Fungsi Manajamen Konstruksi Beserta Penjelasannya Lengkap

Sebelum memahami apa itu manajemen konstruksi (CM), terlebih dahulu Anda harus mengetahui pengertian manajemen dan juga konsep konstruksi. Beberapa ahli menjelaskan bahwa manajemen dapat diartikan sebagai proses pengorganisasian. – MegaBaja.co.id

Proses tersebut juga berupa pengarahan sesuatu yang dilakukan untuk mencapai tujuannya. Konstruksi dengan pembangunan struktur dan prasarana sehingga dapat menahan beban dan menentukan pola bangunan.

Definisi Manajemen Konstruksi

Secara umum, konsep manajemen konstruksi adalah studi dan praktik manajemen dan aspek teknologi industri konstruksi. Pendapat lain mengatakan bahwa manajemen konstruksi adalah model bisnis yang diterapkan oleh jasa konsultan konstruksi.

Banyak ahli mengatakan bahwa manajemen konstruksi melibatkan model bisnis  konsultan konstruksi untuk mengelola sebuah proyek. Sehingga seringkali konsep tersebut dianggap sama dengan manajemen proyek, padahal keduanya berbeda.

Dari pernyataan tersebut dapat dipahami bahwa manajemen konstruksi adalah  proses pengaturan atau pengelolaan pekerjaan pembangunan yang digunakan untuk mencapai hasil yang memenuhi tujuan pembangunan.

4 Fungsi Manajemen Konstruksi Yang Perlu Diketahui

Manajemen konstruksi pada dasarnya menerapkan manajemen  proyek dengan menggunakan sumber daya untuk mencapai tujuan secara lebih efektif dan efisien. Berikut adalah beberapa fungsi manajemen konstruksi:

Perencanaan 

Dalam hal perencanaan, manajemen konstruksi menentukan proyek pembangunan mana yang akan dilaksanakan, kapan dan bagaimana. Pengambil keputusan dari rencana konstruksi harus menjadi manajer konstruksi.

Organisasi

Manajemen konstruksi bekerja untuk membentuk organisasi atau departemen yang diperlukan untuk pelaksanaan  proyek  yang  direncanakan. Supervisor diperbolehkan untuk menetapkan beberapa kelompok kerja atau kelompok kerja ke departemen.

Pengarahan

Adanya manajemen konstruksi berarti bahwa manajemen konstruksi dapat memberikan instruksi atau bimbingan, seperti pelatihan, inspeksi dan instruksi lainnya, sehingga setiap tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan baik.

Tinjauan

Manajemen konstruksi bertindak sebagai pengawas kegiatan proyek dan mengevaluasi apakah ada penyimpangan dalam distribusi selama proyek berlangsung. Manajer kemudian menerapkan tindakan preventif dan proaktif jika terjadi penyimpangan.

Selain fungsi-fungsi tersebut di atas, manajemen konstruksi memiliki beberapa fungsi lain. Adapun fungsi tersebut meliputi sebagai manajemen biaya (cost management), kontrol kualitas (kontrol, dari desain hingga implementasi), serta kontrol waktu.

Peran Dari Manajemen Konstruksi

Manajemen konstruksi langsung dari manajer konstruksi, dimana dalam prakteknya manajer memiliki beberapa tugas sebagai pelaksana konstruksi. Peran-peran tersebut diantaranya adalah meliputi 4 hal berikut:

Construction Agency Management (ACM)

Pertama tentu saja bertindak sebagai koordinator kontak antara perencanaan dan pelaksanaan dan antara kontraktor. Pengelola konstruksi wajib membuat kontrak dengan kontraktor sesuai dengan proporsi pekerjaan dan waktu pelaksanaannya.

Extended Service Construction Management (ESCM)

Kontraktor sering dipermainkan oleh manajemen kontraktor untuk menghindari konflik yang timbul. Berupa pengendalian konflik perbedaan tujuan antara kontraktor dan manajemen konstruksi yang akan bertugas.

Pemilik Manajemen Konstruksi (OCM)

Manajemen konstruksi profesional dilakukan oleh pemilik bisnis. Oleh karena itu, manajemen juga bertanggung jawab atas manajemen proyek yang meliputi banyak divisi dalam proyek pembangunan tersebut.

Jaminan Harga Maksimum Manajemen Konstruksi (GMPCM)

GMPC bertanggung jawab kepada pemilik atas waktu, biaya dan kualitas serta tidak melakukan pekerjaan konstruksi. Sederhananya, manajer dalam peran ini bertindak sebagai majikan pengusaha.

5 Tujuan Manajemen Konstruksi

Manajemen konstruksi harus mencapai beberapa tujuan penting dalam setiap proyek pembangunan. Adapun beberapa tujuan tersebut yang perlu Anda ketahui diantaranya adalah meliputi:

  • Manajemen Biaya

Mengelola biaya agar efektif dan tepat sasaran merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh tim manajemen konstruksi dalam setiap proyek. Dengan sistem MK yang baik, manajemen biaya proyek dapat sesuai dengan anggaran.

