurna.

Boxwood

Boxwood adalah sebuah nama untuk pohon-pohon kecil yang tumbuh membentuk pagar, biasanya bisa dibentuk sesuai keinginan seperti kotak maupun bulat. Tanaman yang seperti ini cocok sekali untuk dijadikan sebagai pagar karena jika tumbuh besar, tingginya bisa mencapai 6 meter, lho!

Booxwood

Saat memilih boxwood atau buxus sebagai pagar tanamanmu, maka kamu harus siap untuk merawatnya dengan cara rajin memangkas bagian pohon yang tumbuh dengan cepat. Buxus memang mudah dibentuk, namun tumbuhnya cukup liar sehingga harus sering-sering diperhatikan pertumbuhannya agar tetap cantik.

Cemara Kipas

Pilihan lainnya jatuh kepada tanaman hijau bernama latin Arborvitae atau biasa dikenal dengan sebutan cemara kipas. Kenapa disebut cocok sebagai pagar tanaman? Hal itu dikarenakan cemara kipas memiliki ukuran yang tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan cemara pada umumnya.

Jika cemara pada umumnya bisa tumbuh hinga 20 meter bahkan lebih, maka cemara kipas hanya memiliki ukuran setinggi 3 hingga 6 meter saja. Karena perawatannya yang tidak terlalu mudah, maka disarankan untuk memilih pohon cemara kipas dengan ukuran 3 meter saja agar kamu tidak kesulitan untuk memangkas daun liarnya.

Pagar Bambu Hias

Pagar bambu di sini bukanlah bambu yang sudah diolah sedemikian rupa. Bambu yang digunakan adalah bambu asli yang memiliki bentuk serta warna yang masih original sehingga kesan tanamannya masih terasa.

Untuk dijadikan pagar, kamu bisa memilih bambu dengan ukuran sedang sehingga bisa terlihat lebih rapat dan kokoh. Penanaman bambu bisa dilakukan langsung pada tanah, atau bisa juga diletakkan pada pot besar yang kemudian ditata berdempetan agar menjadi pagar yang bagus.

Keuntungan memakai bambu sebagai pagar selain estetik dan murah adalah untuk meredam kebisingan dari area luar rumah. Bagaimana? Tertarik?

Tanaman Pakis

Selanjutnya adalah pakis atau tanaman paku. Tanaman ini biasanya tumbuh liar di jurang-jurang atau lembah, namun dengan kecantikannya, kamu bisa memilih tanaman pakis untuk dijadikan sebagai pagar rumahmu. Salah satu yang sering digunakan adalah jenis pakis boston.

Karena pakis biasa tumbuh liar dan merambat, maka jika dijadikan sebagai pagar, pakis memerlukan media lain untuk bertahan. Kamu bisa menanamnya di pagar kayu, tembok pagar dan lain sebagainya. Akan tetapi jika kamu hanya ingin menampilkan tanaman pakis sebagai poin utama tampilan eksterior rumahmu, cukup ditanam pada media tanah dan dibiarkan tumbuh dengan sendirinya.

Tanaman pakis tidak memerlukan perawatan yang terlalu ekstra, karena pada dasarnya pakis adalah tanaman yang tumbuh liar di alam. Kamu hanya perlu merawat bentuknya agar tidak tumbuh berantakans saja. Dengan menjaga penampilan tanaman pakis ini, rumahmu akan terlihat lebih segar dan lebih hijau.

American Holy

Yang terakhir adalah tanaman American holy atau dikenal dengan nama latin Ilex Opaca. Jika kamu menginginkan pagar tanaman yang tumbuh tinggi dan lebat, yang satu ini bisa menjadi favoritnya. Tanaman American holy bisa tumbuh hingga setinggi 10 sampai 20 meter. Sangat cocok untuk tipe rumah besar dan butuh tanaman yang rimbun untuk menghalau pemandangan dari luar.

American Holy

Sayangnya, tanaman ini belum terlalu terkenal di Indonesia. Padahal di negara Amerika sana, tanaman ini menjadi pagar hidup yang sangat diminati selain tanaman holy lainnya yaitu di antaranya Japanese Holy dan English Holy. Perawatannya pun tidak terlalu sulit, seperti tanaman semak pada umumnya, kamu hanya perlu memangkasnya dengan rutin agar daunnya tetap tumbuh dengan rapi.

Nah, itulah beberapa pilihan pagar tanaman atau pagar hidup yang bisa kamu jadikan referensi. Selain berguna sebagai pembatas, pagar tanaman juga akan membuat rumahmu terlihat lebih sejuk dan asri. Yuk dicoba!

Just an ordinary people.