...
Mengenal Jenis Bata Ekspos untuk Rumah dan Perawatannya
Mengenal Jenis Bata Ekspos untuk Rumah dan Perawatannya

Mengenal Jenis Bata Ekspos untuk Rumah dan Perawatannya

Ingin rumah terlihat alami tapi tetap estetik? Coba jatuhkan pilihanmu pada dinding bata ekspos. -MegaBaja.co.id

Batu bata adalah bahan yang umum digunakan oleh banyak orang. Penggunaannya tak terbatas pada desain rumah klasik atau modern, karena fleksibel dan tak lekang oleh waktu. Salah satu jenis batu bata yang saat ini tengah populer adalah bata ekspos.

Tertarik menggunakan bata ekspos? Nah, sebelum merancang rumah atau desain interior dengan bata ekspos dimulai, sebaiknya kamu tahu jenis-jenis bata ekpos yang sering dipakai terlebih dahulu. Apa saja itu? Simak terus artikel ini sampai selesai, ya!

Apa Itu Bata Ekspos?

Supaya lebih mudah dipahami, mari kita pahami dulu apa sih bata ekspos itu?

Bata ekspos sendiri merupakan sebuah gaya atau desain dinding yang mengekspos atau menampilkan permukaan bata secara langsung tanpa lapisan semen seperti pada umumnya.

Penyusunan bata ekspos biasanya dilakukan secara rapi guna membentuk dinding polos tanpa lapisan plester. Biasanya, batu bata ini dipertahankan dengan warna aslinya atau diberikan warna tambahan saat proses pengecatan dinding. Dengan begitu, karakter, tekstur, warna, dan bentuk batu bata ini akan tampak mencolok dan menonjol di ruangan interior.

Batu bata ekspos sedang populer dalam desain interior dan sering digunakan untuk menciptakan rumah dengan sentuhan alami. Desain bata ekspos cocok untuk konsep rumah yang mengusung gaya industrial, rustic, hingga skandinavian.

Sebenarnya, pemanfaatan bata ekspos bukanlah konsep yang baru. Manusia nyatanya telah menggunakan batu untuk membangun dinding sejak ribuan tahun sebelum Masehi. Kemudian, ditemukanlah sebuah teknik pembuatan batu bata dengan menggunakan material tanah, seperti tanah liat atau terakota.

Pada masa Baroque hingga Renaisans (1600-1700), dinding yang dilapisi semen atau plester mulai populer. Lalu, pada abad ke-19 dinding bata ekspos ini kembali menjadi tren. Popularitasnya terus berfluktuasi (naik turun) sepanjang waktu, hingga saat ini.

Bahkan, dahulu bahan baku untuk bata ekspos sama dengan bahan baku bata konvensional. Tapi saat ini, batu bata ekspos tersedia khusus dengan berbagai macam bahan. Beberapa masih menggunakan tanah liat, dan yang lainnya mulai mengadopsi gipsum.

Kelebihan Menggunakan Bata Ekspos di Rumah

Terdapat beberapa keunggulan jika kamu memutuskan untuk menggunakan bata ekspos di rumah. Berikut penjelasannya.

Hemat Dana Renovasi dan Pembangunan Rumah

Menggunakan bata ekspos di dinding interior dapat mengurangi biaya renovasi. Sebab, tidak perlu menghabiskan dana untuk acian, plester dan cat sebagai lapisan tambahan. Budget tersebut bisa dialokasikan untuk hal lain, misalnya perabotan baru dan dekorasi rumah.

Hal ini akan mengakibatkan penghematan biaya yang cukup besar selama proses renovasi maupun pembangunan rumah.

Kesan Artistik pada Rumah

Kesan Artistik pada Rumah
Kesan Artistik pada Rumah

Berikutnya, bata ekspos sering diaplikasikan sebagai dinding yang dapat memberikan nuansa artistik pada rumah. Belum lagi dinding tanpa lapisan semen dan cat tentu akan terlihat unik dan hangat. Beberapa rumah memilih memanfaatkan bata ekspos untuk menciptakan atmosfer natural, industrial, atau Skandinavia yang sedang tren saat ini.

Rapi, Lebih Terang dan Enak Dipandang

Salah satu keuntungan menonjol dari bata ekspos adalah bentuknya yang rapi, berbeda dengan batu bata konvensional yang kerapkali memiliki sudut-sudut yang tumpul dan tergores. Selain itu, warna yang dimiliki bata ini juga cenderung lebih cerah dan tahan terhadap efek cuaca, seperti perubahan warna, pertumbuhan lumut, dan sejenisnya. Sehingga, menarik dan enak dipandang sebagai aksen dalam ruangan.

Peredam Suara

Bata ekspos tidak hanya digunakan sebagai  dinding pembatas saja, tapi juga bisa dimanfaatkan sebagai peredam suara. Beberapa material bata ini mampu meredam suara dari luar. Sehingga, beberapa kantor memilih untuk mengaplikasikan bata ekspos untuk tujuan ini.

Tahan Api

Hal yang membedakan bata ekspos dengan bahan lainnya adalah kemampuannya dalam menahan api. Beberapa jenis bata ini dirancang khusus tahan api selama periode tertentu.

Ragam Jenis Bata Ekspos

Banyak pilihan jenis yang sering dipakai dalam desain bata ekspos. Biasanya, bata ekspos menggunakan jenis bata hias yang diproduksi melalui mesin pres sehingga menghasilkan ukuran seragam dan presisi lebih tinggi.