Proyek dengan perencanaan biaya yang matang juga dapat meminimalisir terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan. Tentunya Anda perlu menyiapkan segala kemungkinan yang bisa terjadi selama proses pembangunan tersebut.

  • Perencanaan Waktu

Sama halnya dengan biaya, perencanaan waktu yang baik juga  sangat penting dalam suatu proyek pembangunan. Organisasi alur kerja, tingkat komunikasi, dan eksekusi waktu membuat proses kerja menjadi pasti.

  • Manajemen Mutu

Tujuan dari sistem manajemen konstruksi juga untuk memastikan bahwa kualitas pekerjaan yang dilakukan memenuhi persyaratan yang ditentukan. Pekerjaan suatu proyek pembangunan baik dari segi tampilan maupun kekuatan bangunannya.

  • Manajemen Resiko

Setiap proyek pembangunan pasti memiliki risiko sesuai dengan tingkat kesulitan pekerjaan. Sistem Mahkamah Konstitusi dibuat dengan tujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mencegah kemungkinan risiko.

  • Manajemen Personalia

Manajemen personalia mengacu pada mengarahkan personel selama proses pengembangan. Ini termasuk akuisisi staf, tingkat komunikasi proyek, dan lainnya. Sehingga proyek pembangunan tersebut bisa berjalan dengan lancar.

Tahapan Dari Manajemen Konstruksi Yang Perlu Diketahui

Setelah proses tender dan penandatanganan kontrak, saatnya untuk memulai proyek konstruksi. Manajemen proyek konstruksi sangat berbeda dengan jenis manajemen proyek lainnya. Namun, ada beberapa prinsip yang cenderung selalu diterapkan.

Strategi manajemen proyek konstruksi biasanya terdiri dari lima tahapan yang perlu dipahami dengan baik. Anda bisa menyimak ulasan lengkapnya dibawah ini secara cermat dan teliti agar lebih jelas.

Tahap Inisiasi

Sebelum memulai proyek, manajemen konstruksi harus menyiapkan laporan kelayakan proyek dan menyajikannya kepada pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan untuk menentukan apakah mereka dapat melanjutkan seperti yang direncanakan.

Setelah semua orang setuju, manajer konstruksi membuat dokumen desain yang mencakup ruang lingkup dan persyaratan bisnis. Mengumpulkan dan melengkapi dokumen startup tidak diragukan lagi sulit menggunakan metode manual.

File proyek seperti gambar kerja atau IMB pasti menyulitkan manajer proyek untuk menangani file tersebut. Untuk itulah manajer proyek membutuhkan sistem manajemen proyek konstruksi.

Tujuan dari sistem manajemennya adalah untuk secara otomatis memproses dan mengumpulkan dokumen proyek penting. Anda hanya perlu menggunakan ponsel cerdas atau tablet Anda untuk melihat dan mengakses dokumen proyek.

Tahap Perencanaan

Manajer proyek menyiapkan rencana yang berisi informasi tentang beberapa aspek penting  proyek, seperti alur kerja dan perkiraan biaya. Desain adalah proses panjang yang tidak pernah berakhir sampai proyek selesai karena selalu ada perubahan.

Tentunya perencanaan untuk realisasi suatu proyek dengan manajemen konstruksi harus matang dan terencana dengan baik. Kegagalan proyek dan jangka waktu yang lama dapat dihindari serta dapat memaksimalkan pengerjaannya jadi lebih efisien.

Tentunya sistem manajemen proyek konstruksi dapat digunakan sebagai sistem pendukung proses perencanaan konstruksi. Anda secara otomatis membuat rencana proyek untuk memaksimalkan hasil pembangunan sesuai dengan yang diharapkan.

Tahap Penutupan

Fase ini merupakan tahapan terakhir berupa penyelesaian proyek secara keseluruhan. Pada tahap ini, manajer konstruksi memeriksa apakah tujuan awal telah tercapai dengan proyek dan apakah proyek siap berdasarkan perkiraan anggaran awal.

Setelah itu, manajer menyiapkan laporan yang menyajikan hasil akhir proyek, yang dapat menjadi sumber informasi berharga untuk proyek pengembangan di masa depan. Sehingga rangkaian proses manajemen konstruksinya bisa diselesaikan dengan baik.

Sekian ulasan lengkap terkait fungsi manajemen konstruksi yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat sebagai referensi untuk lebih mengenal manajemen tersebut untuk proyek pembangunan yang berjalan dengan lebih baik lagi.

imatbagjagumilar
Manusia satu-satunya di bumi ini. dan hanya ini saja. merasa diri special dari yang special. hobinya bernafas, minum kopi dan baca-baca aja. Suka sama Rumah dan berbagai macam hal mengenai Arsitektur. Terus Belajar untuk mencari pencarian bakat. biar kaya super hero.