Tips Membuat Rumah Sejuk Alami Tanpa AC
Tips Membuat Rumah Sejuk Alami Tanpa AC

Tips Membuat Rumah Sejuk Alami Tanpa AC

Panas yang menyengat di area rumah tentu membuat suasana menjadi tidak nyaman. Itu sebabnya, sebagian besar rumah akhirnya memutuskan untuk menggunakan AC untuk mendinginkan ruangan. Terutama bagi yang tinggal di daerah perkotaan dengan suhu udara yang lebih tinggi dibandingkan daerah pedesaan. -MegaBaja.co.id

Namun tahukah Anda bahwa AC bisa menjadi berbahaya apabila tidak dirawat dengan benar. seorang ahli epidemiologi dari Departemen Kesehatan Masyarakat California mengatakan bahwa AC yang ada di rumah, kantor, maupun mobil bisa membuat seseorang terkontaminasi dan berpotensi berbahaya.

Dampak Penggunaan AC

Apabila sistem AC dirancang buruk maupun perawatannya tidak tepat maka akan membahayakan penggunanya. Efek kesehatan yang diakibatkan dari sistem pengkondisian udara, dalam hal ini AC ialah asma yang memburuk serta alergi. Beberapa penyakit lain yang bisa terjadi ialah hidung tersumbat, masalah pernapasan, sakit kepala, kelelahan, hingga iritasi pada kulit.

Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh adanya beberapa mikroorganisme yang tumbuh dalam sistem yang memiliki efek halus pada orang-orang tertentu. Mikroorganisme tersebut kemudian menginfeksi tubuh dan menyebabkan penyakit yang lebih serius.

Dampak yang ditimbulkan oleh penggunaan AC tentu mengharuskan Anda berhati-hati dan waspada. Oleh karena itulah, akan lebih baik jika meminimalisir penggunaan AC dalam rumah maupun kendaraan dan perkantoran.

Tips Membuat Rumah Sejuk Alami

Meskipun tidak menggunakan AC, namun Anda tetap bisa menciptakan suasana sejuk di dalam rumah. Berbagai hal bisa dilakukan dengan mudah agar suasana rumah tetap nyaman ditinggali meskipun tanpa menggunakan AC. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan, antara lain:

1. Menutup Jendela Dengan Tirai

Menutup Jendela Dengan Tirai
Menutup Jendela Dengan Tirai

Salah satu tips yang bisa dipraktekkan ialah menutup jendela dengan tirai. Ini terlihat sederhana memang, namun bukankah 30 persen panas yang tidak diinginkan berasal dari jendela rumah? Untuk itulah Anda perlu mengatasi permasalahan tersebut dengan memanfaatkan tirai.

Dengan menutup jendela menggunakan gorden maupun sejenisnya akan menurunkan suhu ruangan setidaknya hingga 20 persen. Dalam sekejap suasana rumah akan menjadi jauh lebih dingin dan sejuk jika dibandingkan sebelum jendela ditutup dengan tirai.

Dalam pemilihan tirai pun tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Lebih baik gunakan tirai gorden dibandingkan tirai blackout. Hal ini karena tirai blackout akan menghalangi sinar matahari sehingga secara alami bisa mengisolasi ruangan tempat mereka dipasang.

Untuk mengurangi panas, sebaiknya gunakan gorden berwarna netral dengan lapisan plastik putih. Penggunaan gorden tersebut bisa mengurangi panas hingga 33 persen.

2. Atur Kipas Angin Di Langit-Langit

Atur Kipas Angin Di Langit-Langit
Atur Kipas Angin Di Langit-Langit

Kipas angin yang dipasang pada langit-langit rumah tentu perlu disesuaikan pemutarannya. Sebaiknya atur kipas tersebut untuk memutar berlawanan dengan arah jarum jam. Dengan mengaturnya berputar berlawanan arah jarum jam di musim panas maka kipas akan menciptakan efek dingin.

Nyalakan kipas dalam kecepatan yang lebih tinggi agar angin yang dihasilkan juga lebih banyak. Aliran udara dari kipas angin tersebut akan membuat efek dingin yang akan menjadikan rumah menjadi lebih sejuk dari sebelumnya.

3. Nyalakan Kipas Di Kamar Mandi Dan Dapur

Nyalakan Kipas Di Kamar Mandi Dan Dapur
Nyalakan Kipas Di Kamar Mandi Dan Dapur

Selain memasang di langit-langit rumah, Anda juga bisa memasang dan menyalakan kipas di kamar mandi dan dapur. Pemasangan kipas angin di area tersebut bertujuan untuk menarik udara panas yang naik setelah memasak maupun mandi uap.

Apabila dibiarkan tentu akan membuat rumah menjadi panas dan tidak nyaman tentunya. Oleh karena itulah dengan memasang kipas pada 2 area tersebut akan membuat suhu ruangan kembali normal seperti sedia kala dan lebih sejuk tentunya.

