Tips Membuat Taman Minimalis Dan Perawatannya Di Dalam Rumah
Tips Membuat Taman Minimalis Dan Perawatannya Di Dalam Rumah

Tips Membuat Taman Minimalis Dan Perawatannya Di Dalam Rumah

Keberadaan taman di dalam rumah memberikan efek sejuk dan relaksasi setelah seharian beraktivitas. Tidak heran jika kini banyak ditemukan taman minimalis dalam rumah. Ini disukai tidak hanya karena mampu memberikan efek segar dan visual yang indah, namun juga memberikan celah produktif. Contohnya menanam makanan organik, bumbu dapur, dan masih banyak lagi. -MegaBaja.co.id

Bagi Anda yang sedang merencanakan adanya taman minimalis di dalam rumah, maka perlu memperhatikan beberapa hal. Pembuatan taman dengan memperhatikan hal-hal tertentu maka akan membuat taman menjadi lebih indah.

Tips Membuat Taman Minimalis Dan Perawatannya Di Dalam Rumah

1. Tentukan Temperatur Yang Tepat

Tentukan Temperatur Yang Tepat
Tentukan Temperatur Yang Tepat

Rata-rata tumbuhan akan tumbuh subur di suhu 18-23 derajat celcius. Meskipun sebenarnya setiap jenis tanaman tentu memiliki kebutuhan temperatur yang tidak selalu sama. Anda bisa mulai menciptakan kisaran suhu tersebut untuk memulai taman minimalis di dalam rumah.

Apabila tanaman terlihat kecil dan lemah, maka itu bisa menjadi indikasi apabila temperatur di dalamnya terlalu panas. Namun,  jika tanaman terlihat menguning maka kemungkinan suhu udara di taman tersebut terlalu dingin.

2. Perhatikan Ukuran Lahan Yang Digunakan

Perhatikan Ukuran Lahan Yang Digunakan
Perhatikan Ukuran Lahan Yang Digunakan

Sebenarnya tidak ada patokan yang mutlak untuk ukuran taman minimalis di dalam rumah. Namun prinsip yang berlaku ialah menyisakan ukuran yang bisa didapatkan tanpa harus mengorbankan fungsi ruang maupun kenyamanan ruangan di dalam rumah.

Mematok ukuran tertentu yang tidak sesuai dengan kondisi di dalam rumah justru akan membebankan. Desain taman dengan lahan terbatas tetap bisa memberikan manfaat baik yaitu seperti memberikan nuansa yang sejuk.

Tidak jarang jika kemudian banyak orang yang memulai dengan sepetak media tanah dengan menanam satu atau beberapa jenis bahan dapur. Selain itu, Anda juga bisa berkreasi dengan menciptakan taman minimalis di dalam rumah yang berbentuk taman vertikal atau gantung.

3. Siapkan Pencahayaan Yang Cukup

Sinar matahari tentu hal yang paling penting dan tidak bisa dipisahkan dari tumbuh-tumbuhan. Tanpa bantuan sinar matahari, tentu tanaman tidak akan bisa tumbuh dengan kuat dan sehat. Biasanya tanaman atau tumbuhan yang tidak mendapatkan pencahayaan yang cukup akan terlihat lemah dan tipis pada bagian batang serta ukuran daun lebih kecil.

Oleh karena itulah, sebaiknya Anda mencari spot di dalam rumah yang masih bisa dicapai oleh sinar matahari. Contohnya pilih lokasi yang berdekatan dengan balkon rumah, bersisian dengan jendela, maupun di bawah atap kaca.

4. Gunakan Grow Light

Gunakan Grow Light
Gunakan Grow Light

Grow light merupakan alat bantu pencahayaan yang khusus digunakan untuk taman indoor maupun taman minimalis yang ada di dalam rumah. Alat ini bisa didapatkan dengan mudah dalam berbagai ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Beberapa jenis lampu yang bisa digunakan di taman minimalis antara lain:

  • Fluorescent: sangat cocok untuk taman dengan tanaman yang tidak banyak membutuhkan sinar matahari. Contohnya bumbu dapur dan tanaman berukuran kecil.
  • Compact Fluorescent: hampir sama dengan sebelumnya, namun jauh lebih terang tanpa terasa panas sehingga daya pijar juga lebih kuat.
  • HID: cocok untuk taman yang berukuran besar karena posisi HID tidak boleh terlalu berdekatan dengan tanaman secara langsung. Jenis lampu ini memiliki lampu warna kuning yang cukup terang dan kuat.
  • LED: ini merupakan salah satu grow light yang paling efisien. Hal ini karena bisa memberikan terapi tanaman yang baik serta tanpa pijar panas.

5. Perhatikan Tingkat Kelembapan Udara

Perhatikan Tingkat Kelembapan Udara
Perhatikan Tingkat Kelembapan Udara

Salah satu tantangan ketika memiliki taman minimalis didalam rumah ialah kurangnya kelembaban udara. Apabila kondisi terlalu kering maka tanaman akan terlihat tidak segar dan berwarna kecoklatan, meranggas hingga akhirnya layu.

