...
Daftar Ukuran Reng Baja Ringan untuk Bangunan
Daftar Ukuran Reng Baja Ringan untuk Bangunan

Daftar Ukuran Reng Baja Ringan untuk Bangunan

"Ukuran Reng Baja Ringan yang tepat dapat menjamin kekuatan dan ketahanan atap bangunanmu."

Sebelum membahas tentang ukuran reng baja ringan, alangkah baiknya ketahui dulu manfaat menggunakan baja ringan untuk bangunan. Salah satunya yang paling krusial yakni mencegah reng karatan. -MegaBaja.co.id

Dahulu para tukang bangunan biasanya membuat reng dari kayu. Baik membeli yang sudah jadi atau memesannya kepada tukang kayu. Namun kini penggunaan reng sudah digantikan dengan yang berbahan baja ringan.

Baja ringan adalah material bangunan yang terbuat dari baja yang lebih tipis dan lentur daripada baja WF atau baja berat. Keunggulan dari material ini yakni mudah dipasang dan disesuaikan karena ukuran reng baja ringan memang fleksibel.

Mengenal Atap Galvalum, Ukuran dan Berbagai Kelebihannya

Kebanyakan bangunan rumah zaman sekarang memang sudah memakai atap Galvalum, yaitu lembaran atap keras dan tahan korosi. Jenis atap ini terbuat dari perpaduan antara aluminium, seng dan silikon.

Meskipun atap sudah tidak memakai genteng lagi, bukan berarti penggunaan reng dihapuskan. Justru peran reng, terutama reng baja ringan jadi lebih signifikan karena tetap digunakan sebagai rangkaian pondasi atap galvalum.

Ukuran reng baja ringan yang digunakan tergantung pada ukuran atapnya. Berikut adalah informasi tentang jenis, ukuran dan berat atap galvalum yang ada di pasaran. Silahkan disesuaikan saja dengan kebutuhan luas penampang atap bangunannya.

  1. 0,4 mm tebal galvalum, ukurannya 121,9 cm × 100 cm, beratnya 4120 gram
  2. 0,5 mm tebal galvalum, ukurannya 121,9 cm × 100 cm, beratnya 5080 gram
  3. 0,6 mm tebal galvalum, ukurannya 121,9 cm × 100 cm, beratnya 6110 gram
  4. 0,7 mm tebal galvalum, ukurannya 121,9 cm × 100 cm, beratnya 7070 gram
  5. 0,8 mm tebal galvalum, ukurannya 121,9 cm × 100 cm, beratnya 8020 gram
  6. 1 mm tebal galvalum, ukurannya 121,9 cm × 100 cm, beratnya 9940 gram
  7. 1,2 mm tebal galvalum, ukurannya 121,9 cm × 100 cm, beratnya 11.850 gram

Melihat data ukuran galvalum di atas sudah dapat dibayangkan tentang berapa kebutuhan rengnya. Tidak seperti reng kayu yang bisa dipotong-potong, umumnya reng baja ringan memiliki ukuran standar dengan panjang 600 cm.

Harga dan ukuran reng baja ringan sebaiknya segera dihitung dalam masterplan perencanaan site bangunan. Jadi draft rancangan biaya pembangunan sudah selesai sejak awal.

Fungsi Reng dalam Pembangunan Atap Baja Ringan

Atap baja ringan merupakan jenis atap modern yang mirip dengan lembaran seng biasa. Hanya saja komposisinya adalah baja ringan, artinya mengandung ferum yang kuat.

Ketebalan ukuran reng baja ringan sangat mempengaruhi beratnya. Jadi meskipun sudah tidak pakai genteng, beban atap tetap harus disalurkan kepada rangka yang kuat. Struktur dan komponen rangka baja ringan terdiri dari:

  1. Kuda-kuda
  2. Pengokoh
  3. Reng
  4. Atap Spandek
  5. Jurai
  6. Rabung

Di dalam tren penggunaan baja ringan, komponen reng ini kerap disebut dengan nama lain sebagai kaso, kasso, kasau atau profil B. Masing-masing merek dagang reng di toko bangunan mungkin menggunakan julukan yang berbeda.

Namun tetap saja dalam hal fungsi reng dibuat standar sebagai pengokoh rangkaian atap. Tanpa reng mustahil sebuah atap bisa dibentuk alurnya, meskipun sudah memakai genteng spandek.

Standar reng baja ringan juga ditentukan pada ukurannya. Di mana ukuran pada reng baja ringan sangatlah beragam tergantung pada ketebalannya.

Saat memasang atap baja ringan mungkin juga membutuhkan jasa tukang las karena seperti saat membangun kanopi, terkadang perlu memotong reng agar ukuran reng baja ringan sesuai. Tapi hati-hati saat memotong, salah perhitungan sedikit bisa runtuh.