Dibandingkan dengan bata biasa, tekstur bata hias jauh lebih halus, lebih padat dengan pori-pori yang relatif lebih kecil dan lebih kuat. Harga bata ini umumnya mengikuti kualitas. Semakin tinggi kualitasnya, semakin tinggi pula harganya. Berikut beberapa jenis bata ekspos yang bisa dipilih untuk rumah kamu.

Simak artikel tentang 7 Jenis Batu Bata untuk Bangunan.

Bata Terakota

Bata Terakota
Bata Terakota

Jenis yang pertama ada bata terakota. Desain terakota sangat klasik dengan tekstur paling halus dan bentuk yang sangat presisi. Tidak heran jika bata terakota merupakan jenis yang paling mahal di antara jenis bata ekspos lainnya.

Harga satu unit bata ekspos terakota dijual lebih dari Rp 3.000 per buah. Warna batanya merah yang agak mencolok, sehingga menonjolkan kesan elegan. Meskipun begitu, ada juga jenis bata ekspos terakota yang diproduksi dengan warna alami.

Banyak orang yang senang memilih bata ekspos terakota karena mudah di-finishing. Selain itu, bata ekspos ini juga cenderung lebih tahan lama dan awet. Bata ini kerap diaplikasikan pada desain restoran, cafe, atau rumah dengan tema klasik dan unik.

Bata KWD

Dari banyaknya jenis bata ekspos yang ada, bata KWD menjadi salah satu yang paling diminati di pasaran. Bata KWD terbuat dari tanah liat semi padat, tetapi masih mempertahankan serat-serat bata untuk menonjolkan tekstur yang lebih tegas dan jelas. Bila diamati lebih detail, pori-pori pada bata KWD tidak sehalus jenis terakota atau tanah liat belang.

Harganya lebih terjangkau dan ekonomis, tetapi tidak mengurangi kesan elegan yang dimilikinya. Oleh karena itu, tak heran jika bata ini banyak digunakan di cafe, restoran, dan kantor. Agar tercipta suasana yang berbeda, kamu bisa memilih varian warna putih.

Bata Tanah Liat Belang

Ini adalah jenis bata hias yang dibuat dari tanah liat padat. Bata ekspos ini terbilang unik sebab memiliki warna yang tidak seragam. Meski begitu, teksturnya sangat lembut dan rata.

Keunikan lainnya adalah adanya nuansa warna kehitaman yang berasal dari proses pembakaran. Sehingga saat disusun, akan tersaji kesan klasik yang sangat kental.

Bagi kamu yang ingin menghadirkan kesan klasik di dalam rumah, jenis bata ini sangat cocok kamu gunakan. Bata tanah liat dapat diaplikasikan dengan baik dalam desain rumah, restoran, atau cafe.

Batu Bata Pasir Kapur

Jenis bata ekspos pasir putih dibuat dari pasir dan campuran kapur. Bata ekspos ini memiliki tekstur yang lebih lembut karena mengandung kapur. Selain itu, jenis bata ini tersedia dalam berbagai pilihan warna.

Keunggulan jenis ini terletak pada ketahanannya terhadap air yang cukup baik jika dibandingkan dengan jenis bata lainnya. Pemasangannya juga tidak memerlukan banyak mortar atau bahan perekat batu bata.

Tips Merawat Bata Ekspos untuk Eksterior dan Interior Rumah

Tips Merawat Bata Ekspos untuk Eksterior dan Interior Rumah
Tips Merawat Bata Ekspos untuk Eksterior dan Interior Rumah

Berbicara soal perawatan, perlu dicatat bahwa cara perawatan bata ekspos cukup mudah dan simpel. Proses perawatan ini sebaiknya dilakukan secara teratur guna menjaga kondisi bata ekspos tetap bagus. Perawatannya sendiri melibatkan tiga tahap utama, yakni pembersihan, penambalan, dan perlindungan.

Tahap Pembersihan

Langkah pertama adalah pembersihan, di mana tujuannya untuk menghilangkan kotoran dan debu dari permukaan bata ekspos. Caranya mudah, cukup gunakan peralatan sederhana seperti sikat bulu, larutan air hangat dengan pembersih, dan kain lap.

Prosesnya mudah, mirip dengan membersihkan lantai. Mulailah dengan menyikat permukaan bata ekspos untuk menghilangkan kotoran. Lalu, basahi dengan air yang telah dicampur pembersih secukupnya dan biarkan beberapa saat. Kemudian keringkan dengan kain lap.

Tahap Penambalan

Langkah selanjutnya adalah penambalan, yang sebaiknya dilakukan segera jika menemukan retak atau celah pada permukaan bata ekspos. Tujuannya untuk mencegah kerusakan menjalar ke bagian lainnya. Caranya cukup dengan mengisi celah atau retakan dengan menggunakan mortar atau bahan perekat bata ekspos.

Tahap Perlindungan

Langkah terakhir adalah melindungi bata ekspos dengan menggunakan produk pelapis sealer bata ekspos yang sesuai. Pelapis ini dioleskan ke permukaan bata ekspos untuk mencegah retak dan pertumbuhan lumut. Tak hanya itu, pelapis ini juga dapat menjaga tampilan bata ekspos tetap segar seperti baru.

Dengan segala kelebihan dan cara perawatan yang mudah, bata ekspos menjadi pilihan yang menarik untuk menciptakan suasana unik dan menarik pada interior dan eksterior rumah. Tertarik untuk mencoba?

Semoga, info di atas bisa bermanfaat bagi kamu yang tengah mempertimbangkan untuk menggunakan bata ekspos di rumah impian kamu. Sampai berjumpa lagi di artikel berikutnya!

Just an ordinary people.