Untuk menjaga kelembapan udara pada taman minimalis, maka perlu melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Selain menyiram tanaman secukupnya, Anda juga perlu menyemprotkan air dengan botol spray agar tercipta titik-titik air seperti embun di permukaan tanaman. Ini akan membantu tanaman menjadi lebih lembab dalam waktu yang lebih lama.
  • Letakkan beberapa sumber air di dekat taman. Contohnya model air mancur mini maupun pot dekorasi berisi air. Adanya sumber air tersebut akan membantu memberikan sumber penguapan untuk meningkatkan kelembaban udara.
  • Jangan lupa sediakan alat bantu humidifier yang berfungsi untuk membantu mengontrol tingkat kelembapan udara di area taman.

6. Perhatikan Kondisi Tanah Di Sekitar

Perhatikan Kondisi Tanah Di Sekitar
Perhatikan Kondisi Tanah Di Sekitar

Media tanah yang digunakan dalam pembuatan taman ini juga menjadi salah satu hal yang sangat penting. Untuk menghasilkan taman minimalis yang ideal maka disarankan memilih campuran tanah outdoor dengan tanah khusus indoor gardening dengan kualitas terbaik.

Apabila Anda hanya menggunakan tanah outdoor maka dikhawatirkan akan membuat teksturnya terlalu berat sehingga menyebabkan hama alami hingga benih rumput liar. Kepadatan tanah di dalam taman minimalis perlu dijaga dengan baik. Tanah harus cukup padat namun tetap gembur agar aliran air bisa berjalan dengan baik ketika disiram.

7. Lakukan Pemindahan Tanaman Dari Luar

Lakukan Pemindahan Tanaman Dari Luar
Lakukan Pemindahan Tanaman Dari Luar

Pemilik taman minimalis di dalam rumah tentu akan lebih suka memindahkan hasil tanaman jadi dari luar rumah ke dalam. Terutama jika tanaman masih kecil dan belum kuat sehingga tidak jarang akan melakukan pembibitan terlebih dahulu hingga kondisi tanaman layak untuk dipindahkan.

Anda bisa mulai pembuatan bibit kecil di media tanah secukupnya hingga benih tumbuh cukup kuat dan subur di dalam kondisi alami. Kemudian bisa dipindahkan ke dalam taman minimalis di dalam rumah agar lebih tahan lama.

8. Lakukan Perawatan Tanaman Secara Rutin

Lakukan Perawatan Tanaman Secara Rutin
Lakukan Perawatan Tanaman Secara Rutin

Perawatan yang paling sederhana untuk taman minimalis yang ada di dalam rumah ialah melakukan penyiraman secara berkala. Anda tetap perlu memperhatikan takaran air dan suhu air yang digunakan pada saat itu.

Apabila tanaman disiram terlalu banyak maka akan menyebabkan pembusukan tanaman terjadi dengan cepat. Sedangkan untuk suhu air, sebaiknya gunakan air dengan suhu biasa, yaitu tidak terlalu panas dan dingin.

9. Berikan Suplemen Tanaman

Tidak hanya air, tanaman juga perlu nutrisi dan suplemen agar bisa tumbuh dengan sehat. Pilih pupuk yang berkualitas seperti pupuk organik khusus untuk jenis tanaman yang ada di rumah. Pastikan cara penyimpanan juga sesuai dengan aturan agar nutrisi pupuk tetap terjaga.

10. Sesuaikan Desain Taman Dengan Interior Rumah

Karena taman dibuat di dalam rumah, maka desainnya harus sesuai dengan gaya interior rumah. Ini agar terlihat serasi ketika dipandang. Tampilan taman yang terlalu rimbun dan berantakan tentu akan mengurangi unsur keindahannya. Oleh karena itulah sebaiknya gunakan desain dan dekorasi yang simple saja.

Hindari penggunaan terlalu banyak dekorasi dan pernak-pernik agar taman tetap cantik tanpa terlihat mencolok atau berlebihan. Dengan begitu maka akan memberikan kesan taman yang nyaman, sejuk dan enak dipandang.

Adanya taman minimalis tentu akan memberikan unsur keindahan dan kesejukan di dalam rumah. Sesuai namanya, maka ukuran taman ini sebaiknya tidak perlu terlalu luas. Justru dengan ukuran yang terbatas tetap bisa memberikan tampilan taman yang menawan dengan menerapkan tips-tips di atas.

imatbagjagumilar
Manusia satu-satunya di bumi ini. dan hanya ini saja. merasa diri special dari yang special. hobinya bernafas, minum kopi dan baca-baca aja. Suka sama Rumah dan berbagai macam hal mengenai Arsitektur. Terus Belajar untuk mencari pencarian bakat. biar kaya super hero.