Pemotongan ini sebisa mungkin dapat dihindari bila mampu membuat desain atap modern yang sudah disesuaikan dengan ukuran standar bahan baku. Untuk itulah perlu dianalisis tentang jarak pasang reng supaya pas.

Perbedaan Kualitas Reng Kayu dengan Reng Baja Ringan

Jenis genteng apapun, mulai dari genteng metal, spandek atau tanah liat akan selalu memakai reng sebagai pijakannya. Tatakan genteng berbahan baja ringan memang digadang-gadang memiliki kualitas lebih bagus dibandingkan yang kayu.

Namun semua dikembalikan kepada sejarah arsitektur itu sendiri. Saat ukuran reng baja ringan belum digunakan, semua reng dibuat dari kayu atau besi. Dan jika menilik pada kondisi terkini bangunannya memang masih kokoh-kokoh.

Jadi awet tidaknya sebuah atap tidak semata-mata disebabkan karena kualitas reng. Ada indikator-indikator lain yang menjadi pertimbangan penilaiannya. Berikut merupakan perbedaan signifikan antara reng kayu dengan reng baja ringan:

  1. Lapisan reng baja ringan lebih tahan air, sedangkan kayu mudah lapuk bila kena air
  2. Reng baja ringan tidak mudah memuai atau menyusut karena tahan suhu. Sedangkan reng kayu ada kemungkinan keropos
  3. Ukuran reng kayu lebih dinamis, sedangkan ukuran reng baja ringan statis atau tetap
  4. Reng kayu bisa dipotong kalau ukurannya tidak pas, reng baja ringan sulit dimodifikasi
  5. Desain plafon rumah dengan reng kayu terkesan etnik, sedangkan rangkaian reng baja ringan membuat plafon biasanya harus ditutupi asbes dan gipsum
  6. Harga reng kayu bisa lebih mahal daripada harga reng baja ringan. Apalagi kalau terbuat dari kayu-kayu premium seperti jati dan ulin

Saat menentukan ukuran reng kayu atau ukuran reng baja yang ringan juga harus disesuaikan dengan genteng yang akan dipakai. Misalnya pada genteng karang pilang yang terbuat dari tanah liat maka reng harus pilih yang tebal.

Ukuran Reng Baja Ringan, Jenis dan Spesifikasinya

Untuk yang pertama kalinya memakai baja ringan dalam konstruksi atap bangunan pasti awalnya dibingungkan dengan jenis dan ukuran reng baja. Serta bagaimana perakitannya, apakah sama atau tidak dengan merakit atap dengan struktur kayu. 

Tapi tidak perlu khawatir, pemasangan reng dan atap bisa dibilang merupakan langkah sepaket. Artinya langkah-langkahnya searah dan praktis. Masing-masing tipe baja ringan, baik profil B, profil U, maupun profil C sudah dapat dipadukan.

Saat datang ke toko bangunan kemungkinan juga akan dihadapkan pada banyaknya jenis reng baja ringan. Perbedaan ini lebih mengarah pada pabrik dan komposisinya yang berbeda. Masing-masing pabrik memiliki jargon tersendiri.

Namun secara umum, terdapat 3 jenis dan ukuran reng baja ringan yang dapat dibeli. Istilah-istilah ini bisa jadi tidak sama antara satu toko dengan toko lainnya. Untuk itulah, pembeli diharapkan fokus pada spesifikasi dan ukurannya saja, bukan merek.

1. Reng Standar

Sering disebut sebagai genteng spandek atau genteng metal. Ukurannya memang tampak lebih kecil, hanya 2,8 cm dan cocok digunakan untuk atap yang tidak terlalu luas dan berat bobotnya. Harga reng baja ringan standar berkisar Rp28.000/batang

2. Reng Medium

Pemakaian reng ini mendominasi karena harga reng baja ringan medium hanya pada kisaran Rp30.000- Rp36.000 per batang. Ukuran standar 3 cm, dengan ketebalan 0,45 mm dan panjang maksimal 6 meter.

3. Reng Platinum

Menjadi tipikal reng 3 cm berbahan paling bagus, yaitu bluskup AZ-100. Keunggulannya ada pada kemampuannya menghadapi korosi dan oksidasi sehingga tidak mudah berkarat. Harga reng baja ringan platinum mencapai Rp50.000 tiap satu batangnya.

Jika ingin genteng aman, tidak gampang longsor atau retak, maka pilihlah reng dengan kualitas minimal yang medium. Apapun jenis dan ukuran reng baja ringan yang dipakai perlu ditekankan bahwa fungsi reng yaitu sebagai dudukan dan pijakan genteng.

Jadilah api yang menginspirasi, bukan debu yang menghilang di angin.