4. Jangan Gunakan Lampu Pijar

Jangan Gunakan Lampu Pijar
Jangan Gunakan Lampu Pijar

Seperti yang kita ketahui, bola lampu pijar menghabiskan sekitar 90 persen dalam panas yang dipancarkannya. Kondisi ini tentu secara tidak langsung akan membuat suhu ruangan yang menggunakan lampu tersebut menjadi panas.

Anda disarankan untuk beralih menggunakan lampu fluorescent. Di Indonesia sendiri lampu ini dikenal dengan sebutan lampu TL atau tube lamp. Tube lamp merupakan jenis lampu yang di dalam tabungnya terdapat sedikit mercury dan gas argon dengan tekanan rendah. Selain itu juga terdapat serbuk phosphor yang melapisi seluruh permukaan bagian dalam kaca tabung lampu tersebut.

Lampu ini termasuk dalam kategori lampu hemat energi. Intensitas cahaya yang dikeluarkan jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan lampu pijar dalam hitungan watt yang sama. Warna cahaya cenderung putih dingin sehingga menguntungkan untuk daerah tropis lembab karena secara psikologis akan menyejukkan ruangan.

5. Kurangi Penggunaan Peralatan Elektronik

Kurangi Penggunaan Peralatan Elektronik
Kurangi Penggunaan Peralatan Elektronik

Peralatan elektronik tentu bisa mengeluarkan panas dan mampu meningkatkan suhu ruangan apabila digunakan secara terus menerus. Usahakan untuk tidak hanya mematikan saja, namun juga melepas kabelnya dari stop kontak setelah selesai digunakan. televisi dan komputer merupakan benda elektronik yang paling besar mengeluarkan panas.

Selain itu, kabel benda elektronik seperti charger ponsel juga sebaiknya tidak dibiarkan menempel di stop kontak apabila tidak digunakan. Hal ini karena kabel yang terpasang sebenarnya masih mengaliri listrik dan memicu peningkatan suhu di dalam ruangan tersebut.

6. Hindari Penggunaan Material Sintetis

Hindari Penggunaan Material Sintetis
Hindari Penggunaan Material Sintetis

Tips berikutnya untuk membuat suasana rumah menjadi sejuk tanpa AC ialah menghindari penggunaan material sintetis. Sebaiknya menghindari untuk menggunakan bahan material sintetis khususnya di kamar tidur. Hal ini karena tidak bisa membuat kulit bernafas dengan lega dan meningkatkan suhu tubuh.

Sebaiknya gunakan bahan katun maupun linen untuk sprei, sarung sofa, gorden, dan karpet. Bahan-bahan tersebut bisa menjauhkan kulit menjadi kering karena kepanasan.

7. Lakukan Pendinginan Di Malam Hari

Lakukan Pendinginan Di Malam Hari
Lakukan Pendinginan Di Malam Hari

Aktivitas fisik tentu akan menciptakan panas tubuh. Oleh karena itulah mulailah beristirahat satu jam sebelum tidur dan matikan semua perangkat elektronik. Anda bisa mulai mendinginkan diri dengan cara minum banyak air es atau balut es dalam handuk kemudian kompreskan ke belakang leher. Mandi sebelum tidur juga terbukti membuat badan menjadi lebih segar.

Melakukan rutinitas pendinginan seperti ini merupakan cara terbaik untuk tetap tenang di suhu panas tanpa AC. Tidak hanya menjaga suhu tubuh menjadi lebih rendah, namun juga bisa membantu menjaga rumah sejuk secara alami.

8. Maksimalkan Fungsi Kanopi

Maksimalkan Fungsi Kanopi
Maksimalkan Fungsi Kanopi

Selain membuat taman dan menanam tumbuhan tinggi di pekarangan rumah, kanopi juga bermanfaat untuk membuat rumah agar terasa lebih teduh. Apalagi jika didominasi dengan material jendela kaca.

Pemasangan kanopi dengan ukuran yang cukup lebar akan membantu meminimalisir cahaya matahari langsung masuk ke dalam rumah. Dengan demikian, suhu di dalam rumah akan tetap terjaga kesejukannya.

Rumah sejuk tanpa AC kini bisa diwujudkan dengan mudah. Selain penggunaan material, pemilihan desain rumah yang sesuai juga sangat berpengaruh terhadap tujuan yang ingin dicapai. Meskipun ingin terhindar dari suhu panas, namun tetap harus memperhatikan sirkulasi udara di dalam rumah. Pastikan memiliki ventilasi udara yang memadai agar udara bisa terus berganti setiap hari.

imatbagjagumilar
Manusia satu-satunya di bumi ini. dan hanya ini saja. merasa diri special dari yang special. hobinya bernafas, minum kopi dan baca-baca aja. Suka sama Rumah dan berbagai macam hal mengenai Arsitektur. Terus Belajar untuk mencari pencarian bakat. biar kaya super hero.